Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Citra Go-Jek Pada Mahasiswa FIKOM Universitas Islam Riau Sujatmiko, Ari
The Journal of Communication Management and Organization Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Communication Management and Organization
Publisher : Riauan Consulting and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55985/jcmo.v2i1.210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap citra Go-Jek pada mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau. Kualitas pelayanan sebagai variabel bebas dan citra Go-Jek sebagai variabel terikat dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif, yang melibatkan 93 mahasiswa FIKOM sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan program SPSS untuk menguji validitas, reliabilitas, dan hubungan antara variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap citra Go-Jek, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 38%. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan mempengaruhi citra Go-Jek, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
SAMPAH ANTARIKSA (SPACE DEBRIS ) DAN ANCAMAN KEAMANAN NASIONAL INDONESIA Sujatmiko, Ari; Priyanto, Priyanto; Asmoro, Novky
Aliansi Vol 4, No 2 (2025): Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/aliansi.v4i2.64984

Abstract

Sampah antariksa (space debris) merupakan material buatan yang mengorbit Bumi, namun sudah tidak berfungsi. Space debris  dapat berupa sisa pecahan bagian roket maupun partikel mikroskopis. Keberadaan space debris dapat menimbulkan ancaman terhadap keamanan lingkungan di antariksa sekaligus keselamatan manusia di Bumi. Di sisi lain, Indonesia secara geografis terletak pada sepanjang garis khatulistiwa dan di bawah rentang orbit geostasioner (geostationary orbit, GSO). Pun, Indonesia merupakan negara dengan rentang terpanjang di bawah GSO, yaitu sejauh 13 persen total rentang orbit. Karena hal tersebut, Indonesia memiliki potensi strategis terhadap pemanfaatan area GSO, namun juga menerima potensi risiko jatuhnya space debris yang dapat mengancam keamanan nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pemerintah Indonesia dalam menghadapi ancaman tersebut dari perspektif keamanan nasional melalui metode kualitatif dengan sumber data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia, melalui LAPAN dan Kementrian Luar Negeri, telah berperan aktif dalam pembahasan regulasi space debris  pada lingkungan forum internasional, namun peran Kementerian Pertahanan masih belum optimal karena belum adanya SOP dan regulasi nasional terkait penanganan space debris . Maka dari itu, Pemerintah Indonesia masih harus mengoptimalkan penguatan kebijakan dan koordinasi lintas lembaga untuk mitigasi dan perlindungan wilayah Indonesia guna menghadapi ancaman space debris  yang berpotensi membahayakan nyawa dan menimbulkan kerugian materi.
The Role of the Indonesian Air Force in Military Operations Other Than War (MOOTW) Satispi, Evi; Puspita Dewi, Maya; Kurnia, Asep; Sujatmiko, Ari
Journal Of Social Science (JoSS) Vol 4 No 12 (2025): Journal of Social Science
Publisher : Al-Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/ww5dyq21

Abstract

This study examines the role of the Indonesian National Army Air Force (TNI AU) in the implementation of Non-War Military Operations (OMSP), especially in the handling of non-natural disasters of the COVID-19 pandemic at the Raden Sadjad Air Force Base, Natuna. The COVID-19 pandemic is a non-traditional security threat that requires a rapid and coordinated response from various sectors, including the military. This study uses a qualitative approach with a case study method, analyzing the role of the Indonesian Air Force based on Health Theory which includes the stages of pre-action, action, and post-action (maintenance). Data was collected through in-depth interviews with Indonesian Air Force officers, health workers, and local government officials, as well as direct observation and documentation studies. The results of the study show that the Indonesian Air Force, especially the Raden Sadjad Base, played a strategic role in the quarantine of 238 Indonesian citizens from Wuhan in February 2020, the distribution of health logistics, and coordination with various agencies. However, there are significant challenges in the form of limited regulations regarding the operational procedures of the Indonesian Air Force in dealing with non-military threats in the form of dangerous viruses, coordination between institutions that are not optimal, limited infrastructure including defense equipment that is not commensurate with the size of the area, and gaps in human resource capacity. Analysis using Health Theory revealed that the pre-action stage requires strengthening through the preparation of clear Standard Operating Procedures (SOPs) and strengthening preventive coordination,