Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kecerdasan Musikal terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini di TK IT Nurul Ilmi Nur Zakiyah; Dhiva Shahilla Saragih; Rizka Hasanah Nasution; Nur Hairani Siregar; Fauziah Nasution
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/paud.v2i3.461

Abstract

This study examines the influence of musical intelligence on the cognitive development of early childhood children at TK IT Nurul Ilmi. Employing a quantitative correlational approach, this research involves a sample of early childhood children at the kindergarten. The data collection instruments consist of a musical intelligence test and a cognitive development test. Data analysis using Pearson correlation indicates a positive and significant relationship between musical intelligence and cognitive development. The higher the musical intelligence, the higher the cognitive development. These findings suggest the integration of musical activities in the PAUD curriculum to stimulate children's cognitive development. Further research needs to be conducted to examine the most effective types of musical activities and other factors that influence this relationship.
KEGIATAN BTQ PADA ANAK DI MUSHOLA AL-MUSTHOFA DESA JATI KESUMA KEC NAMORAMBE Ahmad Syukri Sitorus; Nayla Anastasia; Putri Alyumi Amin; Della Alfitriyah; Rizka Hasanah Nasution; Novia Aldana
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i3.506

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara di Mushola Al-Musthofa, Desa Jati Kesuma, Deli Serdang, dengan tujuan meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an (BTQ) anak usia dini. Kegiatan dirancang khusus untuk anak-anak yang selama ini belajar mengaji secara mandiri tanpa bimbingan guru tetap, dengan fokus pada peningkatan minat, kemampuan membaca, penerapan tajwid, serta adab membaca Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah pendampingan intensif selama lima hari melalui pembelajaran langsung, latihan terstruktur, dan penanaman nilai-nilai akhlak. Pemilihan lokasi didasarkan pada hasil observasi awal yang menunjukkan minimnya pendampingan formal dalam pembelajaran mengaji. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan BTQ pada sebagian besar peserta, terlihat dari kelancaran membaca, ketepatan penerapan tajwid, dan meningkatnya motivasi belajar. Selain itu, terjalin hubungan positif antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Kesimpulannya, program ini efektif dalam meningkatkan keterampilan BTQ anak usia dini sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. This community service program, implemented by students of the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training at the State Islamic University of North Sumatra, took place at Al-Musthofa Prayer Hall in Jati Kesuma Village, Deli Serdang, with the aim of improving early childhood Qur’anic literacy (BTQ) skills. The program specifically targeted children who had been learning to recite the Qur’an independently without the guidance of a permanent teacher, focusing on increasing their interest, reading proficiency, application of tajwid, and proper Qur’anic reading etiquette. The method applied was a five-day intensive mentoring program involving direct instruction, structured practice, and the integration of moral values. The location was selected based on preliminary observations indicating a lack of formal guidance in Qur’anic learning for children in the area. The results showed an improvement in BTQ skills among most participants, as evidenced by smoother reading, more accurate tajwid application, and higher learning motivation. Additionally, positive relationships were established between the students and the local community. In conclusion, this program proved effective in enhancing early childhood BTQ skills, fostering a love for the Qur’an from an early age, and strengthening collaboration between the university and the community.
DAMPAK POLA PENGASUHAN OTORITER ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL DAN PERILAKU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Dhiva Shahilla Saragih; Nur Zakiyah; Rizka Hasanah Nasution
Widya Balina Vol. 10 No. 2 (2025): Widya Balina - Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v10i2.882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pola asuh otoriter terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia dini. Perkembangan sosial emosional anak usia dini sangat penting karena membentuk sikap, nilai, dan perilaku mereka di masa depan. Studi kepustakaan ini menelaah berbagai teori dan penelitian relevan untuk menganalisis bagaimana pola asuh otoriter, yang menekankan kontrol ketat dan kepatuhan, memengaruhi perkembangan anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter dapat menghambat perkembangan regulasi emosi anak, meningkatkan risiko kecemasan dan depresi, serta memicu reaksi defensif yang mengarah pada perilaku eksternalisasi seperti agresi atau internalisasi seperti isolasi sosial. Dampak gender juga terlihat, di mana anak perempuan cenderung memendam emosi menjadi apatis atau cemas, sementara anak laki-laki lebih mengeksternalisasi menjadi ledakan emosi. Selain itu, faktor budaya seperti nilai kolektivisme di Indonesia dapat memperburuk dampak negatif pola asuh ini. Dampak jangka panjang dari pola asuh otoriter meliputi masalah akademik dan sosial di sekolah dasar, serta peningkatan risiko gangguan mental di masa dewasa. Penelitian ini menekankan pentingnya intervensi untuk mencegah anak-anak yang diasuh secara otoriter mengulangi pola tersebut di generasi berikutnya.