Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of Metal Content in Various Traditional Tools of the Dayak Tribe in Sampit Haq, Muhammad Hasanul; Al-Hadi, Risfa Aliya; Dewi, Syahrani Riana; Rahayu, Triani; Fahmiati, Kamelia; Lestari, Tri Safta Karya Fuji
Bohr: Jurnal Cendekia Kimia Vol 3 No 02 (2025): Bohr: Jurnal Cendekia Kimia Vol 03 No 02
Publisher : Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalimantan tengah merupakan wilayah yang memiliki sumber daya alam berupa logam yang melimpah. Mayoritas suku di Kalimantan Tengah menggunakan berbagai perpaduan logam dalam alat sehari-hari mereka. Suku tersebut adalah suku Dayak. Suku Dayak terbagi menjadi berbagai macam golongan. Ada suku Dayak yang tinggal di hutan, ada yang tinggal di sekitar aliran sungai, dan ada suku yang tinggal di daerah pesisir. Masing-masing suku tersebut memiliki keunikan tersendiri dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini akan fokus membahas penggunaan logam dalam peralatan suku Dayak Ngaju yang berada di daerah Sampit, Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan dalam membuat artikel ini adalah dengan metode observasi lingkungan ke Museum Balanga yang berada di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dan wawancara kepada pihak Museum Balanga mengenai peralatan logam tradisional yang ada di museum. Dari hasil wawancara dan observasi didapati berbagai macam peralatan yang menggunakan logam-logam yang berbeda
Elektrokoagulasi dalam pengelolaan air gambut: studi komparatif elektroda aluminium dan besi Angga, Stevin Carolius; Hakim, Muh Supwatul; Arifin, Samsul; Dewi, Syahrani Riana; Resha, Enjel Elya; Manurung, Tety Wahyuningsih
Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management) JPLB, Vol 9, No 3 (2025)
Publisher : Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) se-Indonesia bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB (PPLH-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36813/jplb.9.3.321-332

Abstract

Water is essential for human life, yet several regions in Central Kalimantan face difficulties in accessing clean water and rely on peat water for daily needs. Peat water is generally unsuitable for drinking and sanitation purposes due to its poor quality. Its usage can lead to various health issues, such as digestive disorders skin diseases, tooth damage, and severe risks of heavy metal poisoning. One effective method to improve the quality of peat water is electrocoagulation. This study aims to investigate the effect of electrode variations using Al and Fe in treating peat water. Peat water samples were collected from Sebangau District, Palangka Raya, Central Kalimantan, in June 2024. The study analyzed water quality parameters, including TDS, pH, turbidity, color, COD, and dissolved Fe. The results showed that electrocoagulation increased pH to near-neutral levels and reduced turbidity, color, COD, and dissolved Fe, except for the Fe-Fe electrode combination, which caused an increase in TDS, color, and dissolved Fe. The Al-Al electrode combination proved to be the most effective in improving peat water quality.
Analisis Kadar Asiditas dan Alkalinitas pada Saluran Drainase Primer Pengeringan IV Bukit Keminting Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Hakim, Muh. Supwatul; Hermayantiningsih, Dwi; Dewi, Syahrani Riana; Andhita, Naswa Ayu; Tantri; Krissilvio, Eka Jhonatan
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 8, ISSUE 1, 2023
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijcr.vol8.iss1.art3

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Sumber daya air harus dilindungi agar manusia dan makhluk hidup lainnya dapat memanfaatkannya dengan baik. Air sungai yang keluar dari mata air biasanya mempunyai kualitas yang sangat baik. Namun dalam proses pengalirannya air tersebut akan menerima berbagai macam bahan pencemar. Terutama pada saluran drainase primer pengeringan IV Bukit Keminting Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Pencemar tersebut berupa limbah domestik yang berasal dari aktivitas penduduk dan perumahan penduduk yang membuang limbah ke sungai tanpa pengolahan terlebih dahulu, padahal mayoritas warga yang bermukim disekitar drainase masih memanfaatkan air tersebut. Oleh karena itu dilakukan pengujian kadar asiditas dan alkalinitas di sekitar saluran drainase. Pengambilan sampel dilakukan di sepanjang aliran drainase dan ditentukan kadarnya dengan menggunakan metode titrasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata asiditas sebesar 35 mg/L. Berdasarkan PERMENKES No. 416/MEN.KES/PER/IX/1990, asiditas sampel masih memenuhi baku mutu air bersih. Sedangkan untuk kadar alkalinitas rata-rata sebesar 980 mg/L telah melebihi baku mutu air menurut Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Kata kunci: asiditas, alkalinitas, baku mutu air.