Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kerja sama anak di RA Asy Syakur yang disebabkan dalam pembelajaran lebih memilih metode yang mudah, yang tidak memerlukan persiapan banyak, selain itu keterbatasan media pendukung dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan model Project based learning dengan berbantuan media mobis untuk meningkatkan kemampuan kerja sama anak usia dini. penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas pada anak usia 4-5 tahun di RA Asy Syakur Kabupaten Bandung dengan subjek 12 anak yang terdiri dari empat anak laki-laki dan delapan anak perempuan. Penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dimana data yang diperoleh akan diolah menggunakan teknik presentase. Teknik penumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan peneliti selama penelitian berlangsung. Hasil penelitian memperoleh data hasil pra siklus anak hanya memperoleh nilai rata-rata 31,1 dengan presentase keberhasilan anak 0%, selanjutnya pada data hasil penelitian siklus I dapat diperoleh nilai rat-rata kelas sebesar 54,8 dengan presentase keberhasilan 25%, adapun hasil refleksi pada siklus 1 yaitu masih banyak anak yang memiliki sifat individual, sebagian besar anak memiliki rasa empati yang kurang, belum memahami peraturan permaian. Selanjutnya pada data hasil penelitian siklus II diperoleh nilai rata-rata kelas 80,5 dengan presentase keberhasilan sebesar 75%. Hasil ini menunjukan bahwa penelitian mengenai penggunaan model Project based learning dengan berbantuan media mobis mampu meningkatkan kemampuan kerja sama anak usia dini. This study was motivated by the low level of cooperation among children at RA Asy Syakur. This condition was caused by the use of simple learning methods that require minimal preparation, as well as limited supporting media in the learning process. Therefore, this study aims to determine the use of the Project-Based Learning model assisted by mobile media to improve early childhood cooperation skills. This research employed a Classroom Action Research (CAR) method involving children aged 4–5 years at RA Asy Syakur, Bandung Regency. The research subjects consisted of 12 children, including four boys and eight girls. Data were collected through interviews, observations, and documentation during the research process. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis with percentage techniques. The results showed that in the pre-cycle stage, children achieved an average score of 31.1, with a success rate of 0%. In Cycle I, the average class score increased to 54.8, with a success rate of 25%. The reflection results in Cycle I indicated that many children still displayed individualistic characteristics, lacked empathy, and had difficulty understanding the rules of the game. In Cycle II, the average class score increased significantly to 80.5, with a success rate of 75%. These findings indicate that the implementation of the Project-Based Learning model assisted by mobile media can effectively improve early childhood cooperation skills.