Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

IMPLEMENTASI SCREENING KESEHATAN (CEK TEKANAN DARAH, KADAR KOLESTEROL, ASAM URAT, GULA DARAH DAN LINGKAR PERUT) UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PADA KARYAWAN UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH sukmalara, dini; Fatimah, Siti; Sumarno, Agus; Idris, Muhammad; Pijiharti, Imelda; Agustin, Marini; Meilita, Zuhriya
The IMPACT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam As-Syafiiyah Vol 1 No 1 (2024): The IMPACT. Vol 1 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/the impact.v1i1.3307

Abstract

ABSTRACT According to the Ministry of Health in 2016, around 71 percent of the causes of death in the world are non-communicable diseases (NCDs) which kill 36 million people per year. About 80 percent of these deaths occur in middle- and low-income countries. 73% of deaths are currently caused by NCDs, 35% of which are due to heart and blood vessel diseases, 12% by cancer, 6% by chronic respiratory diseases, 6% due to diabetes, and 15% are caused by other NCDs. One preventive measure that can be taken is to carry out early detection and early follow-up of NCDs risk factors. Objective: Increase public health understanding and peace of mind (especially UIA employees) regarding the prevention of NCDs by conducting health screening, early detection of NCDs prevention and monitoring of risk factors for major non-communicable diseases NCDs, including smoking, unhealthy eating patterns, lack of physical activity, obesity, stress, consumption of alcoholic beverages, hypertension, hyperglycemia, hypercholesterolemia, and excess urate levels. The method used is univariate analysis to look at the results of the NCDs screening, the population of UIA employees by taking a sample of the total population. The results of employees suffering from hypertension were 53%, overweight and obese 54%, high cholesterol levels in the blood 64%, suffering from diabetes mellitus 24% and high uric acid levels in the blood 20%. The conclusion is that the high rates of hypertension, overweight and obesity as well as blood cholesterol levels of more than 50% indicate that there is an unhealthy and unhealthy lifestyle among UIA employees. Suggestions are expected from UIA employees to change their lifestyle to be healthier, carry out preventive efforts and further consultation and control with health services for curative efforts in preventing NCDs.
IMPLEMENTASI SCREENING KESEHATAN (CEK TEKANAN DARAH, KADAR KOLESTEROL, ASAM URAT, GULA DARAH DAN LINGKAR PERUT) UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PADA KARYAWAN UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH sukmalara, dini; Fatimah, Siti; Sumarno, Agus; Idris, Muhammad; Pijiharti, Imelda; Agustin, Marini; Meilita, Zuhriya
The IMPACT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam As-Syafiiyah Vol. 1 No. 1 (2024): The IMPACT. Vol 1 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/the impact.v1i1.3307

Abstract

ABSTRACT According to the Ministry of Health in 2016, around 71 percent of the causes of death in the world are non-communicable diseases (NCDs) which kill 36 million people per year. About 80 percent of these deaths occur in middle- and low-income countries. 73% of deaths are currently caused by NCDs, 35% of which are due to heart and blood vessel diseases, 12% by cancer, 6% by chronic respiratory diseases, 6% due to diabetes, and 15% are caused by other NCDs. One preventive measure that can be taken is to carry out early detection and early follow-up of NCDs risk factors. Objective: Increase public health understanding and peace of mind (especially UIA employees) regarding the prevention of NCDs by conducting health screening, early detection of NCDs prevention and monitoring of risk factors for major non-communicable diseases NCDs, including smoking, unhealthy eating patterns, lack of physical activity, obesity, stress, consumption of alcoholic beverages, hypertension, hyperglycemia, hypercholesterolemia, and excess urate levels. The method used is univariate analysis to look at the results of the NCDs screening, the population of UIA employees by taking a sample of the total population. The results of employees suffering from hypertension were 53%, overweight and obese 54%, high cholesterol levels in the blood 64%, suffering from diabetes mellitus 24% and high uric acid levels in the blood 20%. The conclusion is that the high rates of hypertension, overweight and obesity as well as blood cholesterol levels of more than 50% indicate that there is an unhealthy and unhealthy lifestyle among UIA employees. Suggestions are expected from UIA employees to change their lifestyle to be healthier, carry out preventive efforts and further consultation and control with health services for curative efforts in preventing NCDs.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUANG INSTALASI GAWAT DARURAT RS KRAMAT 128 JAKARTA 2023 ., Seniwati; Fanumbi, Enjelina Angela Fransiska; Sumarno, Agus
Afiat Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i1.3817

