Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi E-Assessment Go Formative dalam Pembelajaran Ekonomi Humayra, Syahda; Friyatmi, Friyatmi
Jurnal Ecogen Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Ecogen
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jmpe.v8i2.17515

Abstract

This research aims to examine the differences between the application of Go Formative e-assessment and conventional assessment on student learning outcomes. The study was conducted at SMA Negeri 1 Tanjung Mutiara with the research subjects being 11th-grade students. This is a quantitative study using a quasi-experimental design with a posttest-only control group design. The research sample was selected using purposive sampling. The research instrument was a learning outcome test using the Go Formative application. The research hypothesis was tested using a independent sample t-test. The results show the study indicate that there is a difference in student learning outcomes between the use of Go Formative e-assessment and conventional assessment. 
Towards a proactive mental health ecosystem: a conceptual model of integrated digital layers Rama, alzet; Lofandri, Wiki; Fadillah Sallamah, Siti; Humayra, Syahda
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 3 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/086684011

Abstract

Sementara dunia terus dilanda krisis kesehatan mental global, sistem layanan yang ada saat ini sebagian besar bersifat reaktif, hanya membantu orang setelah mereka mencapai tahap krisis. Makalah konseptual ini mengusulkan Ekosistem Berlapis untuk Pengelolaan Kesehatan Mental Proaktif sebagai solusi yang dapat memperbaiki struktur layanan, membuka jalan untuk fokus pada pencegahan dini dan pemeliharaan kesejahteraan daripada sekadar penyembuhan. Model yang diusulkan di sini terdiri dari empat lapisan yang saling terkait secara fungsional: pertama, pengumpulan data sensorik yang menggunakan sumber pasif dan aktif; kedua, mesin analitik prediktif yang mengeluarkan sinyal peringatan dini; ketiga, pengiriman intervensi mikro; dan terakhir, keterlibatan manusia sebagai pemeriksaan klinis akhir. Selain mengusulkan tipologi intervensi yang mencakup aspek kognitif, perilaku, sosial, dan digital, makalah ini juga mengkritik “Paradoks Privasi-Personalisasi” dengan mengusulkan solusi etis seperti minimalisme data dan kontrol pengguna yang transparan. Dengan menetapkan ukuran kinerja baru seperti tingkat keterlibatan dan penurunan peristiwa eskalasi, struktur ini diharapkan menjadi panduan untuk mengembangkan teknologi kesehatan mental yang tidak hanya cerdas tetapi juga mampu membangun kepercayaan dan otonomi pengguna