Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Mindset Lulusan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Yang Tidak Minat Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi (Studi Pada SMAN di Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu) Amorita, Nessie Illona; Wahyudi, Resti Utari
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mindset lulusan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu yang tidak berminat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya dan solusi mengatasi mindset tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan lulusan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu yang tidak melanjutkan studi dalam periode 2020–2024 sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun para lulusan memiliki growth mindset, berbagai faktor seperti keterbatasan ekonomi, kesiapan akademik, kurangnya akses informasi, serta pengaruh lingkungan dan keluarga menjadi kendala utama yang menurunkan minat mereka untuk melanjutkan pendidikan. Sebagai strategi dalam mengatasi tantangan tersebut, diperlukan kerja sama antara sekolah, pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif. Upaya seperti penyediaan beasiswa, sosialisasi pentingnya pendidikan tinggi, serta peningkatan kualitas pendidikan di tingkat sekolah menengah dapat menjadi solusi efektif. Dengan adanya sinergi dari berbagai pihak, diharapkan semakin banyak lulusan SMAN khususnya di Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu yang memperoleh kesempatan dan motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Respons Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) terhadap Jarak Tanam dan Jenis Pupuk: Growth and Yield Responses of Maize (Zea mays L.) to Planting Spacing and Fertilizer Type Wahyudi, Resti Utari; Adriansyah; Hasanudin
DINAMIKA PERTANIAN Vol. 42 No. 2 (2026): Jurnal Dinamika Pertanian Agustus 2026
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/dp.2026.vol42(2).29136

Abstract

Introduction: Optimizing plant density and nutrient availability is a crucial strategy for maximizing maize productivity. Planting spacing directly influences light interception and resource competition, while fertilizer selection determines nutrient uptake efficiency. Objective: This study aimed to evaluate the effects of various planting spacing patterns and fertilizer types—as well as their interactions—on the vegetative growth and yield of maize. Methods: The study employed a Completely Randomized Design (CRD) with a factorial arrangement. The first factor was planting spacing (J1: 70 cm × 25 cm; J2: 50 cm × 25 cm). The second factor consisted of fertilizer types (P1: NPK fertilizer; P2: Urea fertilizer). Measured parameters included plant height, root length, number of leaves, and maize yield. Results: The interaction between planting spacing and fertilizer type significantly affected plant height, root length, and yield. The combination of 70 × 25 cm spacing with NPK fertilizer produced the highest plant height (222.86 cm) and yield (424.29 g), whereas the combination of 50 × 25 cm spacing with Urea resulted in the longest roots (20.29 cm). Conclusion: The combination of 70 × 25 cm planting spacing and NPK fertilizer produced the best results for plant height and maize yield, whereas the combination of 50 × 25 cm planting spacing and Urea fertilizer resulted in the longest roots