Abstract

Rumah Sakit sebagai pemberi layanan kesehatan dituntut untuk mampu memberikan pelayanan yang memuaskan pasien. Namun masih ditemukan adanya ketidakpuasan pasien terhadap komunikasi perawat. Rata-rata hasil data yang didapatkan dari beberapa rumah sakit di Indonesia menunjukan 67% pasien yang mengeluh adanya ketidakpuasan dalam penerimaan pelayanan kesehatan. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepuasan Pasien di Ruang Intalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Kramat 128 Jakarta. Metodologi Penelitian mengunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 185 dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan Non-Probability Sampling dengan teknik Accidental Sampling yang bejumlah 126 pasien. Hasil Komunikasi terapeutik perawat yang baik 73,8% dengan kepuasan pasien 65,9%, hasil uji Chi Square diperoleh nilai P Value 0,002. Simpulan Terdapat hubungan antara komunikasi terapeutik dengan kepuasan pasien di ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Kramat 128 Jakarta. Saran diharapkan dapat menjadi dasar untuk memperhatikan penerapan komunikasi terapeutik perawat khusunya di Ruang Instalasi Gawat Darurat. Hal tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan komunikasi terapeutik baik tahapan komunikasi, sikap dan teknik komunikasi terapeutik dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan di Rumah Sakit.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI LUBANG BUAYA 03 JAKARTA TIMUR Nissa, Rahmatun; Fatimah, Siti; Sumarno, Agus; Yanti, Novi
Afiat Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i2.4320

Abstract

Diare merupakan penyakit yang dapat menyerang semua usia, tetapi diare pada bayi dan anak mempunyai risiko tinggi dalam menyebabkan kematian. Prevalensi diare di Indonesia menurut karakteristik berdasarkan Riskesdas 2018 tercatat sebanyak 18.225 (9%) anak dengan diare golongan umur < 1 tahun, 73.188 (11,5%) anak dengan diare golongan umur 1-4 tahun, 182.338 (6,2 %) anak dengan diare golongan umur 5-14 tahun, dan sebanyak 165.644 (6,7 %) anak dengan diare golongan umur 15-24 tahun. Metode penelitian menggunakan Quasi Eksperiment dengan pendekatan one group pretest posttest design. Sampel yang digunakan dengan teknik total sampling sebanyak 30 responden. Hasil penelitian pada analisis univariat menggunakan persentase dan bivariat menggunakan paired sample test dengan level of significant (α) = 5%. Analisis univariat diperoleh bahwa tingkat pengetahuan pencegahan penyakit diare pada siswa sebelum dilakukan pendidikan kesehatan cuci tangan pakai sabun dalam kategori baik sebanyak 8 siswa (27%) dan kategori cukup sebanyak 22 siswa (73%), sedangkan tingkat pengetahuan pencegahan penyakit diare pada siswa sesudah dilakukan pendidikan kesehatan cuci tangan pakai sabun terjadi peningkatan dalam kategori baik menjadi 29 siswa (97%) dan kategori cukup menurun menjadi 1 siswa (3%), analisis bivariat diperoleh nilai p value = 0.000 <α = 0.05. Nilai Thitung = 13.683> Ttabel=1.699. Kesimpulan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan cuci tangan pakai sabun terhadap tingkat pengetahuan pencegahan penyakit diare pada siswa Sekolah Dasar Negeri Lubang Buaya 03 Jakarta Timur. Saran untuk siswa meningkatkan pengetahuan pencegahan diare dengan menerapkan cuci tangan pakai sabun dalam kehidupan sehari – hari
ANALISIS HUBUNGAN KADAR HBA1C DENGAN DERAJAT STENOSIS CORONARY PADA PASIEN CORONARY ARTERY DISEASE DI RUMAH SAKIT JANTUNG BINAWALUYA Sumarno, Agus; Rafingah, Siti; Silvia, Hana
Afiat Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v11i1.4660

