Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Agrita

STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM RESI GUDANG WARUNGKONDANG KABUPATEN CIANJUR Rosda Malia; Nurjaya Nurjaya; Ilham Maulana Yusup
AGRITA (AGri) Vol 3, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.249 KB) | DOI: 10.35194/agri.v3i1.1442

Abstract

Sistem Resi Gudang (SRG) Warungkondang Kabupaten Cianjur pernah menjadi gudang percontohan di tingkat nasional dalam implementasi penyimpanan 1.000 ton dalam jangka setahun. Namun SRG Warungkondang masih memiliki kelemahan dalam pemasaran produk. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan (SRG) Warungkondang Kabupaten Cianjur, (2) mengetahui alternatif strategi pengembangan yang sebaiknya dilakukan oleh SRG. Penelitian dilakukan di gudang SRG Warungkondang, dilakukan pada bulan Januari-Juni 2020. Penelitian ini menggunakan analisis : deskripsi, SWOT dan QSPM (Quantitative Strategy Planning Matriks). Hasil penelitian SRG Warungkondang memiliki 5 kekuatan, 5 kelemahan, 5 peluang dan 4 ancaman. Adapun hasil SWOT terdapat sepuluh alternatif strategi pengembangan yang dapat dijalankan oleh SRG Warungkondang. Melalui analisis QSPM strategi diurut berdasarkan peringkat.
PENGARUH KEMUDAHAN, IKLAN DAN CARA TRANSAKSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA AKEH SAMBAL DI TOKOPEDIA Dea Irvania; Endah Lisarini; Rosda Malia
AGRITA (AGri) Vol 4, No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.792 KB) | DOI: 10.35194/agri.v4i1.2340

Abstract

Digital Marketing merupakan salah satu media yang saat ini sedang banyak diminati oleh masyarakat serta sebagai pendukung dalam kegiatan sehari hari. Beberapa pelaku usaha menggunakan digital marketing untuk menjual produknya. Hal ini dianggap efektif dimasa pandemi covid-19 ini.  AKEH SAMBEL menggunakan Tokopedia sebagai Marketplacenya. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengkaji pengaruh variabel bebas kemudahan secara parsial terhadap keputusan pembelian online pada produk sambal kemasan AKEH SAMBAL. 2) Untuk mengkaji pengaruh variabel bebas iklan secara parsial terhadap keputusan pembelian online pada produk sambal kemasan AKEH SAMBAL. 3) Untuk mengkaji pengaruh variabel bebas cara transaksi secara parsial terhadap keputusan pembelian online pada produk sambal kemasan AKEH SAMBAL. 4) Untuk mengkaji pengaruh variabel bebas kemudahan, iklan dan cara transaksi secara simultan terhadap keputusan pembelian online pada produk sambal kemasan AKEH SAMBAL. 5) Untuk memahami dan mendeskripsikan kekurangan dan kelebihan penerapan digital marketing pada produk sambal kemasan AKEH SAMBAL. Data diperoleh dari 52 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability yaitu purposive sampling dan diolah dengan menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Secara parsial variabel bebas kemudahan berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan pembelian online pada produk sambal kemasan AKEH SAMBAL. 2) Secara parsial variabel bebas iklan berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan pembelian online pada produk sambal kemasan AKEH SAMBAL 3) Secara parsial variabel bebas cara transaksi berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan pembelian online pada produk sambal kemasan AKEH SAMBAL. 4) Secara simultan variabel bebas kemudahan, iklan dan cara transaksi berpengauh tidak signifikan terhadap keputusan pembelian.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN BAWANG MERAH KELOMPOK TANI BOJONG DESA GUDANG KECAMATAN CIKALONGKULON KABUPATEN CIANJUR Ahmad Nur Rizal; Rosda Malia; Wandi ,
AGRITA (AGri) Vol 3, No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.193 KB) | DOI: 10.35194/agri.v3i2.1925

