This study analyzes the effectiveness of the implementation of character-based assessment of discipline in fostering a sense of responsibility in elementary school students. Character assessment, which is integrated into daily learning, is expected to provide constructive and sustainable feedback, not only on cognitive aspects, but also on students' holistic development. The research method used is a case study with a qualitative approach, involving teachers and students in grades III, IV, and V at MIS Asy-Sya'ban Karangsari, Pekalongan, Central Java. Data were collected through participant observation, semi-structured interviews with teachers and students, and document analysis such as lesson plans and anecdotal notes. The results of the study indicate that character-based assessment of discipline significantly helps students understand and apply the values ??of discipline, such as punctuality, neatness, and completion of tasks. This process, supported by direct feedback and open communication from teachers, gradually strengthens the internalization of students' sense of responsibility towards academic obligations, themselves, and the social environment. The implications of this study are the importance of developing more varied character assessment instruments and ongoing teacher training to implement character assessment effectively in order to form a generation with strong and responsible characters. ABSTRAKPenelitian ini menganalisis efektivitas implementasi asesmen berbasis karakter disiplin dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab siswa sekolah dasar. Asesmen karakter, yang terintegrasi dalam pembelajaran sehari-hari, diharapkan mampu memberikan umpan balik yang konstruktif dan berkelanjutan, tidak hanya pada aspek kognitif, tetapi juga pada perkembangan holistik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan guru dan siswa kelas III, IV, dan V di MIS Asy-Sya'ban Karangsari, Pekalongan, Jawa Tengah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen seperti RPP dan catatan anekdot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen berbasis karakter disiplin secara signifikan membantu siswa memahami dan menerapkan nilai-nilai disiplin, seperti ketepatan waktu, kerapian, dan penyelesaian tugas. Proses ini, didukung oleh umpan balik langsung dan komunikasi terbuka dari guru, secara bertahap memperkuat internalisasi rasa tanggung jawab siswa terhadap kewajiban akademis, diri sendiri, dan lingkungan sosial. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan instrumen asesmen karakter yang lebih variatif dan pelatihan guru yang berkelanjutan untuk mengimplementasikan asesmen karakter secara efektif demi pembentukan generasi yang berkarakter kuat dan bertanggung jawab.