Pengabdian Masyarakat bertujuannya adalah untuk membangun nilai-nilai pendidikan karakter seperti kejujuran, kedisiplinan, kerja sama, kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi melalui permainan tradisional dengan cara mengenal kembali, memahami, mencintai, melestarikan dan mengembangkan berbagai bentuk permaian tradisional dalam upaya menanggulangi bahaya dari kecanduan gadget. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif berbasis praktik langsung. Berdasarkan hasil observasi, pelaksanaan, dan evaluasi, kegiatan PKM ini dapat dikategorikan berhasil dan tepat sasaran. Hasil identifikasi dari 70 siswa mengikuti kegiatan bermain dengan antusias, senang dan memiliki pilihan permainan sesuai dengan keinginan masing-masing. Terdapat 28 siswa (25,71%) yang memiih permainan Tali Karet, 12 siswa (17,14%) memilih bermain permainan Bola Bekel, 10 siswa (14,29%) memilih permainan Congklak, 14 siswa (21,43%) memilih permainan Hula Hop, dan 14 siswa (21,43%) memilih permainan Bola Kecil. Dengan demikian, permainan tradisional bukan hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter yang efektif dan menyenangkan bagi siswa RA Azzuhdi Kota Lubuklinggau. Dan respon orang tua sebanyak yang diharapkan adalah meningkatnya pemahaman dan sikap positif siswa terhadap nilai karakter melalui kegiatan yang menyenangkan dan edukatif. Bentuk kegiatan dilakukan dengan cara sosialisasi, pengenalan, dan praktik bermain permainan tradisional.