Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Token Economy untuk Meningkatkan On-Task Behavior pada Siswa ADHD Karina, Annisa Dian; Ni'matuzahroh, Ni'matuzahroh; Karmiyati, Diah
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 6, No 2 (2025): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/pib.v6i2.29931

Abstract

Siswa ADHD memiliki kemampuan pemusatan perhatian yang rendah dalam proses belajar, hal tersebut terwujud dalam perilaku memperhatikan tugas yang rendah atau dengan kata lain on-task behavior rendah. Intervensi token economy yang diketahui dapat meningkatkan on-task behavior pada siswa ADHD yang dapat membantu dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan token economyterhadap peningkatan durasi on-task behavior pada siswa ADHD. Responden dalam penelitian ini adalah seorang siswa laki-laki berusia 8 tahun yang telah didiagnosa ADHD, memiliki karakteristik utama rendahnya kemampuan pemusatan perhatian (inattention) dan durasi perilaku on-task yang rendah dalam memperhatikan tugas sekitar 1-2 menit. Metode dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain single case experimentalmenggunakan rancangan ABA. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi continuous recording yang dilaksanakan selama 16 sesi dan menerapkan intervensi token economy. Token diberikan ketika siswa mampu mencapai durasi yang telah ditetapkan, kemudian token yang telah terkumpul dapat ditukar dengan back-up reinforcer yang telah ditentukan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis hasil dengan grafik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa token economy mampu meningkatkan durasi on-task behavior siswa ADHD. Hal ini ditunjukkan dengan durasi on-task behavior di akhir sesi follow-up yang meningkat menjadi 9 menit dibanding sesi baseline yang berdurasi sekitar 1-2 menit.
The effectiveness of self-healing psychoeducation for fresh graduates experiencing a quarter-life crisis Karina, Annisa Dian; Djudiyah, Djudiyah
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 4 No. 6 (2026): February Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v4i6.2301

Abstract

Background: Quarter-life crisis is often experienced by fresh graduates and is characterized by uncertainty, decreased self-confidence, and emotional distress. Purpose: To evaluate the effectiveness of self-healing psychoeducation in improving participants' knowledge and preparedness to face the challenges of this transition period. Method: Using a one-group pretest–posttest design, participants completed a 20-item questionnaire before and after sessions that included material delivery, group discussions, case study analysis, and positive self-talk exercises. Results: The t-test results found a t = -7.464 with a significant change (p < .001), followed by an increase in the average score from pretest (M = 10.11) to posttest (M = 15.00), with a mean difference of 4.88 (SD = 1.96). Conclusion: Qualitative findings demonstrated active participation and direct application of self-healing techniques. This program was deemed effective in improving understanding and basic knowledge of facing quarter-life.crisis. Keywords: Fresh Graduates; Psychoeducation; Quarter-Life Crisis; Self-Healing.