p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sains Kesehatan
S. Effendi, S. Effendi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengetahuan Berhubungan dengan Kesiapsiagaan Menghadapi Tsunami pada Siswa SMK di Kota Bengkulu Rahmawati, Ida; S. Effendi, S. Effendi; Sasmita, Fatima Nuraini
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.1.93-100

Abstract

Tsunami merupakan serangkaian gelombang raksasa yang bergerak sangat cepat, terjadi akibat adanya pergerakan air yang tiba-tiba di dasar laut, dan dapat mengakibatkan kerusakan, kerugian harta benda, serta hilangnya nyawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tsunami pada siswa SMK di Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di salah satu sekolah SMK Kota Bengkulu berjumlah 140 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah simple random sampling didapatkan sebanyak 58 orang. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis univariat, dan bivariate menggunakan uji rank spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 58 sampel, terdapat 44 orang (75,9%) berpengetahuan baik dan 51 orang (87%) memiliki kesiapsiagan yang baik.. Hasil analisis korelasi Rank Spearman (rho) diperoleh nilai = 0,370 dengan p-value = 0,04 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana tsunami pada siswa SMKN Kota Bengkulu. Diharapkan siswa memiliki kesiapsigaan yang baik di sekolah, agar jika terjadi bencana mereka telah siap untuk melindungi diri sendiri dan lingkungan sekitarnya. Kata Kunci: kesiapsiagaan, pengetahuan, siswa, tsunami
Analisis Pengetahuan dan Sikap Sebagai Determinan Kepatuhan Personal Protective Equipment (PPE) pada Pekerja Industri Semen Aprianti, Rina; Rusadi, Pramita; S. Effendi, S. Effendi; Sanisahhuri, Sanisahhuri
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.3.337-347

Abstract

Kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan upaya preventif krusial dalam menekan angka kecelakaan kerja dan Penyakit Akibat Kerja (PAK), terutama pada industri semen yang memiliki risiko paparan debu silika dan bahaya fisik tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap pekerja dengan kepatuhan penggunaan APD di PT. Semen Indogreen Sentosa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh tenaga kerja bagian produksi di PT. Semen Indogreen Sentosa, dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner terstruktur yang telah diuji validitasnya serta lembar observasi langsung untuk menilai kepatuhan di lapangan. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji chi-square untuk menguji signifikansi hubungan antar variabel. Hasil penelitian secara univariat menunjukkan bahwa dari 53 responden, sebanyak 35 orang (66,0%) masuk dalam kategori tidak patuh dalam penggunaan APD lengkap. Hasil analisis juga menunjukkan 41,5% responden memiliki pengetahuan kategori kurang dan 58,5% responden memiliki sikap tidak mendukung (unfavorable). Hasil uji bivariat membuktikan bahwa pengetahuan dan sikap memiliki hubungan signifikan terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja. Secara statistik, pengetahuan menunjukkan pengaruh yang lebih kuat (p=0,001; C=0,450) dibandingkan faktor sikap (p=0,012; C=0,327). Sebagai langkah strategis, perusahaan perlu meningkatkan literasi keselamatan melalui sosialisasi dan pelatihan K3 secara berkala. Selain itu, optimalisasi fasilitas APD yang ergonomis, penguatan pengawasan, serta pemberian reward menjadi kunci utama untuk menginternalisasi perilaku patuh demi mewujudkan budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.Kata kunci: APD, kepatuhan, pekerja, pengetahuan, sikap