Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dinamika Kelompok Dalam Konteks Pendidikan dan Organisasi Sabet, Kristina Novaeli; Ratu, Meliana Riwu; Huky, Stella Elsha Putri Rihi; Tasoin, Asiana Agalta; Takaeb, Afrona E.L; Nayoan, Christina R.
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i1.467

Abstract

Dinamika kelompok adalah salah satu elemen penting yang mempengaruhi keberhasilan interaksi sosial di dalam dunia pendidikan dan organisasi. Dinamika ini meliputi cara hubungan terbentuk, peran masing-masing individu, cara komunikasi, serta langkah-langkah pengambilan keputusan dalam kelompok. Dalam dunia pendidikan, dinamika kelompok berperan dalam meningkatkan kemampuan kerja sama, memotivasi peserta didik, serta membentuk karakter dan keterampilan sosial. Di sisi lain, dalam organisasi, dinamika kelompok memberikan dampak besar terhadap kinerja tim, efektivitas kepemimpinan, dan pencapaian tujuan bersama. Memahami dinamika kelompok secara mendalam adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang harmonis, produktif, dan mampu beradaptasi. Penelitian ini menyoroti pentingnya strategi pengelolaan kelompok yang tepat untuk memaksimalkan potensi individu serta kolektif dalam meraih hasil terbaik.
Peningkatan Pengetahuan Peserta dan Calon Peserta Melalui Edukasi Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Saputri, Febriani Mega; Mellu, Joel; Sabet, Kristina Novaeli; Tukan, Maria Kurniawati; Naisais, Marsela Candra; Ratu, Meliana Riwu; Weruin, Nonna Suku
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3297

Abstract

Kegiatan edukasi mengenai penggunaan aplikasi Mobile JKN dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan peserta dan calon peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam menggunakan layanan digital BPJS Kesehatan. Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap fitur-fitur aplikasi menyebabkan banyak peserta masih memilih layanan konvensional. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang manfaat dan cara penggunaan aplikasi Mobile JKN melalui metode edukasi door-to-door dengan media PowerPoint dan demonstrasi langsung menggunakan laptop dan ponsel. Sebanyak 30 responden dipilih secara acak untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa skor rata-rata pre-test sebesar 73 (44)% meningkat menjadi 92,67 (56%) pada post-test atau meningkat sebesar 12%. Seluruh peserta mencapai kategori "baik" menurut standar penilaian BPJS Kesehatan (≥80%). Peserta juga menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek pemahaman fitur layanan, seperti antrean online, perubahan fasilitas kesehatan, pembayaran iuran, dan penggunaan fitur pengaduan. Hasil ini sejalan dengan penelitian Hidayat dkk. (2023) yang menemukan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 37,4% setelah diberikan lokakarya Mobile JKN di Puskesmas Cikarang. Dengan demikian, edukasi berbasis praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital masyarakat dalam penggunaan aplikasi Mobile JKN dan mendukung transformasi digital layanan kesehatan di Indonesia.
OVERVIEW OF MALARIA SURVEILLANCE IN THE ELIMINATION PHASE AT THE OESAPA COMMUNITY HEALTH CENTER Wahyuni , Maria Magdalena Dwi; Landi, Soleman; Pare, Maria Saveryani Dua; Sabet, Kristina Novaeli; Dubu, Yansenin; Manu, Nadia Margarita
JURNAL WIDYA MEDIKA Vol. 12 No. 1 (2026): March
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jwm.v12i1.7924

Abstract

Malaria remains a significant public health challenge, particularly in regions that have achieved elimination but remain vulnerable to imported cases due to high population mobility. This study describes the malaria surveillance system at the Oesapa Community Health Center during the elimination phase, specifically assessing its readiness to detect, report, and respond to cases in a timely. Employing a qualitative descriptive design, the study involved five key informants through in-depth interviews and document reviews, followed by a narrative analysis of planning, implementation, monitoring, and evaluation. The results indicate that all surveillance stages align with national guidelines, including data-driven planning, early detection via laboratory testing, travel history recording, and routine reporting. While the system at Oesapa is categorized as 'good,' enhancements in human resource capacity, migration surveillance, and cross-sector coordination are essential to prevent malaria reintroduction and sustain elimination status.