Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Peningkatan Kepuasan Konsumen Melalui Store Atmosphere Di Cafe Rainder Coffee & Kitchen Menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) Cucu Ratnasih; Nadia Putri; Ahmad Rifans Maulana; Endang Silaningsih
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v3i2.1096

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi aspek store atmosphere yang penting dan berkinerja baik di Cafe Rainder untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Metode yang digunakan adalah kuisioner dan Importance Performance Analysis (IPA) dari 34 responden dengan berbagai latar belakang. Hasil menunjukkan bahwa aspek seperti papan nama, desain luar, aroma, dan display perlu perbaikan segera, sedangkan warna cat dan kebersihan sudah dipertahankan. Strategi yang disarankan adalah fokus pada peningkatan aspek prioritas utama dan mempertahankan yang sudah baik. Kesimpulannya, peningkatan aspek penting yang berkinerja rendah dapat meningkatkan pengalaman dan loyalitas pelanggan.
Briket Aromaterapi Berbasis Limbah: Inovasi Hijau Desa Cijujung untuk Ekonomi Berkelanjutan Endang Silaningsih; Dwi Gemina; Maria Magdalena Melani; Cucu Ratnasih; Dava Delistiana Putri; Rulistya Maharani; Ayu Amalia Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4444

Abstract

Pemanfaatan limbah ampas tapioka sebagai bahan baku briket energi alternatif merupakan inovasi ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan warga Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai jual sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan. Metode yang digunakan adalah deskriptif partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat secara signifikan, dengan rata-rata pemahaman naik dari 65,78% menjadi 96,37%. Produk yang dihasilkan berupa briket Cassafire dengan berbagai varian—briket original, aroma terapi, dan pengusir nyamuk—yang memiliki potensi pasar menjanjikan. Inovasi ini terbukti tidak hanya mengurangi limbah ampas tapioka, tetapi juga membuka peluang usaha baru, memperkuat perekonomian lokal, dan mendukung konsep pembangunan berkelanjutan.