Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Sistem Penerimaan Dan Penyimpanan Obat Di Apotek X Purwokerto Ramaliih, Kusuma Digit; Devi Andiani Putri; Yunarti, Kresensia Stasiana; Sofiah, Siti Asadu; Wibowo, Edwar Randi
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi sistem penerimaan dan penyimpanan obat di Apotek X Purwokerto sesuai dengan standar pelayanan kefarmasian di apotek, dengan latar belakang pentingnya pengelolaan obat yang baik untuk menjamin kualitas terapi bagi pasien. Metode yang digunakan adalah observasional deskriptif melalui checklist, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama tiga bulan dari Januari, Maret dan April 2025. Hasil menunjukkan bahwa sistem penerimaan obat mencapai kesesuaian 87,5% dan sistem penyimpanan obat 94,44%, keduanya dalam kategori "Sangat Baik". Proses penerimaan meliputi pencocokan nama, jumlah, jenis sediaan, serta pengecekan expired date dan nomor batch, Sedangkan dalam hal penyimpanan mengikuti prosedur pengaturan suhu dan sistem distribusi FIFO serta FEFO. Kesimpulannya, Apotek X Purwokerto telah memenuhi standar pelayanan kefarmasian yang ditetapkan, meskipun terdapat beberapa aspek yang perlu perbaikan. Rekomendasi meliputi evaluasi berkelanjutan dan peningkatan pelatihan staf serta penggunaan teknologi informasi dalam pengelolaan inventaris.
Evaluasi Rasionalitas Peresepan dan Penggunaan Obat Antiepilepsi pada Pasien Epilepsi Poli Saraf Rosvita, Fara; Rosyadi, Anwar; Wibowo, Edwar Randi; Putri, Devi Andiani
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 22 No 1 (2026): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Epilepsi merupakan gangguan neurologis kedua tertua setelah stroke yang memerlukan terapi jangka panjang dengan Obat Antiepilepsi (OAE). Penggunaan OAE harus rasional untuk mencegah efek samping dan mencapai tujuan terapi yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi rasionalitas peresepan dan penggunaan OAE pada pasien epilepsi poli saraf di RSU Aghisna Medika Sidareja periode Juli-Oktober 2024. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data yang diambil dari rekam medik pasien epilepsi poli saraf. Evaluasi meliputi skrining administrasi, farmasetik, dan klinis, pola penggunaan OAE, serta rasionalitas berdasarkan parameter 4T (tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, tepat dosis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 189 pasien, mayoritas berjenis kelamin perempuan (57,7%) dengan kelompok usia terbanyak adalah dewasa (20-44 tahun) sebesar (67,2%). Skrining resep menunjukkan kelengkapan kategori administrasi pada nama pasien (100%) dan kategori farmasetik pada nama obat (100%). Evaluasi rasionalitas menunjukkan ketepatan indikasi, pasien, dan obat sebesar 100%, sedangkan ketepatan dosis sebesar (92,1%). Monoterapi paling banyak digunakan adalah phenytoin (56,6%), sedangkan politerapi terbanyak adalah kombinasi phenytoin dan divalproex sodium (12,2%). Kesimpulan yang dapat diambil yaitu peresepan dan penggunaan OAE poli saraf di RSU Aghisna Medika Sidareja umumnya sudah rasional, namun masih terdapat ketidaktepatan dosis pada sebagian resep.