Marzuki, Asgar
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Eksplorasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Berbasis Religius dan Budaya dalam Roman Sitti Nurbaya Karya Marah Rusli Nawar, Rere Pahira; Sukirman, Sukirman; Marzuki, Asgar; Makmur, Makmur
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5857

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan karakter yang berbasis nilai religius dan budaya dalam karya sastra sebagai sarana pendidikan moral dan spiritual. Roman Sitti Nurbaya karya Marah Rusli dipilih karena mengandung nilai-nilai karakter yang relevan dengan konteks sosial dan religius masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk nilai-nilai pendidikan karakter religius yang mencakup nilai akidah, akhlak, dan syariah dalam roman tersebut, serta menganalisis hubungan antara nilai budaya dan nilai pendidikan karakter religius yang tergambar dalam narasi dan tokoh-tokohnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi sastra. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi terhadap teks roman dan literatur pendukung. Instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri, dan keabsahan data dijamin melalui teknik kredibilitas dengan ketekunan serta validasi oleh pakar. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai akidah dalam roman ini mencerminkan unsur rukun iman, seperti keimanan kepada Allah, kitab-kitab-Nya, hari akhir, serta qada dan qadar; (2) nilai akhlak tercermin dalam hubungan manusia dengan Tuhan, diri sendiri, keluarga, dan masyarakat; dan (3) nilai syariah mencakup aspek ibadah, muamalah, munakahat, dan jinayah. Adapun hubungan antara nilai budaya dan religius terlihat dari integrasi sistem budaya matrilineal Minangkabau yang menempatkan perempuan sebagai pendidik utama dalam keluarga dengan ajaran Islam mengenai peran ibu. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan karakter melalui pendekatan sastra. Namun, keterbatasan penelitian terletak pada fokus yang hanya mencakup satu karya sastra. Disarankan penelitian lanjutan membandingkan beberapa karya untuk memperluas cakupan temuan.
IMPROVING MUFRODAT MASTERY THROUGH AUDIOVISUAL MEDIA-BASED TEACHING MATERIALS IN ARABIC LANGUAGE LEARNING AT JUNIOR HIGH SCHOOL Mawardi, Mawardi; Arjuna, Aisyah; Hasriadi, Hasriadi; Marzuki, Asgar
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i03.4263

Abstract

Audiovisual media can help students in improving their mastery of mufrodat. Mufrodat learning is a process of delivering learning in the form of words or vocabulary in Arabic learning. This study aims to improve the mastery of Mufrodat through the application of teaching materials based on audiovisual media. The study involved an Arabic teacher and 27 learners. This research uses classroom action research with the Kemmis & McTaggart model, which has four cycle stages: planning, implementation, observation or observation, and reflection. Each cycle consists of two meetings. The data collection techniques used are observation, tests and documentation. The results of this study show that: 1) The application of Audiovisual media in improving the mastery of mufrodat students of grade VII SMP Muhammadiyah Boarding School Palopo can be carried out correctly. The results of observations of student learning activities during the learning process evidence it. 2) The mastery of mufrodat students in grade VII of SMP Muhammadiyah Boarding School Palopo before and after the application of audiovisual media has increased with each cycle.
PENERAPAN METODE THE POWER OF TWO UNTUK MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI KELAS VIII MTS MUHAMMADIYAH MASAMBA Marzuki, Asgar; Nursyamsi, Hj.; Andini, Andini
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/d5dwcn81

