Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Penerapan Sistem Jaminan Produk Halal Rumah Potong Ayam Cari Berkah, Desa Pagelaran, Malingping, Kabupaten Lebak, Banten Jameelah, Maryam; Azis, Lukman; Haroni, Nanang; Adelina, Nadya Mara; Destirana, Shalwa; Husna, Alya; Said, Abdur Rahman Dimas; Pamungkas, Rio Putra; Abdillah, Aziz; Rosianajayanti, Rosianajayanti; Zahra, Syarifah Fatimah
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3562

Abstract

Abstrak Rumah Potong Ayam (RPA) memiliki peran penting dalam rantai produksi produk halal, namun RPA di Desa Pagelaran, belum memiliki sertifikat halal. Adapun akses terdekat produk ayam bersertifikat halal masih berjarak lebih dari lima puluh kilometer dari lokasi desa. Hal ini menjadi suatu permasalahan serius mengingat ayam potong merupakan produk industri hulu, yang dapat mempengaruhi status kehalalan produk lainnya. Permasalahan ini dapat diatasi dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan penerapan sistem jaminan halal pada mitra RPA Cari Berkah pada proses pengajuan sertifikasi halal. Kegiatan ini terdiri dari tahap sosialisasi, pelatihan juru sembelih halal dan penerapan sistem jaminan halal, dan pendampingan pengurusan sertifikasi halal. Hasil kegiatan abdimas menunjukkan adanya perbaikan fasilitas produksi, penerapan sistem jaminan halal, serta terpenuhinya berbagai dokumen standar sistem jaminan halal. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbaikan fasilitas produksi pada mitra RPA mencapai 77% dari standar nasional untuk rumah potong unggas, terdapat peningkatan penerapan sistem jaminan halal 20-100% dibandingkan kondisi awal. Selain itu, seluruh dokumen standar sistem jaminan halal dapat dipenuhi melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan. Hasil audit oleh Lembaga Pemeriksa Halal menunjukkan mitra mampu menerapkan sistem jaminan halal dengan perolehan grade A. Kegiatan abdimas diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar dalam mewujudkan wajib halal oktober 2024.Kata kunci: Desa Pagelaran, Rumah Potong Ayam,  Sertifikasi Halal.
Peningkatan Nilai Tambah Produk Ayam Halal Rumah Potong Diandra Kabupaten Lebak, Banten Jameelah, Maryam; Haroni, Nanang; Husna, Alya; Destirana, Shalwa; Putra Pamungkas, Rio; Azis, Lukman; Dimas Said, Abdur Rahman
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20713

Abstract

Background: Rumah Potong Ayam (RPA) bersertifikat halal merupakan mata rantai krusial dalam menjamin kehalalan produk turunan ayam, keberadaan RPA yang memiliki sertifikat halal akan memudahkan proses sertifikasi halal bagi industri lainnya yang menggunakan ayam sebagai bahan baku. Namun, sayangnya belum terdapat RPA di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, yang memiliki sertifikat halal sehingga menyulitkan industri hilir untuk memperoleh sertifikat halal juga, karena kesulitan akses bahan baku ayam bersertifikat halal. Adapun akses terdekat ayam bersertifikat halal berada di kecamatan lain dengan lokasi terdekat membutuhkan waktu tempuh lebih dari tiga jam perjalanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberdayakan RPA di Kecamatan Malingping, kabupaten Lebak, yang belum memiliki sertifikat halal melalui penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dan optimalisasi media digital. Metode: Kegiatan ini meliputi pendampingan pengurusan sertifikasi halal, pelatihan juru sembelih halal, penerapan SJPH, serta pemanfaatan media digital.  Hasil: Program pengabdian masyarakat yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada perbaikan fasilitas produksi. Penerapan SJPH juga terlihat melalui penetapan kebijakan halal oleh manajemen RPA, pelatihan penyembelihan bagi juru sembelih halal, adanya kemasan dengan identitas yang jelas, dan penggunaan alat pelindung diri saat bekerja. Adapun, pemanfaatan media digital saat ini menjadi salah satu media perluasan pemasaran bagi RPA. Kesimpulan: Dampak program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas, dan perekonomian mitra RPA, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya produk halal, serta memudahkan akses terhadap daging ayam yang terjamin kehalalannya.
Tinjauan Literatur: Komponen Bioaktif dan Manfaat Kesehatan Kunyit yang Berpotensi Sebagai Bahan Pangan Fungsional Rofi'i, Rohmat Ananda; Husna, Alya; Primasari, Alina
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 11, No 1 (2026): InPress
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v11i1.4639

Abstract

Curcuma sp., popularly known as turmeric, is a medicinal plant and spice that has long been used in traditional medicine and Indonesian cuisine. Turmeric is rich in various bioactive compounds primarily curcuminoids (curcumin, demethoxycurcumin, bisdemethoxycurcumin), flavonoids, terpenoids (ar-turmerone, α-turmerone, β-turmerone), and phytosterols that contribute to diverse pharmacological activities such as antioxidant, anti-inflammatory, anticancer, antidiabetic, hepatoprotective and antimicrobial. These active compounds can be extracted using miscellaneous conventional and modern methods, such as maceration, Soxhlet extraction, ultrasonic extraction, microwave-assisted extraction, and solvents such as ethanol, methanol, or ethyl acetate. The effectiveness of extraction is influenced by a number of factors, including solvent polarity, temperature, extraction time, and plant matrix characteristics. The purpose of this paper is to comprehensively review the main bioactive components in turmeric and their pharmacological mechanisms based on the latest scientific literature. This literature review was conducted by narrative review with systematic search by accessing Google Scholar, MDPI, ResearchGate, and ScienceDirect, focusing on scientific publications from the last ten years. The results of the study show that turmeric has broad therapeutic potential, with complex molecular mechanisms of action, although there are still challenges in terms of bioavailability and product formulation. Turmeric and its components show promising prospects as safe natural therapeutic agents, both as alternatives and as potential functional foods in the prevention and management of chronic disease.Keywords – Bioactive Compounds, Curcuma sp., Functional Food, Health Benefits, Turmeric.