Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Classification of Cavendish Banana Ripeness With CNN Method Tjokorda Istri Agung Pandu Yuni Maharani; I Gusti Agung Indrawan; Gede Dana Pramitha; Christina Purnama Yanti; I Made Marthana Yusa
Indonesian Journal of Data and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Data and Science
Publisher : yocto brain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56705/ijodas.v6i2.259

Abstract

Cavendish bananas are one of the most widely consumed tropical fruits in Indonesia due to their sweet taste and high nutritional content. However, as they ripen, the sugar content in bananas increases, which can be a problem for diabetics. To help diabetics choose bananas with the right level of ripeness, this study developed a Cavendish banana ripeness classification model using artificial intelligence technology, namely the ResNet50 Convolutional Neural Network (CNN) architecture. The banana data is divided into five ripeness categories: green, yellowish green, yellow, spotted yellow, and spotted brownish yellow. The model was trained with two approaches, with and without data augmentation, using two types of training algorithms (optimizers), namely Adam and SGD, as well as a k-fold cross-validation method to ensure accurate results. The results showed that the ResNet50 model produced the highest accuracy of 98% when trained using data augmentation and the Adam optimizer with a learning rate setting of 0.0001.
Pemberdayaan Guru Kimia Melalui Pelatihan Oculus VR di SMA Negeri 3 Mengwi Ketut Sepdyana Kartini; I Nyoman Tri Anindia Putra; I Nyoman Artika; I Made Marthana Yusa; I Nyoman Widhi Adnyana
Journal of Social Work and Empowerment Vol 5 No 3 (2026): Journal of Social Work and Empowerment - in Progress
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58982/cbtxeh36

Abstract

Pembelajaran kimia di tingkat sekolah menengah atas menghadapi tantangan serius karena karakteristik materinya yang abstrak, membutuhkan visualisasi mendalam, serta memerlukan dukungan fasilitas praktikum yang memadai. Kondisi tersebut juga ditemukan di SMA Negeri 3 Mengwi, Kabupaten Badung, yang memiliki potensi sumber daya sekolah cukup baik, tetapi belum memanfaatkan teknologi immersive learning secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru kimia dan pengalaman belajar siswa melalui pelatihan penggunaan perangkat Oculus Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran kimia interaktif. Program telah dilaksanakan melalui tahapan koordinasi awal, pelatihan intensif guru, demonstrasi dan praktik langsung bersama siswa, pendampingan operasional, serta evaluasi kemampuan penggunaan perangkat. Transfer IPTEK difokuskan pada pengenalan fungsi headset, controller, navigasi antarmuka, kalibrasi, troubleshooting dasar, keselamatan penggunaan, dan strategi integrasi VR dalam pembelajaran kimia. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan guru pada seluruh indikator, terutama pemahaman fungsi perangkat, kemampuan navigasi dan kalibrasi, troubleshooting dasar, serta kesiapan mengajar dengan VR. Siswa menunjukkan respons positif, antusiasme tinggi, dan adaptabilitas yang baik ketika mencoba simulasi kimia berbasis VR. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan Oculus VR dapat menjadi strategi pemberdayaan sekolah dalam membangun pembelajaran kimia yang lebih visual, aman, interaktif, dan relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan.