Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Olahraga terhadap Perkembangan Fisik dan Kesehatan Mental Siswa Sekolah Dasar Zahidah, Devira Nasywa; Lutfiah, Nayla; Ramadhanti, Ananda Putri; Safarudin, Ahmad Fauzi Nur; Fadhlillah, Hasya Ziyan Imani; Firmayanti, Rifia; Vedwina, Marbun Sestio; Mulyana, Agus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28618

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi aktivitas olahraga terhadap pertumbuhan fisik dan kesehatan mental siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan melalui metode kajian pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur akademik yang relevan. Hasil temuan menunjukkan bahwa olahraga secara konsisten mendukung peningkatan kebugaran tubuh, termasuk daya tahan fisik, kekuatan otot, serta kelincahan gerak. Di sisi lain, aktivitas fisik yang teratur juga berperan dalam memperkuat aspek psikologis siswa, seperti pengendalian emosi, peningkatan fokus belajar, pengurangan stres, serta peningkatan rasa percaya diri. Selain manfaat personal, olahraga juga menumbuhkan nilai-nilai sosial seperti kerja sama, sportivitas, dan empati melalui interaksi dengan teman sebaya. Dengan demikian, olahraga berfungsi sebagai medium penting dalam membentuk perkembangan menyeluruh siswa pada usia sekolah dasar.
Intervensi Psikologi Untuk Meningkatkan Ekspresi Diri Anak Pendiam Pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar Al-Munawaroh Lutfiah, Nayla; Abidin, Yunus; Undayasari, Dwi
Jurnal Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2025): PEDASUD - Agustus
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/pedasud.v2i2.390

Abstract

This study airms to improve the self expresions of quite students through structured psychological interventions tailored to the needs of third grade students at SD AL-Munawarah. The intervention included play therapy, group guidance, and role playing activities designed to be supportive and engaging. The research used a Classrom Action Research (CAR) design conducted in one cycle over ten days. Threequite students ewre identified based on teacher observations and interviews. Data were collected using observations, interviws, and self expresions questionnaires administered before and after the the intervention. Result showed a 35% increase in self expression scores. student became more confident in speaking, participating in group work, and engagging with peers. Teachers reported  improve emosional expression and clasroom interaction. The study concludes that psychological interventions can help quiet student express themselves better and contribute to a more inclusive, make student feels more comfortable, so that student get equal potential opportunities with other friend, and suppoortive classroom environment
Studi Psikologi Sosial sebagai Dasar Pengembangan Karakter Peserta Didik di Lingkungan Masyarakat An’umillah, Azifah; Ramadhani, Helma Tri; Lutfiah, Nayla; Rustini, Tin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji peran psikologi sosial dalam pengembangan karakter siswa di lingkungan. Masyarakat melalui metode studi literatur. Seiring dengan perkembangan zaman dan maraknya globalisasi, Pendidikan karakter sangat dibutuhkan untuk menjaga kepribadian dan moralitas siswa. Perkembangan karakter siswa bukan hanya dipengaruhi oleh pendidikan formal, tapi juga dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Dengan menggunakan pendekatan studi literatur. artikel ini mengumpulkan dan menganalisis dari berbagai sumber yang relevan terkait. psikologi sosial terhadap perkembangan karakter siswa yang berasal dari beberapa faktor, seperti keluarga, teman sebaya, sekolah, lingkungan, Masyarakat, media, dan norma sosial yang berlaku pada proses perkembangan karakter siswa. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa Pendidikan psikologi sosial memberikan pengaruh yang krusial bagi pengembangan karakter siswa. Lingkungan sosial yang mendukung membantu pengembangan karakter siswa dengan baik, sementara pengaruh lingkungan yang negatif dapat memperlambat dan mengubah arah karakter siswa. Maka dari itu diperlukan Kerja sama antara Pendidikan formal dan sosial dalam Upaya pengembangan karakter siswa yang lebih baik.
CORRUPTION AND THE FORMATION OF CHARACTER IN INDONESIA'S YOUNG GENERATION: AN EMPIRICAL STUDY OF SOCIAL VALUES An’umillah, Azifah; Lutfiah, Nayla; Sofwatunnisa, Najwa Aulia; Wahyuningsih, Yona
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol. 5 No. 4 (2025): Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/wcy9g034

Abstract

The phenomenon of corruption in Indonesia has become a complex and systemic social problem , transcending moral, legal, and cultural boundaries. Corrupt practices not only cause material losses and undermine the governance system, but also have a significant impact on the character formation of the younger generation. This study aims to analyze the relationship between corrupt practices and the formation of moral values, ethics, and integrity of Indonesia's younger generation through a mixed literature study approach. This method combines systematic review ( Systematic Literature Review (SLR) with theoretical analysis of morality and social issues. The study results show that corruption causes a degradation of the values of honesty, responsibility, and social trust among adolescents and young adults. The crisis of public role models reinforces moral dissonance, which hinders the development of post-conventional character. The main findings confirm that anti-corruption character education based on the social ecosystem—including family, school, media, and community—plays a crucial role in building the moral immunity of the younger generation. This study suggests a Social -Moral Immunity model. Framework (SMIF) which emphasizes collaboration between the government, educational institutions, and civil society to form a generation with integrity and resilience against the normalization of corrupt behavior.