Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

HUBUNGAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN RAWAT JALAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RSUD D.R M.M DUNDA LIMBOTO Nggule, Zulkifli; Antu, Moh. Ichsan A.; Rahman, Merlin Abd.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.46250

Abstract

Pelayanan kesehatan yang cepat dan efisien merupakan harapan utama pasien. Salah satu indikator mutu pelayanan rumah sakit adalah waktu tunggu, yang berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien. Masalah utama dalam penelitian ini adalah masih adanya keluhan terkait lamanya waktu tunggu rawat jalan. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan antara waktu tunggu pelayanan rawat jalan dengan tingkat kepuasan pasien di RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat jalan, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari waktu tunggu sebagai variabel independen dan kepuasan pasien sebagai variabel dependen. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tertutup dengan skala Likert. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson.  Adanya hubungan yang signifikan antara waktu tunggu pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien (nilai p < 0,05), di mana semakin lama waktu tunggu yang dialami pasien maka tingkat kepuasan cenderung menurun. Ketidakpuasan pasien disebabkan oleh antrean yang belum optimal, keterbatasan jumlah tenaga medis, dan prosedur administrasi yang rumitWaktu tunggu pelayanan memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit perlu melakukan perbaikan sistem antrean, efisiensi proses administrasi, dan penyesuaian jumlah tenaga medis guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.  
Justice Theory Approach To Patient Registration Using Mobile Health In The Hospital karim, Rindi karim; Merlin Abd.Rahman
International Journal of Law and Legal Ethics Vol 6 No 1 (2025): Vol 6 Issue 1 April 2025
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ijlle.v6i1.4897

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of the use of the Mobile Jaminan Kesehatan Nasional, known as the National Health Insurance (Mobile JKN) application, in the process of registering for health services at the hospital, and to assess the fairness of access to these services based on the approach of justice theory. The research was conducted at Toto Kabila Regional Hospital with a descriptive qualitative approach and phenomenological research method. Data collection techniques were carried out through interviews and the distribution of questionnaires to patients who used the Mobile JKN service. The research results showed that the Mobile JKN application provides convenience for some patients, especially in terms of time efficiency and queue reduction. However, several obstacles were found, such as registration difficulties, network disruptions, and low digital literacy among certain communities. Based on the theory of justice (distributive, communicative, legalist, and vindicative), it was found that access to services through this application was not completely fair and equitable, especially for people who live in remote areas or do not have access to technology. Thus, it is important to increase digital education and better network infrastructure support to ensure equal distribution of Mobile JKN services across all levels of society.
Efisiensi Rekam Medis Elektronik pada Bagian Pelayanan Rawat Jalan di RSUD Dr. Zainal Umar Sidiki Nur Annisa, Diva Galia; Abd. Rahman, Merlin; Ahmad, Riska
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.10539

Abstract

Penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi bagian penting dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan kesehatan, khusunya pelayanan rawat jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi RME pada bagian pelayanan rawat jalan di RSUD dr. Zainal Umar Sidiki. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptid kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui obsevasi, wawancara, dokumentasi dan Focus Discussion Group (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi tangibles, infrastruktur seperti computer dan jaringan internet telah tersedia dengan baik, namun masih terdapat kendala berupa tidak tersedianya UPS/genset untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik. Dari sisi reliability, petugas dapat mengoperasikan RME dengan cukup baik meskipun terdapat kendala teknis seperti error sistem dan fitur pelaporan yang belum optimal. Pada dimensi responsiveness, pelayanan dapat dilakukan dengan cepat, rata-rata 1-5 menit per pasien, meskipun kecepatan terganggu saat terjadi error atau buffering. Dari aspek assurance, petugas memberikan pelayanan dengan ramah dan inofrmatif, namun pelatihan lanjutan terkait fitur RME masih diperlukan. Pada aspek empathy, petugas menunjukkan menunjukkan kepedulian dan tidak membeda-bedakan pasien. Penilaian Digital Maturity Index (DMI) menunjukkan bahwa sistem RME sudah berada dalam tahap implementasi yang baik namun belum sepenuhnya matang secara digital. Kesimpulannya, penggunaan RME telah meningkatkan efisiensi pelayanan, tetapi masih perlu perbaikan infrastruktur pendukung dan pelatihan SDM.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PENGGUNA MOBILE JKN PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD OTANAHA TAHUN 2025 Mohamad Firmansyah Yunus; Moh Ichsan Arifin Antu; Merlin Abd Rahman
PRIMA WIYATA HEALTH Vol 6 No 2 (2025): Prima Wiyata Health: Juli 2025
Publisher : LPPM STIKES HUSADA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60050/pwh.v6i2.96

Abstract

Background: Digital transformation in public health services has led to the development of the Mobile JKN application by BPJS Kesehatan, aiming to improve access, efficiency, and quality of outpatient services. However, the implementation still faces challenges related to system reliability, user readiness, and service performance, especially in regional hospitals. Objectives: This study aims to evaluate the relationship between service quality dimensionsm (efficiency, fulfillment, and system availability and patient satisfaction with the use of the Mobile JKN application among outpatients at RSUD Otanaha, Gorontalo. Methods: A quantitative analytic study with a cross-sectional design was conducted in April 2025. A total of 97 respondents were selected using accidental sampling. Data were collected using a structured questionnaire based on the E-S-QUAL model, tested for validity and reliability. Data analysis included descriptive statistics and Spearman correlation using SPSS. Results: The majority of respondents rated the Mobile JKN service as “less good” in efficiency (35.1%) and system availability (41.2%), while 48.5% expressed being “less satisfied” overall. Correlation results showed a strong, positive, and significant relationship between efficiency (r = 0.748), fulfillment (r = 0.624), system availability (r = 0.739), and patient satisfaction (p = 0.000). The results also indicated that elderly patients with lower digital literacy experienced more difficulties using the application. Conclusion: The quality of digital health services, particularly in efficiency and system availability, significantly influences patient satisfaction. Targeted educational interventions and user support are crucial for ensuring equitable access to health technology among vulnerable groups such as the elderly.
ANALISIS KEBUTUHAN PETUGAS REKAM MEDIS PASCA IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME) MENGGUNAKAN METODE ABK-KES DI RSUD TOTO KABILA TAHUN 2025 Putri Rahmawati Sujitno; Merlin Abd Rahman; Moh Ichsan Arifin Antu
PRIMA WIYATA HEALTH Vol 6 No 2 (2025): Prima Wiyata Health: Juli 2025
Publisher : LPPM STIKES HUSADA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60050/pwh.v6i2.98

