Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KESIAPAN PERCEPATAN SERTIFIKASI ISPO DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT SWADAYA PROVINSI RIAU Triningsih, Cici; Hadi, Syaiful; Dewi, Novia
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i2.1718

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara dengan perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia. Indonesia sebagai produsen dan pengekspor utama minyak sawit mentah (Crude Palm Oil atau CPO) sebagian negara di dunia. Riau merupakan salah satu Provinsi penyumbang hasil kelapa sawit terbesar di Indonesia. Opini kampanye negatif baik di dalam maupun luar negeri semakin gencar, tuntunan yang sering dilontarkan di kalangan pemangku kepentingan adalah pembangunan kelapa sawit yang ada di Indonesia menerapan sistem pembangunan kelapa sawit yang berkelanjutan yang di sebut Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Tahun 2020 melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 44 Tahun 2020 tentang sistem sertifikasi perkebunan kelapa sawit berkelanjutan Indonesia (ISPO),  peraturan ISPO bersifat wajib baik untuk perusahaan yang memproduksi minyak kelapa sawit maupun pekebun swadaya atau plasma untuk memiliki sertifikasi ISPO berdasarkan permentan 38 tahun 2020. Pemberlakuan kewajiban untuk memiliki sertifikasi ISPO berlaku  sejak Perpres No 44 Tahun 2020 diundangkan sedangkan untuk pekebun swadaya berlaku 5 tahun setelahnya yaitu 2025.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan percepatan sertifikasi ISPO pada perkebunan kelapa sawit swadaya di Provinsi Riau memperoleh sebesar 56,86 persen dan terkategori rendah. Rendahnya penerapan ISPO pada perkebunan kelapa sawit swadaya di Provinsi Riau ini karena tidak terpenuhi beberapa verifair dalam indikator pada setiap prinsip. Prinsip 1 kepatuhan terhadap peraturan perundangan dan prinsip 4 penerapan transparansi merupakan prinsip yang tidak dapat dipenuhi oleh pekebun swadaya dalam penerapan ISPO di Provinsi Riau.
EVALUASI ANGGOTA TERHADAP KINERJA PENGURUS KOPERASI DOSEN DAN KARYAWAN UNIVERSITAS LANCANG KUNING Khairunnas, Khairunnas; Yazid, Hamdan; Amalia, Amalia; Triningsih, Cici; Farmi, Herman
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4795

Abstract

Abstract: This study aims to analyze members' perceptions of the performance of the management of the Lancang Kuning University Lecturers and Employees Cooperative. The study used a quantitative descriptive method with a survey approach to 50 active cooperative members. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics and simple linear regression. The results showed that members' perceptions of the performance of cooperative management were classified as high to very high, with the highest average values for the service quality indicator (4.48) and management integrity (4.46). The results of the regression analysis showed an R² value of 0.500, which means that management performance has a 50% influence on member perceptions. Service, transparency, and leadership factors are the main aspects that shape positive member perceptions. This study concluded that improving management performance through professional service, financial transparency, and effective communication will strengthen members' trust and loyalty to the cooperative. Keywords: member perception, management performance, cooperatives, service, transparency Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi anggota terhadap kinerja pengurus Koperasi Dosen dan Karyawan Universitas Lancang Kuning. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 50 anggota koperasi aktif. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi anggota terhadap kinerja pengurus koperasi tergolong tinggi hingga sangat tinggi, dengan nilai rata-rata tertinggi pada indikator kualitas pelayanan (4,48) dan integritas pengurus (4,46). Hasil analisis regresi menunjukkan nilai R² sebesar 0,500, yang berarti kinerja pengurus berpengaruh sebesar 50% terhadap persepsi anggota. Faktor pelayanan, transparansi, dan kepemimpinan menjadi aspek utama yang membentuk persepsi positif anggota. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja pengurus melalui pelayanan profesional, transparansi keuangan, dan komunikasi efektif akan memperkuat kepercayaan serta loyalitas anggota terhadap koperasi. Kata kunci: persepsi anggota, kinerja pengurus, koperasi, pelayanan, transparansi