Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Semantic Issues and Their Resolution in Linguistic Studies Nur Hidayanti, Eka; Novita Harianja, Chorry; Sari, Rulia; Asrahapiza; Balqis, Ratu; Hana Pebriana, Putri
The Future of Education Journal Vol 4 No 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i6.627

Abstract

Semantic studies in linguistics are a fundamental aspect of understanding the structure of meaning and language interpretation. However, in practice, various semantic issues arise, such as ambiguity, meaning deviation, semantic shifts, and the use of metaphors—particularly in the increasingly evolving digital communication landscape. This article provides an in-depth analysis of these forms of semantic problems and presents scientific approaches to address them. Through a literature review of various relevant sources and studies, it is found that semantic issues are dynamic and contextual in nature; thus, their resolution requires an interdisciplinary approach involving pragmatics and sociolinguistics. Contextual understanding of semantics is key to bridging meaning gaps in language interaction.
Analisis Sintaksis Bahasa Indonesia Dalam Konteks Penulisan Di Media Sosial (Tiktok) Alwisa, Hastika; Aulia, Silvia; Novi Safitri, Elsa; Ramadhani, Suci; Hana Pebriana, Putri
Educazione: Jurnal Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2025): EDUCAZIONE (AGUSTUS) 2025
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educazione.v2i1.31

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi, termasuk dalam penggunaan bahasa Indonesia. TikTok, sebagai platform berbasis video pendek, menjadi ruang interaksi yang tidak hanya bersifat visual tetapi juga linguistik, terutama melalui penulisan caption, komentar, dan teks visual. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk sintaksis dalam penulisan bahasa Indonesia di TikTok, yang kerap menyimpang dari struktur kalimat baku. Dengan pendekatan deskriptif-kualitatif dan kerangka sosiolinguistik, penelitian ini menemukan bahwa pengguna TikTok sering menggunakan kalimat eliptis, fragmentaris, dan ekspresif yang tidak mengikuti pola Subjek-Predikat-Objek-Keterangan (SPOK). Fenomena ini tidak dapat serta-merta dianggap sebagai kesalahan, melainkan sebagai bentuk adaptasi terhadap konteks komunikasi digital yang cepat, ringkas, dan berbasis emosi. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran penting dalam membentuk gaya penulisan baru yang mencerminkan dinamika sosial-budaya masyarakat digital.