Meranti, Meranti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DENGAN PENERAPAN INTERVENSI COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY Meranti, Meranti; Avelina, Yuldensia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3043

Abstract

Halusinasi adalah persepsi yang salah atau palsu tetapi tidak ada rangsangan yang menimbulkannya (tidak ada objeknya)sekalipun tidak nyata. Cognitive Behavior Therapy adalah intervensi terapeutik yang bertujuan untuk mengurangi perilaku yang mengganggu dan maladaptif dengan mengembangkan proses kognitif. Tujuan studi kasus ini adalah melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi pendengaran dengan penerapan intervensi Cognitive Behavior Therapy di Wilayah Kerja Puskesmas Kopeta. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek studi kasus adalah klien dengan masalah keperawatan halusinasi pendengaran di Wilayah kerja Puskesmas Kopeta sebanyak 2 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik, dan studi kasus. Instrumen yang digunakan adalah format asuhan keperawatan jiwa dan pedoman Cognitive Behavior Therapy. Penerapan Cognitive Behavior Therapy  selama 6 hari, 1 kali sehari selama 30 menit. Analisa data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua klien mengikuti Cognitive Behavior Therapy  sampai selesai kegiatan. Klien Tn. G.D belum mampu melakukan cognitive behavior therapy sedangkan Tn. A.M mampu melakukan cognitive behavior therapy. Pemberian Cognitive Behavior Therapy  dapat membantu klien untuk mengontrol halusinasi. Cognitive Behavior Therapy  diharapkan dapat dilanjutkan oleh klien di rumah dan keluarga dapat terus memotivasi klien melakukan teknik  yang sudah diajarkan.Kata Kunci : Cognitive Behavior Therapy,  Halusinasi pendengaran