Faturrahman, Wazhia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor komunikasi dalam pelaksanaan discharge planning dengan kepatuhan pasien konsumsi obat Faturrahman, Wazhia; Basit, Mohammad; Wijaksono, M. Arief; Tasalim, Rian
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v9i1.1169

Abstract

Kepatuhan konsumsi obat menjadi faktor yang mempengaruhi keberhasilan pengobatan. Discharge planning dengan komunikasi yang jelas memainkan peran perawatan dan kepatuhan konsumsi obat. Komunikasi discharge planning yang baik membuat pasien memahami dan patuh terhadap konsumsi obat. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui faktor komunikasi dalam pelaksanaan discharge planning dengan kepatuhan pasien konsumsi obat di RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Metode penelitian kuantitatif ini menggunakan rancangan korelasional, mengeksplorasi bagaimana faktor komunikasi mempengaruhi kepatuhan pasien mengonsumsi obat. Jumlah sampel yang ditetapkan yaitu sebanyak 88 orang yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner faktor komunikasi dischare planning dan kuesioner MGLS untuk kepatuhan mengonsumsi obat. Analisis data dilakukan dengan uji statistic Chi Square. Sebagian besar berada pada umur 19-30 tahun dengan pendidikan terakhir SMA dengan pekerjaan paling banyak adalah swasta. Kategori indikator faktor komunikasi dalam pelaksanaan discharge planning yang paling tinggi adalah Kejelasan (Clarity) sebanyak 99,71% dan Kapasitas atau Kemampuan Audiens (Capability of the Audiens) sebanyak 100%. Indikator yang paling rendah yaitu Saluran (Channel) hanya sebanyak 57,19%. Mayoritas pasien dalam kepatuhan konsumsi obat kategori tinggi mendapatkan komunikasi dengan kategori baik 76 responden (86,4%). Hasil Analisa uji didapatkan nilai p 0,000 yang artinya ada hubungan faktor komunikasi dalam pelaksanaan discharge planning dengan kepatuhan pasien konsumsi obat pasien rawat inap di RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh.
Hubungan pelaksanaan discharge planning berbasis knowledge management SECI model dengan tingkat kemandirian activity daily living Faturrahman, Wazhia; Basit, Mohammad
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/hrvy6252

Abstract

Latar Belakang: Pelaksanaan discharge planning di rumah sakit masih belum optimal sehingga berdampak pada rendahnya kemandirian pasien dalam activity daily living. Knowledge Management SECI Model (Socialization, Externalization, Combination, Internalization) dapat memperkuat discharge planning melalui transfer pengetahuan yang sistematis antara perawat, pasien, dan keluarga. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pelaksanaan discharge planning berbasis knowledge management SECI model dengan tingkat kemandirian activity daily living pasien.Metode: Kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 43 perawat di ruang Nilam 1 dan Nilam 3 RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin, diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner discharge planning berbasis SECI Model dan kuesioner activity daily living . Analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil: Pelaksanaan discharge planning sebagian besar berada pada kategori baik (60,5%). Tingkat kemandirian activity daily living pasien sebagian besar mandiri (65,1%). Uji chi-square diperoleh nilai p=0,004.Kesimpulan: Ada hubungan pelaksanaan discharge planning berbasis knowledge management SECI model dengan tingkat kemandirian activity daily living. Melihat hasil yang ada dengan menggunakan SECI model perawat lebih optimal memfasilitasi pasien agar lebih mandiri.