Abstract

 Proses pembelajaran sejarah kebudayaan Islam di kelas VIII MTS Muhammadiyah Masamba masih membutuhkan upaya penambahan hasil blajar dengan melibatkan murid secara aktif, kegiatan pembelajaran yang menggunakan metode ceramah dan berpusat pada totalitas keaktifan guru perlu dikembangkan dengan kemampuan berpikir kritis, berdiskusi, untuk memahami materi secara mendalam dengan metode The Power Of Two. Hasil observasi awal menunjukkn bahwa 66,66% murid belum mencapai standar ketuntasan minimum yang ditetapkn sekolah, ialah nilai 75. Hal ini menunjukkan perlunya metode yang mendorong interaksi dan kolaborasi peserta didik dalam memahami materi pelajaran. Penelitian ini memakai pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di kelas VIII MTs Muhammadiyah Masamba dengan subjek utama murid yang mengalami kesulitan dalam memahami materi SKI. Metode pemblajaran yang diterapkan adalah The Power Of Two, yaitu strategi diskusi berpasangan yang bertujuan untuk mendorong siswa mengembangkan ide melalui kerja sama. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, dokumentasi, dan tes hasil blajar yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkn bahwa penerpan metode The Power Of Two berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Rata-rata nilai murid menambah dari 75% pada siklus pertama menjadi 90,41% pada siklus kedua. Selain peningkatan akademik, terjadi juga peningkatan keaktifan, partisipasi, dan kemampuan berpikir kritis murid dalam proses pemblajaran. Metode ini menciptakn suasana blajar yang lebih aktif dan memotivasi  murid untuk saling berbagi pemahaman dengan kolaborasi bersama guru pendamping.
PENERAPAN METODE ASY-SYAFI’I UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SURAH AL-MA’UN PESERTA DIDIK KELAS V SDN 54 SALUPIKUNG KOTA PALOPO Nurjannah, Nurjannah; Marwiyah, Marwiyah; Marzuki, Asgar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan metode Asy-Syafi’i serta mengetahui apakah dengan penerapan metode Asy-Syafi’i dapat meningkatkan kemampuan membaca Surah Al-Ma’un pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam peserta didik kelas V SDN 54 Salupikung Kota Palopo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan model penelitian Kemmis, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V A SDN 54 Salupikung yang berjumlah 20 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1) observasi, 2) angket, 3) tes, dan 4) dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Asy-Syafi’i dapat meningkatkan kemampuan membaca Surah Al-Ma’un peserta didik. Peningkatan terlihat dari hasil siklus I dengan 62% siswa yang tuntas dan rata-rata nilai 73, sedangkan pada siklus II ketuntasan meningkat menjadi 100% siswa dengan rata-rata nilai 81,5. Hal ini membuktikan adanya peningkatan kemampuan membaca Surah Al-Ma’un dari siklus I ke siklus II melalui penerapan metode Asy-Syafi’i.
Spiritual Migration and Social Response: The Khuruj fï Sabïlillah Program of Tablighi Jamaat Movement in Palopo City Marzuki, Asgar; Usman, Syahruddin; Kasim, Amrah; Kamaluddin, Munawir Kamaluddin
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the community response and implementation of the Khuruj fï Sabïlillah program using the Tarbiyah Iṣlähiyah method as an effort to improve the community by the Jama'ah Tabligh in Palopo City. The type of research used is qualitative descriptive analysis with a phenomenological approach. Data collection was conducted using in-depth interviews, participant observation, and documentation studies. The collected data were analyzed using an interactive analysis model with three forms of activities: data condensation, data display, testing the validity of data, data triangulation, then drawing research conclusions as the final process to answer questions from the research. The results of the study show the response of the Palopo community to the khuruj fī sabīlillāh program is generally positive as an expression of religious life, supported by the charismatic ulama known as the “Lima Serangkai” and reinforced through synergy with traditional leaders, government authorities, and established Islamic organizations, while any opposition identified is individual in nature and does not reflect collective public attitudes. The implementation of the program largely depends on the capacity of the murabbi as the main field executor, making the selection of individuals with strong religious competence, emotional stability, and experience in mentoring new participants crucial; although the program has reached all segments of society, its sustainability and fidelity to core values require consistent follow-up, continuous supervision, and objective evaluation down to the lowest mahallah level. This study highlights the importance of cultural context and leadership in the success of the khuruj fī sabīlillāh program in Palopo. Theoretically, it demonstrates the strength of community-based movements with murabbi as key spiritual leaders, while practically it calls for adaptive tarbiyah iṣlāḥiyah to develop the program as a model for empowering religious practice.