Fadila Ulfah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Syariah Di Mandailing Natal: Antara Potensi Daerah Dan Tantangan Implementasi Khofifah Nur; Fadila Ulfah; Dwi Rayana
J-MABISYA Vol. 6 No. 1 (2025): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v6i1.2406

Abstract

Mandailing Natal merupakan salah satu daerah di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki potensi besar dalam pengembangan kewirausahaan berbasis syariah, ditopang oleh mayoritas penduduk Muslim, budaya religius yang kuat, serta potensi sumber daya alam dan pertanian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi daerah yang dapat mendukung pertumbuhan kewirausahaan syariah, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap pelaku usaha Muslim, tokoh masyarakat, dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi lokal, seperti produk pertanian, kuliner tradisional halal, serta jaringan sosial berbasis nilai keislaman, memberikan peluang besar bagi pengembangan usaha syariah. Namun demikian, pelaku usaha menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan akses terhadap pembiayaan syariah, rendahnya literasi kewirausahaan syariah, dan minimnya pendampingan dari pemerintah daerah. Selain itu, belum optimalnya sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan institusi keuangan syariah juga menjadi penghambat utama. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi penguatan ekosistem kewirausahaan syariah yang melibatkan semua pihak secara terpadu, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan, pendanaan, dan pendampingan berkelanjutan.
Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Syariah Di Mandailing Natal: Antara Potensi Daerah Dan Tantangan Implementasi Khofifah Nur; Fadila Ulfah; Dwi Rayana
J-MABISYA Vol. 6 No. 1 (2025): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v6i1.2406

Abstract

Mandailing Natal merupakan salah satu daerah di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki potensi besar dalam pengembangan kewirausahaan berbasis syariah, ditopang oleh mayoritas penduduk Muslim, budaya religius yang kuat, serta potensi sumber daya alam dan pertanian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi daerah yang dapat mendukung pertumbuhan kewirausahaan syariah, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap pelaku usaha Muslim, tokoh masyarakat, dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi lokal, seperti produk pertanian, kuliner tradisional halal, serta jaringan sosial berbasis nilai keislaman, memberikan peluang besar bagi pengembangan usaha syariah. Namun demikian, pelaku usaha menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan akses terhadap pembiayaan syariah, rendahnya literasi kewirausahaan syariah, dan minimnya pendampingan dari pemerintah daerah. Selain itu, belum optimalnya sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan institusi keuangan syariah juga menjadi penghambat utama. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi penguatan ekosistem kewirausahaan syariah yang melibatkan semua pihak secara terpadu, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan, pendanaan, dan pendampingan berkelanjutan.
SHOPEE MARKET SHARE CENTRALIZATION AND CHANGES IN INDONESIAN E-COMMERCE MARKET STRUCTURE S. Reza Wildan; Yudha Saputra; Dicky Setiawan; Fadila Ulfah; Ahmad Soleh; Defika Putri Nastiti
J-EBI Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institut Agama Islam K.H. Sufyan Tsauri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/j-ebi.v5.i01.317

Abstract

This study aims to analyze the centralization of market share on Shopee and its implications for changes in the Indonesian e-commerce market structure. The method used is qualitative research with a descriptive-analytical approach and case studies. Data were obtained through literature review and documentation in the form of industry reports, scientific journals, and publications related to the development of e-commerce in Indonesia. The analysis was conducted using the Structure Conduct Performance theoretical framework. The results show an increase in market concentration, characterized by Shopee's dominance in terms of visits and transaction activity compared to its competitors. Aggressive promotional strategies, digital ecosystem integration, and network effects are the main factors strengthening this dominant position. The market structure has shifted from a relatively competitive market to a concentrated oligopoly with a single dominant company. This situation has positive impacts in the form of easier market access and increased transactions for MSMEs, but also has the potential to create dependency and the risk of reduced competition in the long term. Therefore, regulatory oversight is needed to maintain the balance and sustainability of business competition in the Indonesian e-commerce industry.