Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Agama Islam sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar Agustina, Tessa; Tamara, Tiwi; Alfarizi, Angga; Sufriadi, Rahmat; Febryanto, Rahmad
Jurnal Tinta Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Tinta
Publisher : Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnaltinta.v7i1.1921

Abstract

The phenomenon of radicalism among students is a serious challenge in the context of Indonesian national education. This study aims to analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) in forming moderate, tolerant, and nationalist characters in students as an effort to prevent radicalism. The method used is descriptive qualitative with case studies in several high schools in Bengkulu City, through observation, in-depth interviews with PAI teachers, and analysis of learning documentation. The results of the study indicate that PAI plays a strategic role in instilling the values of religious moderation through dialogical, contextual, and humanistic learning. PAI teachers actively integrate the values of tolerance, anti-violence, and national spirit in the learning process, and support religious activities that strengthen social solidarity and respect for diversity. Although there are obstacles such as a textual learning approach and lack of teacher training on the issue of radicalism, in general PAI is able to form students' ideological resilience against the infiltration of radicalism. This study recommends strengthening the curriculum of religious moderation, improving teacher competence, and collaboration between schools, families, and communities as effective strategies for preventing radicalism in the educational environment.
Bantuan Sosial sebagai Sarana Kekuatan Politik: Mengurai Batas Tipis dengan Politik Uang di Pemilu Padang 2024 Agustina, Tessa; Hendrick, Doni
Jurnal Studi Ilmu Politik Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Studi Ilmu Politik
Publisher : Prodi Ilmu Politik FISIP Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jsipol.v5i1.32739

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana bantuan sosial (bansos) bertransformasi dari instrumen kesejahteraan negara menjadi sarana kekuatan politik dalam kontestasi Pemilu Padang 2024. Secara normatif, bansos dirancang untuk melindungi masyarakat miskin dan rentan, namun dalam praktiknya sering bersinggungan dengan kepentingan elektoral sehingga memunculkan wilayah abu-abu antara kebijakan sosial yang legal dengan praktik politik uang yang terselubung. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah dokumen APBD Kota Padang, peraturan perundang-undangan terkait bansos dan pemilu, laporan kelembagaan, jurnal akademik, serta pemberitaan media mengenai distribusi bantuan menjelang pemilu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi lonjakan anggaran bansos pada tahun 2023 tahun pra-pemilu yang diikuti penurunan drastis pada 2024, mencerminkan pola pre-electoral resource mobilization. Penyaluran bansos yang terkonsentrasi pada bulan November-Desember semakin menegaskan adanya strategi distribusi yang beririsan dengan momentum politik. Pola tersebut bekerja melalui relasi pemerintah, relawan politik, dan pemilih sehingga menciptakan persepsi timbal balik yang menyerupai mekanisme politik uang meskipun tidak eksplisit. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa bansos dapat berfungsi sebagai kekuatan politik yang efektif dan menjadi bentuk vote-buying terselubung yang sulit ditangkap secara hukum namun kuat secara sosiologis. Temuan ini memperkuat urgensi regulasi pengawasan bansos menjelang pemilu dan pentingnya memisahkan dengan jelas peran negara sebagai pemberi kesejahteraan dari kepentingan elektoral aktor politik.