p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal AFIAT
Rafingah, Siti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DENGAN KEPATUHAN PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) DENGAN HEMODIALISIS Rafingah, Siti; Suratmi, Suratmi; Istiqomah, Istiqomah
Afiat Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i2.4371

Abstract

Insiden CKD meningkat setiap tahun dan menjadi masalah kesehatan utama di seluruh dunia. Indonesian Renal Registry (IRR) melaporkan bahwa pada tahun 2018 sebanyak 36.975 jumlah penderita gagal ginjal kronik yang menjalani dialysis. Hasil studi systematic review dan meta analisis Hills dkk(2016 )menunjukkan 13,4% penduduk dunia menderita CKD. Masalah utama pada pasien yang menjalani hemodialisis adalah kepatuhan dalam pembatasan asupan cairan yang dimanifestasikan dengan penambahan berat badan diantara dua waktu dialisis. Ada banyak faktor yang menyebabkan rendahnya kepatuhan pasien dialysis dalam restriksi konsumsi cairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi umur, Jenis Kelamin dan Pendidikan dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD dengan menggunakan metode descriptive corelative dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling sebanyak 106 responden. Analisis univariat dengan mayoritas dalam kategori umur dewasa madya (41-60 th) sebanyak 70 orang (66%), Jenis kelamin laki-laki 61 (57%), Pendidikan SMA 48 (45.3%). Uji Chi Square dengan nilai p value Umur : 0,013, Jenis kelamin 0,046 dan Pendidikan 0,196. Kesimpulan Terdapat hubungan yang signifikan umur, jenis kelamin dengan kepatuhan pembatasan cairan, sedangkan Pendidikan tidak berhubungan ( p value 0,196 > α 0,05.
ANALISIS HUBUNGAN KADAR HBA1C DENGAN DERAJAT STENOSIS CORONARY PADA PASIEN CORONARY ARTERY DISEASE DI RUMAH SAKIT JANTUNG BINAWALUYA Sumarno, Agus; Rafingah, Siti; Silvia, Hana
Afiat Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v11i1.4660

Abstract

Abstract: Coronary Artery Disease (CAD) merupakan salah satu penyakit dari Cardiovascular diseases (CVDs) sebagai penyebab terbanyak kematian didunia, pada tahun 2019 diperkirakan sebanyak 17,9 juta jiwa meninggal karena CVDs. Diabetes dan dyslipidemia merupakan salah satu factor risiko dari CAD. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan antara kadar HbA1c dengan derajat stenosis pada pasien CAD di Rumah Sakit Jantung Binawaluya. Metode penelitian deskriptif korelasi dengan rancangan Cross Sectional. Jumlah Populasi target sebanyak 250 dan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 84 responden. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan α=5%. Hasil penelitian menunjukkan jumlah responden yang diperiksa HbA1c sebanyak 45,2% dengan kategori diabetus, sedangkan derajat stenosis parah berjumlah 57,1%. Berdasarkan tabel silang yang memiliki kadar HbA1c dikategorikan diabetes dengan stenosis derajat parah berjumlah 68,4% . Hasil uji Chi-Square pada hubungan HbA1c dengan derajat stenosis pada pasien CAD hasil Pvalue (Asymp.Sig.) sebesar 0,04 (p<5%), maka hipotesis H0 ditolak. Simpulan terdapat hubungan kadar HbA1c dengan derajat stenosis pada pasien CAD. Saran perlu diadakan edukasi untuk mengendalikan factor risiko pada pasien CAD khususnya kadar Hba1c agar tidak memperparah derajat stenosis