Ndruru, Ignasius Ivan Kurnia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning , Discovery dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola di SMA Negeri 5 Medan Ndruru, Ignasius Ivan Kurnia; Lestari, Dewi Ayu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27437

Abstract

Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen. Metode eksperimen adalah metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh treatment (perlakuan) tertentu (Sugiyono, 2016:241). Desain penelitian yang digunakan adalah by level 2 x 2 dengan terdapat tiga variabel penelitian, yaitu satu variabel terikat dan dua variabel bebas. Sampel penelitian adalah 25 siswa SMA N. 5 Medan, Instrumen yang digunakan adalah rubrik hasil belajar dribble dan angket minat belajar siswa. Hasil penelitian : 1) Berdasarkan hasil analisis varian pada daftar lampiran, pada taraf α=0,05 maka diperoleh Fh > Ft yaitu 6,98 > 4,06. Sehingga dapat ditarik kesimpulan keseluruhan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar dribble sepak bola pada siswa yang belajar dengan PBL dan discovery. 2) Kemudian dilanjutkan dengan uji tukey pada kelompok A1B1 dan A2B1 dimana Qh = 9,7 dan Qt = 2,95 dapat disimpulkan bahwa hasil belajar dribble sepak bola dalam siswa dengan minat belajar tinggi yang belajar dengan menggunakan model PBL lebih baik daripada model discovery. 3) Kemudian dilanjutkan dengan uji tukey pada kelompok A2B2 dan A1B2 dimana Qh = 17,7 dan Qt = 2,95 dan berdasarkan hasil ini dapat ditarik kesimpulan bahwa discovery lebih baik dari pada PBL terhadap hasil belajar dribble sepak bola pada siswa yang memiliki minat belajar rendah. 4) Berdasarkan hasil analisis varian dalam penelitian ini, pada taraf α=0,05 maka diperoleh Fh > Ft yaitu 89,10 > 4,06. Sehingga dapat ditarik kesimpulan keseluruhan bahwa terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan minat belajar terhadap hasil belajar dribble sepak bola.
Optimalisasi Pembelajaran PJOK SMK melalui Sinergi Deep Learning dan Project-Based Learning: Dampak terhadap Keterlibatan Multidimensional dan Kemandirian Belajar Siswa Alhumary, Farid M; Aprial. M, Benny; Andika, I Gede Angga; Nofrizal, Dedi; Priono, Joko; Novetra, Joka; Lestari, Dewi Ayu; Kurniati, Rizki; Ndruru, Ignasius Ivan Kurnia; Laia, Yuspiter; Nasution, Lukman
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 5 No. 02 (2026): July Issue, 2026
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v5i02.25

Abstract

The 21st-century learning paradigm demands the transformation of physical education pedagogy from teacher-centered to constructivist approaches that facilitate meaningful learning. This paper aims to optimize vocational physical education through the integration of Deep Learning based on Project-Based Learning (PjBL) to enhance student engagement and self-regulated learning. The community service activity employed an educative-participatory approach involving five teachers and 120 students at SMK Negeri 14 Medan. The stages included initial assessment, conceptual training, implementation workshops, and comprehensive evaluation. Instruments comprised pedagogical understanding tests, Student Engagement questionnaires, Self-Regulated Learning scales, FGDs, and classroom observations. Results indicated significant improvements in teachers' conceptual understanding (N-Gain 0.69; p<0.05), student engagement across cognitive (+39.2%), behavioral (+42.5%), and emotional (+35.8%) dimensions, and self-regulated learning (N-Gain 0.53). The Deep-PjBL integration effectively transformed conventional physical education into meaningful learning that develops higher-order thinking skills and health literacy among vocational students. The establishment of the "Geriak PJOK Medan" Community of Practice ensures the sustainability of pedagogical innovation post-intervention.