Abstract

Background: The Health Workload Analysis (ABK-Kes) method is a standardized approach used to calculate the need for healthcare personnel based on actual workloads in each functional unit. Following the implementation of the Electronic Medical Record (EMR) system at RSUD Toto Kabila, several disparities in workload distribution were observed, with some staff, particularly in the analysis unit, assigned overlapping tasks. This condition led to inefficiencies and an imbalance in human resource deployment. Objectives: This study aimed to analyze the ideal number of medical record personnel required after the implementation of the Electronic Medical Record (EMR) system at RSUD Toto Kabila in 2025 using the Health Workload Analysis (ABK-Kes) method, in order to ensure optimal human resource distribution and workload efficiency. Methods: This research employed a quantitative descriptive design. All medical record officers at RSUD Toto Kabila were included using total sampling. Data were collected through observation, structured interviews, stopwatch timing, and document review. The ABK-Kes method was applied to calculate workload volume, effective working time, and standard time per task in each unit. Results: The results indicated that the ideal staffing needs include 3 officers in outpatient registration, 2 in inpatient/ER registration, 4 in analysis, 5 in coding, 2 in filing, and 1 in reporting. Staffing shortages were identified in the inpatient registration and analysis units, while other units met or exceeded requirements. An imbalance in task distribution was found, especially in cases where one officer performed duties across multiple units. Conclusion: The implementation of the EMR system has created changes in workload distribution among medical record officers. The ABK-Kes method provides a structured basis for evaluating staffing needs. Periodic evaluation and strategic workforce planning are necessary to ensure balanced workloads and improved data accuracy in EMR management.
GAMBARAN PENGGUNAAN SISTEM E-PUSKESMAS DENGAN METODE PIECES DI PUSKESMAS TELAGA KABUPATEN GORONTALO Bahu, Nofanrawati; Rahman, Merlin Abd.; Antu, Moh. Ichsan A.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48861

Abstract

Penerapan sistem informasi kesehatan berbasis digital menjadi strategi utama dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan primer di Indonesia. Salah satu bentuk implementasi transformasi digital tersebut adalah sistem e-Puskesmas, yang bertujuan mendukung efisiensi, keamanan, dan akuntabilitas dalam pencatatan serta pelaporan data kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan sistem e-Puskesmas di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo dengan menggunakan pendekatan metode PIECES (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, Service), yang difokuskan pada tiga aspek utama: ekonomi, kontrol, dan efisiensi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala puskesmas, petugas layanan kesehatan, dan operator sistem. Analisis dilakukan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-Puskesmas memberikan dampak positif dalam penghematan kertas dan efisiensi pencatatan. Namun, tantangan masih ditemukan, seperti biaya operasional tinggi, keterbatasan akses jaringan internet, dan lemahnya kontrol akun pengguna. Sistem juga belum sepenuhnya efisien karena petugas masih melakukan pencatatan ganda saat sistem mengalami gangguan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem e-Puskesmas sudah cukup mendukung pelayanan, tetapi masih perlu ditingkatkan dalam aspek infrastruktur, keamanan, dan integrasi sistem. Penelitian ini diharapkan menjadi masukan untuk pengembangan sistem informasi kesehatan yang lebih baik.
Analisis Perbedaan Kualitas Pelayanan Kesehatan Pada Pasien Rawat Inap Dan Jalan Peserta JKN Di RSUD Toto Kabila Moh Ichsan A. Antu; Merlin Abd Rahman; Rismunandar Katili
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4614

Abstract

Kualitas Pelayanan adalah perbedaan antara pelayanan yang diharapkan dengan pelayanan yang diterima. Apabila harapan lebih besar jika dibandingkan dengan kinerja, maka kualitas yang dirasakan lebih kecil jika dibandingkan dengan kepuasannya, karenanya ketidakpuasan konsumen terjadi. Rumusan masalah Apakah ada perbedaan kualitas pelayanan kesehatan pada pasien rawat inap dan jalan peserta jaminan kesehatan nasional di RSUD kabila?. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kualitas pelayanan kesehatan pada pasien rawat inap dan jalan peserta jaminan kesehatan nasional di RSUD kabila. Penelitian ini merupakan penelitian Observasional analitik menggunakan Uji Independent Sampel T Test. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah t kualitas pelayanan kesehatan pada pasien rawat inap dan jalan peserta jaminan kesehatan nasional di RSUD kabila. Sampel berjumlah 96 orang pasien, terdiri dari 48 pasien rawat inap dan 48 pasien rawat jalan, penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yakni mengambil populasi pasien sebagai sampel penelitian. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ada perbedaan kualitas pelayanan kesehatan pada pasien rawat inap dan jalan. Diharapkan kepada masyarakat aktif mencari tahu tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), agar sebagai peserta bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal.