Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Tenaga Perawat di Rumah Sakit: Studi Kasus Ruang Bedah Anak Wardatul Ullya; Rachmah; Mayanti Mahdarsari; Putri Mayasari; Muhammad Yusuf
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 7 No 1 (2025): March
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v7i1.617

Abstract

Perencanaan kebutuhan tenaga perawat merupakan faktor kunci untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam pelayanan keperawatan. Studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis dan menghitung kebutuhan tenaga perawat pada ruang rawat bedah anak di sebuah Rumah Sakit dengan menggunakan metode Douglas, Gillies, dan Swansburg. Metode yang digunakan pada studi kasus ini adalah deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi. Populasi pada penelitian ini adalah 27 perawat di ruang bedah anak. Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang dikembangkan untuk mengetahui tingkat ketergantungan pasien dan jam kerja perawat di ruangan. Hasil analisis kebutuhan tenaga perawat menunjukkan bahwa berdasarkan metode Douglas dan Swansburg dibutuhkan sebanyak 30 perawat, sementara dengan metode Gillies dibutuhkan 35 perawat. Berdasarkan studi kasus dengan menggunakan tiga metode, maka diketahui bahwa kekurangan perawat berkisar antara 3-8 perawat. Hasil analisis ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk manajer di Ruang Rawat Bedah Anak agar dapat mengusulkan penambahan perawat di Ruang Rawat Bedah Anak sesuai kebutuhan agar tidak berdampak terhadap kualitas asuhan dan pelayanan keperawatan. Dengan jumlah tenaga yang memadai, diharapkan kualitas asuhan keperawatan serta pengelolaan beban kerja dapat tercapai secara optimal.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KEPERAWATAN DIRUANG RAUDHAH 1 RSUDZA BANDA ACEH Yusuf, Muhammad; Rachmah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3567

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan manajemen keperawatan secara sistematis dalam meningkatkan mutu pelayanan melalui penguatan komunikasi terapeutik dan optimalisasi program keselamatan pasien di Ruang Raudhah 1 RSUDZA Banda Aceh. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan implementatif berbasis fungsi manajemen (planning, organizing, actuating, controlling/POAC) melalui tahapan pengkajian, analisis masalah, penentuan prioritas dengan metode NcMSAM, perencanaan dan pelaksanaan intervensi, serta evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kepada 16 perawat pelaksana dan pasien, wawancara kepala ruangan, observasi langsung, serta Focus Group Discussion (FGD). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masalah prioritas adalah belum optimalnya komunikasi terapeutik (skor 73) dan pencegahan risiko jatuh (skor 69). Intervensi yang dilakukan berupa pembuatan video roleplay komunikasi terapeutik, poster edukatif, serta penanda risiko jatuh. Evaluasi menunjukkan peningkatan pelaksanaan komunikasi terapeutik pada seluruh fase serta kepatuhan 100% terhadap indikator pencegahan risiko jatuh sesuai standar keselamatan pasien. Simpulan, implementasi manajemen keperawatan berbasis fungsi manajemen POAC efektif dalam meningkatkan kualitas komunikasi terapeutik dan optimalisasi patient safety, sehingga mendukung mutu pelayanan keperawatan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.