Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Physiotherapy Interventions in Diseases Idiopathic Pulmonary Fibrosis: Literature Review Arisanti, Ni Kadek Dian; Antara, I Made Surya Widi; Prasetyo, Arsya Hayyu; Dewi, Rani Nafisa; Prasana, I Gede Eka Juli; Jeviana, Ariezta
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol. 6 No. 2 (2025): Integrating Local Wisdom into Sustainable Physiotherapy Practices
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v6i2.9841

Abstract

Introduction: Idiopathic Pulmonary Fibrosis (IPF) is a chronic lung disease that causes lung tissue to stiffen and progressively decreases respiratory function. Patients often experience shortness of breath, fatigue, and decreased capacity for daily activities, which impacts their quality of life. While there is no cure for IPF, physiotherapy plays an important role in helping to manage symptoms and maintain lung function. Various interventions such as physical exercise, breathing techniques and pulmonary rehabilitation have been shown to improve patients' condition. Therefore, this study is needed to understand the effectiveness of physiotherapy interventions in supporting more optimal management of IPF. To assess the effectiveness of physiotherapy interventions such as physical exercise and breathing techniques in improving lung function and quality of life of IPF patients. Methods: Literature review was conducted by searching articles through Google Scholar, PEDro, PubMed, and Scopus databases using keywords related to IPF and physiotherapy interventions. Selection was done using inclusion-exclusion criteria with the help of PRISMA diagram. Results: Interventions such as aerobic exercise, strength training, breathing techniques (including pursed-lip breathing and diaphragmatic breathing), and pulmonary rehabilitation were shown to be effective in increasing functional capacity, reducing dyspnea, and improving the quality of life of IPF patients. Conclusion: Physiotherapy interventions effectively improve functional capacity, reduce symptoms, and enhance quality of life in idiopathic pulmonary fibrosis patients.
Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Risiko Jatuh Pada Lansia di Banjar Kalanganyar, Desa Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara Antara, I Made Surya Widi; Paramurthi, I A. Pascha; Prianthara, I Made Dhita
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 10 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i10.3684

Abstract

Proses penuaan pada lansia menyebabkan perubahan fisik, termasuk perubahan indeks massa tubuh (IMT) yang mempengaruhi keseimbangan tubuh dan meningkatkan risiko jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan risiko jatuh pada lansia. Jenis penelitian observasional non-eksperimental dengan desain cross sectional study dilakukan pada Mei 2022, melibatkan 50 lansia di Banjar Kalanganyar, Desa Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran IMT menggunakan timbangan dan stature meter, sedangkan risiko jatuh diukur dengan BBS (Berg Balance Scale) test. Hasil analisis korelasi Spearman menunjukkan p = 0,000 (p < 0,05) dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,832, yang menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan positif antara IMT dengan risiko jatuh pada lansia. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi praktik klinis dan kebijakan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pengembangan program pencegahan jatuh pada lansia melalui pemantauan dan pengelolaan IMT yang optimal. Program intervensi berbasis komunitas yang mengintegrasikan edukasi gizi, aktivitas fisik teratur, dan skrining risiko jatuh perlu dikembangkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian lansia.