Fajar, Anisya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Relationship Between Pharmaceutical Service Quality And Outpatient Satisfaction: HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN FARMASI DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN Raya, Yuni; Retno, Yosy; Kesuma, Andini; Armein; Muhajirin, Al; Oktora, Bunga; Fitrianingsih, Nining; Yuliana; Bustomi; Fajar, Anisya
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i1.923

Abstract

Background: Improving the quality of hospital services cannot be separated from the organization of pharmaceutical installations. Therefore, it is meaningful to focus on the quality of pharmacy installation services so that patient satisfaction can be obtained, which is in the form of convenience, speed, relationship, ability and hospitality addressed through attitudes and characteristics in providing services for consumer satisfaction. Objective: To analyze the relationship between pharmacy service quality and outpatient satisfaction. Methods: This research is correlational analytic with a cross sectional approach. The population in this study were 150 people, the number of samples in this study amounted to 75 patients with Non Probability Sampling technique using Accidental Sampling method. The results of the study were tested with the Kendall tau statistical test with a significance of α = <0.05 with the SPSS 25 program. The research instrument used a quality questionnaire and a patient satisfaction questionnaire. This research was conducted at RSUD Ciawi Bogor. Results: The results of the Kendall tau test with an error rate (α) = 0.05, obtained a p value = 0.484. This means that there is no significant relationship between the quality of pharmaceutical services and outpatient satisfaction. Conclusion: There is no relationship between pharmaceutical service quality and outpatient satisfaction at RSUD Ciawi, Bogor Regency.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 MP Simanjuntak, Benny; Fajar, Anisya; Oktora, Bunga; Fatimah, ST; Nurjaman, Deden; Adhie, Fajar; Bustomi, Bustomi; Yanti, Tisna; Yunita, Yunita; Fitrianingsih, Nining; Aliyupiudin, Yufi
Jurnal_Kebidanan Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Kebidanan Volume 15 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v15i2.357

Abstract

Pendahuluan: Keluarga memiliki peran yang sangat penting terhadap status kesehatannya, dengan penyakit kronis yang dihadapinya seperti diabetes melitus. Tingkat pengetahuan pun juga sangat penting terhadap kesembuhan pasien. Dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan dapat memberikan dampak positif terhadap kepatuhan manajemen perawatan pada penderita DM. Tujuan Penelitian: untuk menganalisa hubugan dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2. Metode Penelitian: Cara pengambilan sample menggunakan teknik simple random sampling yaitu dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden. Pengumpulan data diperoleh melalui penyebaran kuosioner. Analisa data yang digunakan adalan univariat dan bivariat dengan uji kendall’s tau. Hasil Penelitian: hasil uji statistik hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup diperoleh nilai p value sebesar 0,005 yang artinya p-value <0,05 sehingga Ha diterima, dan hubungan tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup diperoleh nilai p value sebesar 0,004 yang artinya p-value <0,05 sehingga Ha diterima. Kesimpulan: bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2. Saran: Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan keluarga penderita diabetes melitus sehingga lebih peduli dengan kesehatan. Disarankan kepada petugas kesehatan dapat terus memberikan penyuluhan dan informasi lebih lanjut terhadap masyarakat terutama tentang penyakit diabetes melitus.