Reja Banjarnahor
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Teknologi Digital dalam Pembinaan Remaja Gereja di Era Modern Reja Banjarnahor; Shintia Barutu; Dearma Damanik
Berkat : Jurnal Pendidikan Agama dan Katolik Vol. 2 No. 2 (2025): Berkat : Jurnal Pendidikan Agama dan Katolik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/berkat.v2i2.923

Abstract

The development of digital technology provides new opportunities in the development of church youth in the modern era. Youth as a digital generation are more responsive to technology-based approaches, so the church needs to adapt its development methods. This study aims to examine the application of digital technology in youth development strategies in the church environment. The method used is descriptive qualitative through field observations, in-depth interviews with church administrators and youth, and documentation studies of digital programs that have been implemented. The results of the study show that the use of social media, spiritual podcasts, development videos, and community-based digital applications can significantly increase youth participation and involvement. However, the study also found obstacles such as limited human resources, lack of digital training, and the absence of a systematic digital strategy. In conclusion, digital technology has great potential as a youth development tool if it is designed and implemented with a mature strategy and is oriented towards the needs of today's youth.
Implementasi Pendidikan Agama Kristen Keluarga dalam Menghadapi Krisis Spiritualitas di Era Digital Reja Banjarnahor; Castia Simanjuntak; Gracela Purba; Dearma Friend Damanik
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6695

Abstract

Era digital membawa perubahan penting dalam pola hidup dan nilai-nilai spiritualitas keluarga Kristen. Paparan teknologi yang berlebihan, informasi yang tidak terfilter, serta berkurangnya interaksi spiritual dalam keluarga memicu munculnya krisis spiritualitas pada peserta didik dan anggota keluarga lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam keluarga sebagai strategi menghadapi krisis spiritualitas di era digital. Metode kajian pustaka digunakan untuk mengulas konsep PAK keluarga, peran orang tua sebagai pendidik utama, serta tantangan dan peluang yang muncul di tengah perkembangan teknologi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAK keluarga yang diterapkan melalui teladan hidup, pembinaan iman secara rutin, penggunaan teknologi secara bijak, serta komunikasi spiritual yang intensif mampu memperkuat fondasi iman dan karakter Kristiani. Penelitian ini menegaskan bahwa keluarga merupakan pusat utama pembentukan spiritualitas, dan penguatan PAK keluarga menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan spiritual di era digital.
Relevansi Pendekatan Gestalt Bagi Konseling Pastoral Kristen Dalam Pendampingan Jemaat Niko Purba; Oloria Malau; Reyno Simatupang; Reja Banjarnahor; Ester Gusseni Purba
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6752

Abstract

Dalam konteks Gereja Kristen, pendekatan Gestalt memiliki peran penting dalam pelayanan konseling pastoral. Konseling pastoral tidak hanya berfokus pada pemberian nasihat, tetapi juga membantu jemaat memahami pengalaman hidup, perasaan, dan relasi mereka secara utuh. Mengingat jemaat berasal dari latar belakang yang beragam, konflik dan dinamika relasi sering kali tidak terhindarkan. Melalui pendekatan Gestalt, jemaat diajak untuk meningkatkan kesadaran diri, menghayati pengalaman saat ini, serta bertanggung jawab atas kehidupannya. Hal ini sejalan dengan tujuan konseling pastoral, yaitu membentuk pribadi yang matang secara emosional dan rohani. Berdasarkan penelitian kualitatif berbasis studi pustaka, pendekatan Gestalt terbukti memberikan kontribusi positif dalam konseling pastoral Kristen. Pendekatan ini membantu jemaat mengenali dan menerima diri, membangun relasi yang sehat, serta bertumbuh dalam kematangan emosional dan rohani. Pendekatan Gestalt relevan diterapkan secara kritis dan bertanggung jawab dengan berlandaskan nilai kasih, penghargaan terhadap sesama, dan pemulihan dalam Kristus.