Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kebijakan Pidana Mati: Pro dan Kontra dalam Penegakan Hukum Indonesia Hafija Safarina; Zainab; Astri Wulansari
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0wzt1161

Abstract

Pidana mati merupakan bentuk hukuman tertua yang dijatuhkan dengan menghilangkan nyawa pelaku kejahatan berat dan telah menjadi bagian dari sistem hukum Indonesia sejak masa kerajaan hingga era modern. Pelaksanaan pidana mati di Indonesia mengalami perkembangan, mulai dari metode tradisional hingga eksekusi dengan regu tembak sesuai peraturan perundang-undangan. Penerapan hukuman ini menimbulkan perdebatan tajam antara pihak yang mendukung, yang menilai pidana mati sebagai efek jera dan alat pencegah kejahatan luar biasa, dan pihak yang menolak dengan alasan pelanggaran hak asasi manusia serta risiko ketidakadilan. Dalam KUHP baru, pidana mati diposisikan sebagai hukuman khusus dan alternatif, diterapkan secara selektif untuk kejahatan berat seperti makar, pembunuhan berencana, korupsi dalam kondisi tertentu, genosida, serta tindak pidana narkotika dan eksploitasi anak. Isu pro dan kontra pidana mati terus berkembang di tengah masyarakat, akademisi, dan komunitas internasional, seiring meningkatnya tekanan untuk menghapuskan hukuman ini demi penghormatan terhadap hak hidup dan prinsip rehabilitasi pelaku kejahatan
Menganalisis Ayat Tentang Taat dan Patuh kepada Pemimpin Aditya Nanda Saputra; Astri Wulansari; Meinajwa Akbar
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fa06rr55

Abstract

This study aims to examine the concepts of obedience and leadership in Islam, referring to verses 59 and 83 of the Quran, and verse 48 of the Quran. The study employed a qualitative-descriptive approach through library research, drawing on classical commentaries, including the Tafsir al-Qurṭubi, the Tafsir Ibn Kathir, and the Tafsir al-Misbah. This research also included contemporary commentaries and scholarly articles from the past five years. The results of the study indicate that obedience to leaders (ulil amri) is conditional, meaning it only applies if leadership is exercised based on the principles of justice, trustworthiness, and the supremacy of God's law. The verses studied also emphasize the urgency of moral responsibility and caution in conveying information as a manifestation of adherence to the values ​​of truth and justice. In the modern context, these principles are relevant to the challenges of the digital era, particularly in addressing disinformation and the crisis of moral authority. Thus, ideal leadership in Islam demands a balance between societal obedience and the moral integrity of the leader, with the law of Allah and the Prophet as the ultimate foundation for all decision-making.