Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pendidikan Politik sebagai Fondasi Demokrasi dalam Kehidupan Masyarakat Multikultural Amanda, Tantia; Happri Novriza Setya Dhewantoro
Journal Governance and Politics (JGP) Vol 5 No 1 (2025): Journal Governance and Politics (JGP)
Publisher : IISIP YAPIS Biak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan politik memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang demokratis, terutama di tengah keberagaman budaya, etnis, dan agama dalam masyarakat multikultural. Artikel ini membahas bagaimana pendidikan politik dapat menjadi fondasi penting dalam menumbuhkan kesadaran politik, toleransi, dan partisipasi aktif warga negara dalam sistem demokrasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendidikan politik dan penguatan nilai-nilai demokrasi dalam konteks masyarakat multikultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan politik bukan hanya sebuah kebutuhan tambahan, melainkan fondasi esensial dalam menjaga keberlanjutan demokrasi yang sehat, adil, dan inklusif. Dengan demikian, pendidikan politik bukan hanya sebagai sarana transfer pengetahuan politik, tetapi juga sebagai upaya strategis dalam membangun demokrasi yang berkeadaban dan berkeadilan sosial. Artikel ini merekomendasikan integrasi pendidikan politik dalam berbagai lini kehidupan baik formal maupun nonformal guna memperkuat demokrasi yang adaptif terhadap keragaman dalam masyarakat multikultural.
Analisis Peran Pendidikan Politik dalam Membentuk Sikap Peserta Didik yang Demokratis Jovita Wahyu Agata; Happri Novriza Setya Dhewantoro
Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora
Publisher : Revolt Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63082/jksh.v2i1.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan politik dalam membentuk sikap peserta didik yang demokratis. Pendidikan politik tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan mengenai sistem politik, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter, kesadaran politik, dan nilai-nilai demokrasi seperti toleransi, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Metode yang digunakan alam penelitian ini adalah studi literatur, dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan terintegrasi dalam kurikulum, didukung oleh metode pembelajaran partisipatif, serta melibatkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dapat meningkatkan partisipasi politik peserta didik dan mencegah apatosme maupun radikalisme. Selain itu, pendidikan politik berperan dalam menanamkan nilai-nilai kewarganegaraan dan membentuk kepekaan sosial di kalangan peserta didik. Dengan strategi implementasi yang tepat, pendidikan politik menjadi fondasi dalam mencetak generasi muda yang kritis, partisipatif, dan berkepribadian demokratis. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk memperkuat pendidikan politik secara sistematis dan kontekstual di lingkungan sekolah, sehingga peserta didik nantinya akan lebih mampu berkontibusi dalam memperkuat kehidupan demokrasi di Indonesia.
Menumbuhkan Kesadaran Lingkungan melalui Studi Tanjung Puting dalam Pembelajaran IPS Virnanda Septiana Putri; Happri Novriza Setya Dhewantoro; Satriyo Wibowo
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.3115

Abstract

Konservasi lingkungan menjadi isu penting dalam pendidikan. Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk mengkaji peran pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan peserta didik melalui studi kasus Taman Nasional Tanjung Putting. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan integrasi materi lingkungan pada kasus Tanjung Putting mampu memperkuat pemahaman mengenai isu-isu ekologis, meningkatkan kemampuan berfikir kritis, serta membangun empati dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan alam. Studi ini menegaskan bahwa pembelajaran IPS berbasis lingkungan memiliki potensi besar dalam membentuk karakter peduli lingkungan dan mendorong partisipasi aktif siswa dalam kegiatan pelestarian alam. Dengan demikian, pembelajaran IPS yang kontekstual dan berbasis studi lingkungan perlu dikembangkan sebagai bagian dan upaya pendidikan berkelanjutan di sekolah.
Les Privat Sebagai Alternatif Pembelajaran yang Fleksibel dan Efektif untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Mata Pelajaran IPS Sawaldi Waskito Aji; Rois Ahmad Fauzi Izzuddin; Fadhila Dhiwa Suminar; Agustina Tri Wijayanti; Happri Novriza Setya Dhewantoro
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 3 No 1 (2025): Vol 3 No 1 ( 2025 ) : APRIL 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/jipsos.v3i1.6106

Abstract

Pemahaman peserta didik terhadap mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sering terkendala oleh kompleksitas materi dan keterbatasan waktu pembelajaran di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis fleksibilitas dan efektivitas les privat sebagai solusi alternatif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap pelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan studi literatur melalui sumber-sumber jurnal dan artikel yang relevan dalam sepuluh sampai lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa les privat memberikan manfaat berupa peningkatan pemahaman siswa secara personal dan efektif, fleksibilitas dalam metode pengajaran, serta kemampuan untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan siswa. Studi ini juga menemukan bahwa les privat dapat menjadi pendekatan yang mendukung pembelajaran IPS yang lebih interaktif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Rekomendasi diberikan untuk mempromosikan les privat IPS melalui strategi yang efektif serta inovasi metode pengajaran guna meningkatkan daya tarik dan kepercayaan masyarakat terhadap program ini. Kata Kunci: Les privat; Pembelajaran fleksibel; Pemahaman siswa; Pelajaran IPS
Pemanfaatan Ruang Permukiman sebagai Hunian Sewa Bagi Karyawan Restoran Mie Gacoan: Studi Kasus di Kota Serang, Banten Muhammad Fikri Al Dzakwan; Happri Novriza Setya Dhewantoro; Satriyo Wibowo
JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58169/jwikal.v5i1.1082

Abstract

The development of an economic activity in a city is often one of the influences on changes in the use of residential space in the surrounding area. One of the phenomena that we can see in big cities in Indonesia is the use of residences as rental housing such as boarding houses and rents aimed especially at workers in foreign areas. This study aims to analyze the use of residential space by the community as temporary residence for employees of Mie Gacoan restaurant in Serang City, Banten, and see how it affects the spatial dynamics of the residential area. This study uses a primary and secondary data-based case study method with a qualitative descriptive approach. The results of the study show that the existence of economic activities around residential areas can encourage an increase in the need for temporary housing for workers in rural areas. This phenomenon makes some people take advantage of their residences by making them rental residences such as boarding houses and rented ones. This can affect the spatial structure of the residential area, such as increasing population density, increasing activities in the residential environment, and the presence of small economic activities by the community. Therefore, this phenomenon states that the development of economic activity in an urban area can trigger changes in the use of space in the surrounding residential area.