Ramadhani, Sitti Fatimah
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Penggunaan Chemistry Laboratorium Application Untuk Mahasiswa Pendidikan Kimia Pada Praktikum Kimia Dasar Ramadhani, Sitti Fatimah; Jumriani, Jumriani; Islam, Muhammad Fajar
Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU) Vol 5, No 1 (2025): Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpku.v5i1.9897

Abstract

Keterbatasan fasilitas laboratorium konvensional mendorong perlunya alternatif inovatif dalam pembelajaran praktikum kimia. Salah satu solusi yang potensial adalah penggunaan Chemistry Laboratory Application berbasis digital. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penggunaan aplikasi Irydium Chemistry Lab dalam praktikum kimia dasar pada mahasiswa program studi pendidikan kimia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, survei, dan observasi. Hasil menunjukkan bahwa meskipun aplikasi nonpraktikum telah umum digunakan, namun ternyata masih banyak mahasiswa yang baru mengenal aplikasi praktikum virtual. Mereka menilai Irydium mudah diinstal, ramah pengguna, dan membantu dalam memahami konsep dasar kimia. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pendidik dan pemangku kebijakan untuk mengoptimalkan penggunaan laboratorium virtual, baik di tingkat perguruan tinggi maupun pendidikan menengah melalui kegiatan PPL dan praktik mengajar di masa depan.
Analysis and Training of Innovative Learning through the Use of the Irydium Application in Basic Chemistry Practicum Ramadhani, Sitti Fatimah; Islam, Muhammad Fajar; Parubak, Apriani Sulu
Jurnal Inovasi Pembelajaran Kimia Vol. 7 No. 2 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jipk.v7i2.69600

Abstract

The development of technology in education, particularly in chemistry education, demands innovation in laboratory activities to enhance their effectiveness and efficiency. One such innovation is the Irydium Application, a digital-based platform for basic chemistry practicum. This study aims to determine the effectiveness of using the Irydium Application among students of the Chemistry Education Study Program who have completed the School Field Introduction Program (Pengenalan Lapangan Persekolahan/PLP). The research began with a training session on the use of the Irydium Application prior to data collection. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through interviews, surveys, and observations to obtain a comprehensive understanding of the changes and impacts associated with the application’s use in basic chemistry practicum activities. The results show that the Irydium Application is highly needed by PLP students to support laboratory practices in schools. However, students were only introduced to this application after the training. Students also agreed that the Irydium Application is easy to install and operate, and it can significantly enhance the effectiveness of chemistry practicum activities in schools. Therefore, the integration of the Irydium Application can serve as an innovative and technology-based approach to improving chemistry learning and practicum experiences.
Analisis Komparatif Capaian Pembelajaran IPA Sekolah Menengah Pertama Pada Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Merdeka Revisi 2024 JUMRIANI, JUMRIANI; Ramadhani, Sitti Fatimah; Rahmah, Nur
Saqbe: Jurnal Sains dan Pembelajarannya Vol 1 No 2 (2024): Saqbe : Sains dan Pembelalajarannya (Oktober 2024)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan capaian pembelajaran IPA antara kedua versi kurikulum yaitu Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Merdeka revisi 2024 dengan fokus pada perubahan konten, metodologi pengajaran, dan hasil yang akan dicapai oleh siswa. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pendidik, pengambil kebijakan, pihak-pihak terkait lainnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan IPA serta memberikan rekomendasi yang dapat mendukung implementasi kurikulum yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan pendidikan masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan analisis dokumen, wawancara, survei, serta observasi untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang perubahan dan dampaknya terhadap pendidikan dengan tema Analisis Komparatif Capaian Pembelajaran IPA Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pada Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Merdeka Revisi 2024. Hasil penelitian ini yaitu: Kurikulum Merdeka revisi 2024 tetap melanjutkan prinsip-prinsip dasar dari Kurikulum Merdeka namun dengan beberapa penyesuaian dan penambahan untuk mengakomodasi perkembangan teknologi dan kebutuhan siswa. Materi IPA di dalamnya juga semakin relevan dengan isu-isu global, pemecahan masalah yang solutif dan perkembangan ilmu pengetahuan terbaru, tetap berfokus pada kebutuhan siswa serta menggunakan pendekatan yang lebih inovatif dalam pembelajaran dan penilaian.
Inovasi AR pada materi redoks: Mengintegrasikan konsep kimia dengan prinsip green chemistry Ramlah, Ramlah; Ramadhani, Sitti Fatimah; Surbakti, Putri Sarera; Suparman, Achmad Rante; Murtihapsari, Murtihapsari; Islam, Muhammad Fajar; Aling, Yona Lesti
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 10, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v10i1.114081

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran kimia berbasis Augmented Reality (AR) pada materi reaksi redoks yang diintegrasikan dengan prinsip Green Chemistry dalam kerangka Education for Sustainable Development (ESD). Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Spiral–Waterfall yang meliputi tahapan analisis tujuan, identifikasi risiko, perancangan, pengembangan, dan iterasi. Kelayakan media dinilai melalui uji validitas Aiken’s V dan reliabilitas Intraclass Correlation Coefficient (ICC). Hasil analisis menunjukkan tingkat validitas sangat tinggi dengan nilai Aiken’s V antara 0,80–0,95 pada aspek materi, tampilan, interaktivitas, dan pedagogis. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa uji coba terbatas pada peserta didik menghasilkan tingkat kepuasan sebesar 82,35% (kategori sangat baik), meskipun nilai reliabilitas ICC berada pada kategori sedang (0,527). Disimpulkan bahwa media AR yang dikembangkan layak dan diterima dengan baik sebagai sarana visualisasi konsep redoks sekaligus efektif dalam menumbuhkan kesadaran peserta didik terhadap prinsip keberlanjutan lingkungan. Hasil ini berimplikasi pada penguatan inovasi digital dalam pendidikan kimia berbasis ESD. AR innovation in redox materials: Integrating chemical concepts with the principles of green chemistry Abstract: This study aims to develop and evaluate the feasibility of Augmented Reality (AR)-based chemistry learning media for redox reaction topics, integrated with Green Chemistry principles within the Education for Sustainable Development (ESD) framework. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the Spiral–Waterfall model, which includes goal analysis, risk identification, design, development, and iteration phases. Media feasibility was assessed through Aiken’s V validity testing and Intraclass Correlation Coefficient (ICC) reliability analysis. The results indicated very high validity, with Aiken’s V scores ranging from 0.80 to 0.95 across content, visual, interactivity, and pedagogical aspects. Key findings revealed that limited field testing with students achieved an 82.35% satisfaction rate (very good category), despite an ICC reliability score in the moderate category (0.527). It is concluded that the developed AR media is feasible and well-received as a tool for visualizing redox concepts while effectively fostering students' awareness of environmental sustainability principles. These findings contribute to the advancement of digital innovation in ESD-based chemistry education.