Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Revolusi Industri 4.0 dan Pendidikan Nasional: Studi Perbandingan Respons Kebijakan Pendidikan Indonesia dan Singapura Ika Kurnia Sofiani; Lenny Afriani; Muhammad Asrofani; Sri Rahayu Ratna Ningsih
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5068

Abstract

Studi komparatif ini menganalisis respons kebijakan pendidikan Indonesia dan Singapura terhadap Revolusi Industri 4.0. Penelitian ini menelaah integrasi teknologi dalam pendekatan pedagogis dan desain kurikulum di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Singapura telah secara proaktif menerapkan reformasi pendidikan yang menekankan berpikir kritis dan keterampilan abad ke-21, yang berdampak pada prestasi siswa yang tinggi dan konsisten. Sebaliknya, Indonesia menghadapi tantangan dalam pemerataan akses pendidikan, infrastruktur teknologi, dan pelatihan guru. Meskipun Indonesia menunjukkan sikap optimis terhadap kemajuan teknologi, implementasi kebijakan yang terarah dan komprehensif sangat penting untuk meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan manfaat Revolusi Industri 4.0.
Integritas Kecerdasan (AI) dalam Pembelajaran PAI: Meningkatkan Pemahaman Konsep Tauhid di Era Society 5.0.: Penelitian Muhammad Aufa Muis; Mardiana; Sri Rahayu Ratna Ningsih; Alfin Nurofikoh
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1077

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran integritas kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan pemahaman konsep tauhid di era Society 5.0. Era Society 5.0 ditandai oleh kemajuan teknologi yang pesat, termasuk AI, yang memiliki potensi besar namun juga risiko dalam konteks pendidikan agama. Studi ini mengeksplorasi bagaimana AI dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk memperkuat pemahaman tauhid melalui media digital, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang muncul akibat keterbatasan AI dalam memahami aspek emosional dan spiritual yang mendalam dalam konsep tauhid. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi keterampilan 4C (critical thinking, communication, creativity, collaboration) bagi pendidik dalam memanfaatkan AI secara efektif dan bertanggung jawab, guna mencegah penyebaran informasi yang salah dan memastikan pemahaman tauhid yang komprehensif dan berimbang. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran PAI yang inovatif dan relevan di era digital