Abstract

Harga bawang merah yang sering mengalami fluktuasi menjadi salah satu masalah hampir diseluruh wilayah Indonesia, banyak faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga suatu komoditas salah satunya yaitu pola distribusi produk pada masing-masing lembaga pemasaran. Tujuan penelitian ini adalah 1). Mengetahui saluran pemasaran bawang merah  Kelompok Tani Bojong Desa Gudang Kecamatan Cikalongkulon. 2). Mengetahui saluran pemasaran yang paling efisien pada pemasaran bawang merah Kelompok Tani  Bojong Desa Gudang Kecamatan Cikalongkulon. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei - Agustus 2020 di Kelompok Tani Bojong Desa Gudang Kecamatan Cikalongkulon, Teknik pengambilan data berupa kuisioner dan wawancara dengan 30 orang sampel. Metode pengolahan data berupa analisis biaya, analisis margin dan farmer’s share. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua saluran pemasaran di Desa Gudang dengan lembaga pemasaran satu : petani - pengepul - pengecer - konsumen dan lembaga pemasaran dua terdiri dari : petani - pengecer - konsumen. Hasil analisis menunjukan bahwa saluran satu memiliki margin dan keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan saluran satu, akan tetapi farmer's share lebih besar dimiliki oleh saluran dua dengan angka 70% dibanding dengan saluran satu 65%. Dengan demikian maka saluran dua lebih efisien karena memiliki tingkat keuntungan lebih tinggi untuk petani.
PERSEPSI PETANI TENTANG INOVASI BUDIDAYA PADI PANDANWANGI ORGANIK DI GABUNGAN PETANI ORGANIK (GPO) NYI SRI KECAMATAN CIANJUR KABUPATEN CIANJUR Rosda Malia; Elis Sopia
AGRITA (AGri) Vol 2, No 1 (2020): JUNE
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.989 KB) | DOI: 10.35194/agri.v2i1.980

Abstract

Dewasa ini, masyarakat mempunyai kesadaran dan lebih selektif dalam memilih sebuah produk terutama produk yang dikonsumsinya. Padi Pandanwangi merupakan beras varietas asli Cianjur. Salah satu yang membudidayakan adalah para petani yang tergabung dalam Gabungan Petani Organik Kecamatan Cianjur.  Petani mempunyai pilihan tentang keputusannya untuk menanam padi dengan teknik dan inovasi yang dapat meningkatkan hasil produksi budidaya. Budidaya Padi Pandanwangi  dengan metode budidaya organik menimbulkan persepsi yang berbeda-beda sehingga tidak semua petani menerapkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik petani, persepsi dan hubungan persepsi petani dengan karakteristik petani tentang inovasi budidaya Padi Pandanwangi organik di Gabungan Petani Organik (GPO) Nyi Sri Kecamatan Cianjur Kab. Cianjur. Hasil penelitian menunjukan: (1) petani Padi Pandanwangi organik Kecamatan Cianjur sebagian besar berada pada kelompok usia produktif, pendidikan di tingkat sekolah dasar, lahan milik sendiri dengan luas <0,5 ha dan memiliki pengalaman yang cukup dalam budidaya Padi Pandanwangi organik (2) persepsi petani tentang budidaya Padi Pandanwangi termasuk dalam kategori setuju tentang inovasi budidaya Padi Pandanwangi organik dengan skor 3,52. (3) hasil analisis korelasi Rank Spearman hubungan karakteristik petani dengan persepsi petani Padi Pandanwangi organik menunjukkan korelasi yang sangat rendah dengan nilai sebesar 0,052.
EFEKTIFITAS PROGRAM PENYULUHAN PADI PANDANWANGI ORGANIK DI DESA TEGALLEGA KECAMATAN WARUNGKONDANG KABUPATEN CIANJUR Rosda Malia; Dikhrul hakim
AGRITA (AGri) Vol 1, No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.006 KB) | DOI: 10.35194/agri.v1i2.810

Abstract

Padi Pandanwangi merupakan varietas padi lokal unggulan Kabupaten Cianjur. Sosialisasi Padi Pandanwangi organik sudah dilakukan sejak Tahun 2000. Maka dari itu perlu adanya suatu pengkajian mengenai efektifitas program penyuluhan Padi Pandanwangi organik, agar dapat memberikan masukan bagi pengembangan Padi Pandanwangi organik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi petani dan menganalisis efektifitas program penyuluhan Padi Pandanwangi organik. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tegallega, pada Bulan April sampai Bulan Agustus. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Dengan populasi 246 orang petani yang ada di Desa Tegallega dan responden sebanyak 30 orang petani padi. Hasil dari penelitian menunjukan mayoritas karakteristik sosial berada dikisaran umur 19-59 tahun, memiliki luas lahan < 0,5 Ha, berpendidikan SD, pernah menempuh pendidikan non formal berupa penyuluhan, pelatihan, sekolah lapangan dan studi petani, tingkat kekosmopolitan 2 kali perbulan (60%) dan efektifitas program penyuluhan Padi Pandanwangi organik tergolong cukup efektif.
ANALISIS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN DI BALAI PERBIBITAN DAN PENGEMBANGAN INSEMINASI BUATAN TERNAK SAPI PERAH BUNIKASIH Rosda Malia; Santi Risnawati
AGRITA (AGri) Vol 1, No 1 (2019): JUNE
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.324 KB) | DOI: 10.35194/agri.v1i1.804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja penyelenggaraan pelayanan yang telah dilaksanakan Di Balai Perbibitan Dan Pengembangan Inseminasi Buatan Ternak Sapi Perah Bunikasih, hasil penelitian menunjukan karakteristik konsumen BPPIB TSP Bunikasih yakni : mayoritas laki laki, berusia produktif, berpendidikan SLTA, mereka adalah pelajar SLTA yang datang ke Balai untuk magang atau praktek kerja lapangan di bidang peternakan sapi perah atau edukasi farm. Nilai rata-rata pelayanan terhadap Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) di Balai Perbibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Ternak Sapi Perah Bunikasih setelah dikonversi mendapatkan nilai 82,83 dan Mutu Pelayanan termasuk kategori “B” dengan hasil kinerja unit pelayanan adalah “ Baik “.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA KAMPUNG BUDAYA PADI PANDANWANGI Rosda Malia; Yola Nurkamil; Muhamad Fachri Ramadani
AGRITA (AGri) Vol 3, No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.853 KB) | DOI: 10.35194/agri.v3i2.1927