Abstract

Abstract: Coronary Artery Disease (CAD) merupakan salah satu penyakit dari Cardiovascular diseases (CVDs) sebagai penyebab terbanyak kematian didunia, pada tahun 2019 diperkirakan sebanyak 17,9 juta jiwa meninggal karena CVDs. Diabetes dan dyslipidemia merupakan salah satu factor risiko dari CAD. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan antara kadar HbA1c dengan derajat stenosis pada pasien CAD di Rumah Sakit Jantung Binawaluya. Metode penelitian deskriptif korelasi dengan rancangan Cross Sectional. Jumlah Populasi target sebanyak 250 dan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 84 responden. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan α=5%. Hasil penelitian menunjukkan jumlah responden yang diperiksa HbA1c sebanyak 45,2% dengan kategori diabetus, sedangkan derajat stenosis parah berjumlah 57,1%. Berdasarkan tabel silang yang memiliki kadar HbA1c dikategorikan diabetes dengan stenosis derajat parah berjumlah 68,4% . Hasil uji Chi-Square pada hubungan HbA1c dengan derajat stenosis pada pasien CAD hasil Pvalue (Asymp.Sig.) sebesar 0,04 (p<5%), maka hipotesis H0 ditolak. Simpulan terdapat hubungan kadar HbA1c dengan derajat stenosis pada pasien CAD. Saran perlu diadakan edukasi untuk mengendalikan factor risiko pada pasien CAD khususnya kadar Hba1c agar tidak memperparah derajat stenosis
PENGARUH PENGGUNAAN EXTRA VIRGIN OLIVE OIL (EVOO) TERHADAP PENCEGAHAN RESIKO LUKA TEKAN PADA PASIEN TIRAH BARING LAMA PUJIHARTI, IMELDA; SUMARNO, AGUS; IDRIS, MUHAMAD; DIANA, LUSI
Afiat Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v11i2.5359

Abstract

Resiko Luka tekan adalah beresiko mengalami cedera local pada kulit dan atau jaringan, biasanya pada tonjolan tulang akibat tekanan atau gesekan. Extra Virgin Olive Oil adalah minyak zaitun murni yang didapatkan dengan proses ekstrak atau pemerasan pertama, dikenal dengan banyak khasiat salah satunya dalah menjaga kesehatan kulit. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu adanya pengaruh penggunaan EVOO terhadap pencegahan resiko luka tekan pada 30 pasien tirah baring lama di Ruang ICU RSUD Kota Bekasi. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental design dengan Post Test Only Design With Two Control Group, yang merupakan eksperimen dengan kelompok intervensi dan kelompok control menggunakan alat ukur skala braden bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan extra virgin olive oil untuk pencegahan resiko luka tekan pada pasien. Hasil Penelitian Dari total 30 responden yang diteliti 15 responden yang tidak diberikan EVOO dan 15 pasien lainnya diberikan EVOO menunjukan bahwa hasil analisa dengan metode Mann Whitney didapatkan nilai z tabel = 1.96 dan nilaiz = 3.2766 artinya ada pengaruh penggunaan EVOO terhadap pencegahan resiko luka tekan dengan skala braden. Simpulan Kelembapan kulit pada bagian tulang yang menonjol berperan penting dalam kejadian Luka Tekan pada pasien tirah baring lama. Saran Intervensi pemberian EVOO perlu diadakan SPO di unit ICU RSUD Kota Bekasi untuk mengurangi kejadian resiko luka tekan dalam pemberian pelayanan kepada pasien secara maksimal.