Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Edukasi Diabetes di Apotek Pasadena Desa Miru terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Wahyudi, Afiv; Ayuning Tiyas, Danur Sukma; Putra Pratama, Faqrel Anugerah; Ayunda, Abelita Septya; Putri, Brylianti Eka; Rahman, Faisal; Rahmandari, Imanda Dyah
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 1 (2025): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i1.3177

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan dapat menyebabkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan tepat. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko, gejala, dan pencegahan diabetes menjadi salah satu penyebab meningkatnya jumlah penderita, terutama di wilayah pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Apotek Pasadena, Desa Miru, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang diabetes melitus. Kegiatan dilakukan dalam bentuk penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah interaktif dan pembagian leaflet kepada 25 responden. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil menunjukkan bahwa sebelum kegiatan, sebanyak 21 responden (84,0%) memiliki tingkat pengetahuan rendah, dan setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan dengan 24 responden (96,0%) mencapai tingkat pengetahuan tinggi. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait diabetes. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan di lingkungan apotek dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan dan pengendalian diabetes melitus.
Pengaruh Faktor Risiko terhadap Efek Samping Hipotensi Ortostatik pada Pasien Hipertensi dengan Komorbid Diabetes Mellitus Utami, Primanitha Ria; Pratiwi, Elasari Dwi; Ayuning Tiyas, Danur Sukma
Sinteza Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sinteza.v6i1.31990

Abstract

Orthostatic hypotension is a common side effect of antihypertensive therapy that can lead to serious outcomes such as falls, injuries, and death. The risk increases in patients with comorbidities like diabetes mellitus, which affect autonomic regulation and often require multiple medications (polypharmacy). This study aimed to assess the influence of risk factors gender, age, duration of use, body mass index, and polypharmacy on the incidence of orthostatic hypotension in hypertensive patients with comorbidities at the Lamongan District Health Center. Using a cross-sectional design, 78 Prolanis program participants were observed from January to March 2025. Data were collected through direct observation, medical records, and the Naranjo algorithm questionnaire, then analyzed with Spearman Rank correlation. Results showed that most respondents experienced possible (41.03%) to very certain (39.74%) side effects of orthostatic hypotension linked to antihypertensive use. Age (ρ=0.698; p=0.000), gender (ρ=0.308; p=0.006), and polypharmacy (ρ=0.277; p=0.014) were significantly associated with orthostatic hypotension, with age as the strongest factor. Duration of use (ρ=0.122; p=0.287) and body mass index (ρ=−0.006; p=0.961) showed no significant correlation. These findings highlight the need for heightened vigilance in elderly patients and those on multiple medications to prevent orthostatic hypotension. Further studies with larger samples and longer follow-up are recommended. Educating patients on proper medication use is crucial to reduce adverse effects.