Abstract

Salah satu jalan untuk menghubungkan potensi pariwisata dan pertanian adalah dengan mengembangkan agrowisata. Agrowisata merupakan suatu diversifikasi produk agribisnis yang menggabungkan konsep kepariwisataan bernuansa alam (ekowisata) dengan pertanian. Agrowisata tidak hanya merupakan usaha di bidang jasa yang menawarkan jasa pemenuhan kebutuhan konsumen terhadap pemandangan indah dan segar, tetapi juga dapat menjadi media promosi produk pertanian, memberikan sinyal bagi peluang pengembangan diversifikasi produk agribisnis, media pendidikan masyarakat, serta dapat menjadi andalan pada sektor pertanian dan pariwisata. Kabupaten Cianjur merupakan salah satu daerah tujuan wisata primadona di Jawa Barat dilihat dari kondisi geografisnya, Kampung Budaya Padi Pandanwangi  bagian dari wisata Cianjur yang populer, mampu menyajikan tema wisata alam dan wisata edukasi dalam satu kawasan. Kampung Budaya Padi Pandanwangi merupakan objek wisata Cianjur yang didominasi oleh area sawah sebagai sajian utamanya. Agrowisata Kampung Budaya Padi Pandanwangi menghadapi faktor eksternal yaitu alam, ekonomi, teknologi, regulasi atau politik, pesaing dan pasar. Faktor eksternal adalah udara yang sejuk dan pemandangan yang indah yang ada di Agrowisata Kampung Budaya Padi Pandanwangi. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan Agrowisata Kampung Budaya padi pandanwangi. (2) Untuk mengetahui strategi pengembangan Agrowisata Kampung Budaya Padi Pandanwangi. Penelitian dilakukan di Agrowisata Kampung Budaya Padi Pandanwangi, dilakukan pada Bulan Juli sampai September 2021. Penelitian ini menggunakan analisis : deskripsi, SWOT. Hasil penelitian Strategi Pengembangan Agrowisata Kampung Budaya Padi Pandanwangi memiliki 11 kekuatan, 7 kelemahan, 7 peluang dan 4 ancaman. Adapun hasil SWOT terdapat sembilan alternatif strategi pengembangan yang dapat dijalankan oleh Pihak Agrowisata Kampung Budaya Pandanwangi di Kabupaten Cianjur.
STUDI KELAYAKAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH (IKM) LOGAM ALAT PERTANIAN TRADISIONAL (CANGKUL) CV RHODAS DI DESA CIBATU KECAMATAN CISAAT KABUPATEN SUKABUMI Anny Salawaty; Rosda Malia; Nurjaya Nurjaya
AGRITA (AGri) Vol 4, No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.954 KB) | DOI: 10.35194/agri.v4i1.2400

Abstract

Peningkatan infrastruktur dan sarana pertanian merupakan strategi yang disusun Pemerintah dalam upaya pencapaian kedaulatan pangan. Alat pertanian merupakan salah satu pendukung yang sangat penting terhadap peningkatan sarana pertanian, dan kelangsungan sektor lainnya, salah satunya Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pengrajin alat pertanian tradisional. Minimnya pengetahuan dan pemahaman tentang aspek teknis, aspek pasar dan tindakan yang harus diambil ketika terjadi perubahan menjadi salah satu permasalahan yang dialami Pelaku Usaha. Penelitian ini dilakukan di CV Rhodas yang berlokasi di Desa Cibatu Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi. CV Rhodas merupakan salah satu Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Sukabumi yang memproduksi produk berupa alat pertanian tradisional.  Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis kelayakan aspek teknis, aspek pasar dan aspek keuangan di CV Rhodas. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dan kualitatif yaitu menggunakan analisis sensitivitas dengan menghitung IRR, NPV, B/C Ratio dan Pay Back Period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditinjau dari kelayakan aspek teknis usaha cangkul CV Rhodas dinyatakan layak untuk dijalankan karena berada di lokasi yang tepat, layout yang sesuai dengan proses produksi dan memberikan efisiensi, pemilihan teknologi mesin yang digunakan  telah  mempertimbangkan efisiensi yang tinggi sekaligus produktivitas, berusaha menjalankan produksi sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) serta adanya pengontrolan kualitas produk. Aspek pasar usaha cangkul CV Rhodas dinyatakan layak untuk dijalankan, karena memiliki segmentasi pasar (jenis industry dan lokasi perusahaan cukup strategis), memiliki pasar sasaran (market targeting), memiliki strategi bauran  pemasaran  (produk mutu produk lebih tinggi dan harga yang ditawarkan tidak melebihi harga pesaing), memperbesar market share (jumlah pelanggan diharapkan meningkat) serta strategi promosi secara online. Analisis sensitivitas usaha alat pertanian tradisional (cangkul) layak diusahakan karena berdasarkan Net Present Value (NPV), B/C Ratio dan Payback Period (PP), usaha cangkul CV Rhodas dinyatakan layak untuk dijalankan.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA SALE PISANG JARI MUTIA RASA Via Sopyah; Rosda Malia; Deri Fikri Fauzi
JURNAL AGRITA Vol 4, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agri.v4i2.2545

