Siti Atiqoh
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Competency And Character Based Integrative Assessment Model In Islamic Religious Education (PAI) Learning Siti Khoerunnisa; Siti Atiqoh; Siti Lathifah; Akil; Abdul Azis
Classroom: Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2025): March
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/classroom.v2i1.27

Abstract

Assessment in Islamic Religious Education (PAI) learning is often still focused on the cognitive aspect, while the affective and psychomotor aspects receive insufficient attention. This contradicts the principle of educational assessment, which should holistically encompass knowledge, attitudes, and skills. This study aims to examine the implementation of assessment in all three aspects of PAI across various educational levels, identify challenges in developing a holistic assessment system, and propose an integrative assessment model based on competencies and character within the context of the Merdeka Curriculum. The method used is a qualitative study with a descriptive-analytic approach based on literature review and document analysis. The results show that affective and psychomotor assessments are still partial and lack standardization, especially outside Islamic educational institutions such as pesantren. The main challenges include limited assessment instruments, the absence of cross-level guidelines, and low teacher capacity in designing holistic assessments. Therefore, an integrative assessment model is needed that aligns with the principles of the Merdeka Curriculum, combining authentic and character-based assessments. This study offers an assessment framework that includes indicators of spiritual, social, cognitive, and religious practice competencies. It is expected that this model can serve as a solution in realizing a well-rounded and balanced Pancasila student profile.
HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK YANG PERLU DAN DAPAT DIDIDIK Siti Atiqoh; Binti Maunah
Adabiyah Islamic Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Adabiyah Islamic Journal
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/aij.v2i1.12082

Abstract

Penulisan Jurnal ini bertujuan untuk mendeskripsikan, memahami serta mengetauhi hakikat manusia sebagai makhluk perlu dan dapat dididik. Metode yang digunakan dalam jurnal ini yaitu menggunakan pendekatan kajian pustaka atau library research yang berisi tentang teori yang sesuai dari materi yang dibahas. Pendekatan pustaka ini menganalisis dan menjadikan literatur tertulis berupa buku, jurnal ilmiah dan dokumen-dokumen baik berbentuk cetak maupun elektronik yang relevan sebagai sumber utama. Manusia merupakan salah satu makhluk Allah yang paling sempurna baik dari segi fisik maupun rohaniyah. Manusia diberi anugerah dan kemampuan untuk mengembangkan potensi yang dia miliki guna mencapai harkat dan martabat manusia yang sempurna. Pendidikan merupakan bagian dari upaya untuk membantu manusia memperoleh kehidupan yang bermakna. Manusia perlu dididik sebab manusia lahir dalam keadaan yang tidak berdaya , tidak langsung menjadi manusia yang dewasa yang tau mana baik dan buruk. Selain itu, manusia dapat dididik sebab manusia mahkluk yang dikaruniai akal pikiran. Pendidikan sangat diperlukan untuk mengembangkan potensi yang ada pada manusia.