Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Usaha Ternak Kambing dan Domba dalam Membangun Ekonomi Mayarakat Bogor Suryani, Danu; Baharun, Abdullah; Brawijaya, Andri; Rohmadi, Agung; Maman, Asep
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2025): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v11i1.15941

Abstract

Desa Ciburayut menghadapi permasalahan sosial akibat tingginya risiko pekerjaan sebagai penambang pasir, yang menyebabkan banyak keluarga kehilangan kepala keluarga dan meningkatkan angka anak putus sekolah. Untuk mengatasi permasalahan ini, upaya pemberdayaan masyarakat melalui sektor peternakan domba dan kambing dilakukan, mengingat potensi wilayah yang mendukung. Program pemberdayaan dilaksanakan melalui kerja sama antara CV Kampung Domba dan perguruan tinggi, dengan fokus pada pelatihan keterampilan beternak, manajemen kesehatan ternak, pembangunan bank pakan, serta pengembangan sistem kloning usaha dan kemitraan inti plasma. Program ini bertujuan untuk mengalihkan sumber mata pencaharian masyarakat dari sektor penambangan pasir ilegal menuju sektor peternakan yang lebih berkelanjutan. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengurangan ketergantungan terhadap aktivitas ekonomi ilegal, serta kontribusi terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam aspek kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera.
Prinsip “Harato Pusako Tinggi” Masyarakat Matrilineal dalam Putusan Mahkamah Agung No.1877 K/PDT/2012 Rohmadi, Agung; Fauziah, Nazwa Siti; Yumarni, Ani; Ilyanawati, R. Yuniar Anisa
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i6.18141

Abstract

Dalam perkembangan dinamika hukum nasional dan pengaruh budaya islam di Indonesia, tidak menjadi alasan untuk menjalankan eksistensi dan prinsip Harato Pusako Tinggi dalam masyarakat matrilineal, khususnya dalam konteks Putusan Mahkamah Agung No. 1877 K/PDT/2012. Prinsip harato pusako tinggi pada dasarnya merujuk pada harta pusaka utama yang diwariskan secara turun-temurun melalui jalur perempuan. Berbeda dengan sistem patrilineal yang menekankan pewarisan melalui garis keturunan laki-laki, sistem matrilineal menempatkan perempuan sebagai pusat pewarisan kekayaan dan status sosial. Harta pusaka ini bukan hanya sekadar benda fisik, tetapi juga mencakup tanah, hak ulayat, dan berbagai aset lainnya yang memiliki nilai historis dan kultural yang tinggi bagi komunitas matrilineal. Putusan Mahkamah Agung Nomor 1877 K/PDT/2012 merupakan sebuah kasus penting yang mencerminkan kompleksitas penerapan hukum adat dalam konteks masyarakat matrilineal di Indonesia. Kasus ini berpusat pada sengketa kepemilikan atas dua bidang sawah yang diklaim sebagai harato pusako tinggi oleh para penggugat, yang merupakan anggota dari sebuah kaum matrilineal di Minangkabau.
Management of Facilities and Infrastructure in Improving the Quality of Learning Rohmadi, Agung; Rahmat; Ardianto, Ardianto
Journal of Education and Learning Innovation Vol. 1 No. 2 (2024): Education and Learning Innovation: September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/jelin.v1i2.55

Abstract

This study uses a type of qualitative research with a case study approach. The object of this research was carried out at SMK NU Losarang. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. Data sources in this study included school principals, vice principals, subject teachers, TU staff and students, as well as other informants related to the problems raised in this study.The purpose of this study is to describe how the management of planning, procurement, evaluation and implications for facilities and infrastructure at SMK NU Losarang.The results of the study show that the management of facilities and infrastructure in improving the quality of learning at SMK NU Losarang consists of planning, procurement, use, and evaluation. (1) Planning for facilities and infrastructure at SMK NU Losarang is carried out in stages, starting with a needs analysis through data collection in the meeting forum of the teacher council and staff and employees. (2) Procurement of facilities and infrastructure at SMK NU Losarang is carried out in various ways. Facilities and infrastructure are obtained from the results of submitting assistance to various parties such as the government, the community, individuals and others. (3) Evaluation of the management of school infrastructure in improving the quality of learning is carried out by way of oral reports or written reports which are carried out on; (a) weekly evaluation; (b) monthly evaluation; and (c) annual evaluation. (4) The implications of the management of facilities and infrastructure at SMK NU Losarang are increasingly visible with the increasing quality of learning and student achievement.