Abstract

Bisnis merupakan kegiatan yang berhubungan dengan pembelian atau penjualan terhadap barang atau jasa. Dalam berbisnis, setiap pelaku usaha harus menganalisis bagaimana kelayakan bisnis dari usahanya agar mengetahui resiko yang akan dihadapi di masa  yang akan datang. Aspek finansial adalah aspek paling penting untuk dianalisis kelayakannya, karena jika aspek finansial menunjukkan hasil yang tidak layak, maka usulan usaha/bisnis akan ditolak. PD. Mutia Rasa merupakan produsen terbesar Sale Pisang di Kabupaten Cianjur. Selama 25 tahun berbisnis, PD. Mutia Rasa pernah mengalami beberapa kali perubahan baik dari segi input maupun output. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kelayakan finansial Usaha Sale Pisang Jari Mutia Rasa. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan perhitungan Break Event Point (BEP), Net Present Value (NPV), Benefit-Cost Ratio (B/C R), Payback Period (PBP) dan analisis  sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Nilai BEP untuk Tahun 2017-2019 BEP harga sebesar Rp7.003,00 dan BEP volume produksi sebesar 99.009 pcs, nilai BEP untuk Tahun 2020-2021 yaitu BEP harga sebesar Rp7.655,00 dan BEP volume produksi sebesar 36.074 pcs. (2) Nilai NPV sebesar Rp1.953.578.534,00. (3) Nilai B/C R untuk Tahun 2017-2019 sebesar 1,57 dan untuk Tahun 2020-2020 sebesar 1,44. (4) Nilai Payback Period sebesar 9,17 (9 bulan 17 hari). (5) Hasil perhitungan analisis sensitivitas dengan parameter biaya variabel naik 10% dan volume produksi turun 20%, dapat dikatakan bahwa usaha ini layak.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN PISANG RAJA BULU (Musa Paradisiaca L.) Di KELOMPOK TANI MANDIRI DESA KARANGNUNGGAL KECAMATAN CIBEBER KABUPATEN CIANJUR Rosda Malia; Mochamad Irvan Abdul Azis; Ahmad Nur Rizal
JURNAL AGRITA Vol 5, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agri.v5i1.3068

Abstract

Salah satu sentra produksi pisang raja bulu di Kabupaten Cianjur yaitu di Kelompok Tani Mandiri. Saluran pemasaran pisang raja bulu umumnya panjang dan tidak efisien. Penelitian ini dilakukan di Kelompok Tani Mandiri Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur di mulai bulan Maret sampai dengan bulan Juli 2022 dengan tujuan : 1) untuk mengetahui saluran pemasaran pisang raja bulu Kelompok Tani Mandiri Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. 2) Untuk mengetahui saluran pemasaran yang paling efisien. Penelitian ini menggunakan Non-Probability Sampling dengan teknik Snowball Sampling dalam penentuan responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Saluran pemasaran pisang raja bulu di Kelompok Tani Mandiri Desa Karangnunggal Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur terdapat 4 saluran pemasaran. Saluran I yaitu saluran pemasaran dua tingkat (Petani – pengepul desa – Pengecer Kecamatan Cibeber – konsumen), saluran II merupakan saluran satu tingkat (Petani – pengepul desa – konsumen), saluran pemasaran III merupakan saluran dua tingkat (Petani – pengepul desa – pengecer Kecamatan Cianjur – konsumen) dan pemasaran IV merupakan saluran dua tingkat (Petani- pengepul desa – pengecer Kecamatan Cibeber – konsumen).  2) Saluran pemasaran yang paling efisien untuk petani, pengepul desa dan konsumen berada pada saluran pemaran II (satu tingkat), saluran pemasaran yang paling efisien untuk pedagang pengecer berada pada saluran III (dua tingkat).