Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pentingnya Pendidikan Karakter di Sekolah: Membangun Generasi Yang Beretika dan Bertanggung Jawab Rahmania; Parhiyangan, Aura Putri; Izzatunnajiah; Suptiani, Yulinda; Azmi, Nazrul
SEMESTA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/semesta.v3i1.235

Abstract

This research emphasizes the importance of character education as the main foundation in facing moral and social challenges in the era of globalization.Through a holistic approach, character education aims to develop positive values such as honesty, discipline, and empathy in students.Various methods of implementing character education in schools are discussed, including their impact on students' behavior in daily life.Effective character education is expected to produce individuals who are integrity-driven, wise in making decisions, and capable of making positive contributions to society.In addition, character education also supports the creation of an inclusive learning environment, values diversity, and builds harmonious social relationships.The success of character education implementation requires collaboration between teachers, parents, and the surrounding environment, so that noble values can be applied consistently.Thus, character education not only shapes the personality of students but also contributes to building a civilized society ready to face future challenges
Implementasi Model Project-Based Learning (Pjbl) Berbasis Budaya Lokal Dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Moyot Suptiani, Yulinda; Parhanuddin, Lalu; Sulastri, Andi; Rohini
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/d722xf12

Abstract

Abstrak Budaya Sasak sebagai kearifan lokal mulai tergerus oleh pengaruh globalisasi, sehingga siswa kurang mengenal dan menginternalisasi nilai-nilai luhur budayanya sendiri. Hal ini berimbas pada lemahnya pembentukan karakter yang selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila, seperti nilai kebhinekaan global dan berkebinekaan global. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Project-Based Learning (PjBL) berbasis budaya lokal dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas V SD Negeri 1 Moyot. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui berbagai kendala yang muncul dalam proses implementasi serta solusi yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas V dan siswa SDN 1 Moyot. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan memastikan keabsahan data melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL berbasis budaya lokal dapat diterapkan dengan cukup baik dan efektif dalam membangun serta memperkuat nilai-nilai karakter yang tercermin dalam Profil Pelajar Pancasila. Kendala yang ditemukan dalam implementasi meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya sumber belajar budaya lokal, serta perbedaan kemampuan siswa dalam memahami dan mengerjakan proyek. Guru mengatasi kendala tersebut dengan memberikan pendampingan intensif, menyediakan bahan ajar tambahan, serta melibatkan orang tua dan masyarakat dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model PjBL berbasis budaya lokal terbukti mendukung penguatan pendidikan karakter yang kontekstual dan bermakna bagi siswa.agar pendidikan karakter yang holistik dapat tercapai secara berkelanjutan. Model PjBL berbasis budaya Sasak dapat diadopsi sebagai strategi pembelajaran inovatif yang terstruktur untuk mengintegrasikan penguatan Profil Pelajar Pancasila ke dalam mata pelajaran secara kontekstual, sekaligus menjadi panduan dalam mengembangkan perangkat ajar berbasis kearifan lokal.
PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH: MEMBANGUN GENERASI YANG BERETIKA DAN BERTANGGUNG JAWAB Rahmani, Rahmani; Aura Putri Parhiyangan; Izzatunnajiah, Izzatunnajiah; Suptiani, Yulinda; Azmi, Nazrul
PELITA JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH Vol 26 No 1 (2026): Pelita : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah [Januari - Juni]
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH - YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/pelita.v26i1.6452

Abstract

Character Education, it is really necessary not only in school but also at home, and in social environments. This article discusses the importance of character education in schools as a foundation in building an ethical and responsible generation. In an era of globalization that is full of moral and social challenges, character education is the key to forming individuals who are not only academically intelligent, but also have integrity and concern for the surrounding environment. Through a holistic approach, character education is expected to develop positive values such as honesty, discipline and empathy. This article also examines the various methods of implementing character education in schools, as well as their impact on students' behavior in daily life. Through effective character education, it is hoped that students will be able to become individuals who have integrity, are able to make wise decisions, and contribute positively to society. In addition, character education also serves as a foundation for building an inclusive learning environment, respecting diversity, and creating harmonious social relationships in schools. The implementation of character education requires collaboration between teachers, parents, and the surrounding environment to ensure that these values can be applied consistently in the daily lives of students. Thus, character education is expected to be able to create a better and more civilized society, as well as create the next generation who are ready to face future challenges.