Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dinamika Kelompok Dalam Konteks Pendidikan dan Organisasi Sabet, Kristina Novaeli; Ratu, Meliana Riwu; Huky, Stella Elsha Putri Rihi; Tasoin, Asiana Agalta; Takaeb, Afrona E.L; Nayoan, Christina R.
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i1.467

Abstract

Dinamika kelompok adalah salah satu elemen penting yang mempengaruhi keberhasilan interaksi sosial di dalam dunia pendidikan dan organisasi. Dinamika ini meliputi cara hubungan terbentuk, peran masing-masing individu, cara komunikasi, serta langkah-langkah pengambilan keputusan dalam kelompok. Dalam dunia pendidikan, dinamika kelompok berperan dalam meningkatkan kemampuan kerja sama, memotivasi peserta didik, serta membentuk karakter dan keterampilan sosial. Di sisi lain, dalam organisasi, dinamika kelompok memberikan dampak besar terhadap kinerja tim, efektivitas kepemimpinan, dan pencapaian tujuan bersama. Memahami dinamika kelompok secara mendalam adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang harmonis, produktif, dan mampu beradaptasi. Penelitian ini menyoroti pentingnya strategi pengelolaan kelompok yang tepat untuk memaksimalkan potensi individu serta kolektif dalam meraih hasil terbaik.
Edukasi untuk Efektivitas Pemanfaatan Layanan Mobile JKN Pada Penyintas Hipertensi di Klinik Graha Medika Wahyuni , Maria Magdalena Dwi; Dake, Agnes Maria Goreti; Neolaka, Jefri Arisamsi; Tasoin, Asiana Agalta; Lewar, Benedicta Sabu; Igo, Fransiska Natalia; Hewe, Karolina Liho; Duli, Maria Alfonsia Deran; Peu, Sarlin Dasent Merisanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3284

Abstract

Penyakit tidak menular seperti hipertensi kini menjadi masalah kesehatan global yang membutuhkan perhatian serius. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang menyebabkan banyak kematian di dunia. Berdasarkan data WHO, lebih dari 1,28 miliar orang dewasa di dunia menderita hipertensi, dengan sebagian besar kasus terjadi di negara berkembang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan mendorong perubahan perilaku positif dalam pemanfaatan layanan digital kesehatan, khususnya aplikasi Mobile JKN, di kalangan penyintas hipertensi. Metode yang digunakan adalah edukasi individual disertai pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Sasaran kegiatan ini adalah 30 penyintas hipertensi di Klinik Graha Medika, Kota Kupang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 48% setelah dilakukan edukasi, yang membuktikan bahwa kegiatan ini efektif dalam meningkatkan  kesadaran peserta terhadap pentingnya penggunaan Mobile JKN sebagai sarana pendukung pemantauan dan pengelolaan hipertensi secara berkelanjutan.
OVERVIEW OF VACCINE-PREVENTABLE DISEASES SURVEILLANCE AND COMPLETE BASIC IMMUNIZATION COVERAGE AT CAMELIA POSYANDU Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Landi, Soleman; Litelnoni, Aletha Anasthasya; Naisais, Marsela Candra; Tasoin, Asiana Agalta; Yusuf, Dea Benita; Meilyani, Rany
JURNAL WIDYA MEDIKA Vol. 12 No. 1 (2026): March
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jwm.v12i1.7952

Abstract

Vaccine-preventable diseases (VPDs) remain a global health challenge. In Indonesia, immunization coverage has not yet reached the national target, particularly in East Nusa Tenggara Province, which recorded only 79.04% coverage in 2024. This study aimed to describe VPD surveillance and immunization coverage at the Camelia Integrated Health Service Post, involving 30 toddlers, through examination of health cards and interviews. The study used a qualitative approach with a retrospective descriptive analytical design. Surveillance was conducted through five stages: data collection, monthly data processing, analysis, ACER reporting, and follow-up in the form of catch-up immunization. The results showed that 33.3% of children were fully immunized on time, 30% experienced delayed immunization, and 36.7% had incomplete immunization status. DPT-HB-Hib (32.8%) and oral polio vaccine (23%) were the most frequently delayed vaccines due to parents’ lack of knowledge, concerns about side effects, child illness, busy schedules, limited access to services, and insufficient family support. The study concluded that although immunization coverage was not yet optimal, the implementation of VPD surveillance and a consistent catch-up immunization program effectively prevented VPD cases in the Camelia Posyandu area. Recommendations include strengthening digital recording systems, continuing health education, implementing digital reminder systems, optimizing home visits, and conducting periodic evaluations.