Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Antara Persepsi Dan Tingkat Kesadaran Siswa SMAN 02 Wonogiri Dalam Menghadapi Bencana Klimatologis Putri, Ajeng Santika; Ristiani, Trifia Safira; Rahmawati, Unsa Laini; Susilawati, Siti Azizah
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.44046

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara persepsi dan tingkat kesadaran siswa SMAN 02 Wonogiri dalam menghadapi bencana klimatologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner yang diisi oleh 251 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Variabel dalam penelitian meliputi persepsi siswa dan tingkat kesadaran siswa. Menurut Arum Ariningtyas, indikator persepsi siswa meliputi pengetahuan, pemahaman, serta penerapan dan indikator tingkat kesadaran siswa meliputi pengetahuan, sikap, serta tindakan. Teknik analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman untuk mengetahui hubungan antara persepsi dan tingkat kesadaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif yang lemah antara "Persepsi" dan "Tingkat Kesadaran" artinya ketika nilai "Persepsi" meningkat, maka nilai "Tingkat Kesadaran" cenderung ikut meningkat, tetapi hubungan tersebut tidak terlalu kuat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan program pendidikan kebencanaan yang lebih efektif di sekolah-sekolah, terutama di wilayah rawan bencana klimatologis
Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Bagi Tenaga Migran Indonesia di Thailand Puspita Dewi, Ratih; Hafida, Siti Hadiyati Nur; Wardhani, Puspita Indra; Nuryanti, Lusi; Bestari, Rochmadina Suci; Putri, Ajeng Santika; Yulianti, Eva; Billah, Mufid Mu'tashim
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21287

Abstract

Background: Bencana merupakan salah satu peristiwa yang dapat mengancam atau mengganggu kehidupan manusia yang disebabkan oleh faktor alam dan non alam. Thailand merupakan salah satu wilayah di Asia Tenggara yang memliki kerawanan terhadap bencana alam seperti banjir dan gempa bumi. Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana memerlukan ketrampilan dalam pengurangan risiko bencana namun, disatu sisi akses untuk memperoleh penguatan ketrampilan dalam pengurangan risiko bencana sangat terbatas khususnya bagi pekerja migran Indonesia. Tujuan: Untuk meningkatkan kemampuan tenaga migran Indonesia dalam menghadapi risiko bencana alam. Metode kegiatan ini berupa kegiatan pelatihan komprehensif mencakup penyampaian materi kebencanaan dan langkah-langkah mitigasi bencana yang diperlukan. Sasaran kegiatan ini adalah tenaga migran Indonesia di Bangkok, Thailand. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan ketrampilan tenaga migran dalam menghadapi risiko bencana alam, meningkatkan kesadaran terhadap hak-hak selama bencana dan akses layanan bencana, dan dapat berkontribusi dalam meraih tujuan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan dilaksanakan baik secara daring maupun luring. Hasil: Kegiatan dimulai sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan pada Bulan Maret hingga Mei 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan tenaga migran Indonesia yang berkerja di Bangkok, Thailand. Pengabdian ini fokus pada peningkatan resiliensi bencana bagi tenaga migran di Thailand. Kegiatan utama dalam pengabadian ini secara garis besar meliputi kegiatan identifikasi kebutuhan, pengembangan bahan ajar, diskusi kegiatan, pelatihan kebencanaan, dan tindak lanjut. Berdasarkan hasil analisis pengisian pretest dan postest kegiatan diperoleh bahwa peserta mengalami kenaikan literasi bencana sebesar 42%.
Analyzing Flood Disaster Risks in Senior High School: Envidence from Surakarta, Indonesia Putri, Ajeng Santika; Wibowo, Yunus Aris; Dewi, Ratih Puspita
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2025: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: Flood disasters represent one of the most critical environmental challenges in Surakarta, particularly in areas along the Bengawan Solo River watershed, where high rainfall intensity and rapid land use changes substantially increase inundation risk. Educational facilities, especially Senior High Schools, are vulnerable due to their spatial distribution, physical conditions, and population characteristics. This study aims to analyze flood hazard, vulnerability, and risk levels of Senior High Schools in Surakarta as a scientific basis for strengthening disaster preparedness and risk reduction within school environments. Methodology: This research employed a quantitative approach supported by spatial analysis. Flood hazard mapping was conducted using the Weighted Sum Method by integrating elevation, slope, rainfall, land use, and river proximity parameters. Vulnerability assessment was performed using physical and social indicators, including building condition, drainage, accessibility, population exposure, and institutional capacity, derived from secondary data and field surveys. Flood risk levels were identified through the integration of hazard and vulnerability components.Results: The results indicate that flood hazard areas in Surakarta are dominated by high and moderate classes, particularly in Serengan, Pasar Kliwon, and parts of Jebres District. Vulnerability analysis shows that fifty seven schools have high physical vulnerability and sixty six schools exhibit high social vulnerability. Combined vulnerability classification identifies fifty seven schools as high, twenty seven as medium, and one as low. Flood risk analysis indicates that fifty one schools fall into the high risk category.Applications/Originality/Value: This study provides an assessment of flood risk in educational facilities and supports School Based Disaster Preparedness Programs to enhance resilience.