Nabila Safitri, Siti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan antara Perceived Anonymity dengan Perilaku Cyberbullying pada Remaja di Sosial Media Maharani, Puan; Nabila Safitri, Siti; Fenny Kirana Putri, Dea; Salsabila, Putri; Briliant Ananta, Aditya; Hidayati, Izzanil
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.28803

Abstract

Perkembangan teknologi informasi, khususnya media sosial, telah mengubah pola interaksi sosial remaja. Namun, kemudahan akses dan anonimitas dalam media sosial juga meningkatkan risiko perilaku menyimpang seperti cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perceived anonymity dengan perilaku cyberbullying pada remaja pengguna media sosial di Kota Padang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 131 remaja berusia 15–18 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi skala perceived anonymity (Hite et al., 2014) dan Cyberbullying in Social Media Scale (Audinia et al., 2023). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dengan bantuan software JASP dan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara perceived anonymity dan perilaku cyberbullying (r = 0,478, p < 0,01). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi persepsi anonimitas yang dimiliki remaja, maka semakin tinggi kecenderungannya untuk melakukan cyberbullying. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi literasi digital dan kontrol sosial dalam mengurangi perilaku agresif di ruang maya, terutama pada kalangan remaja.
Keterbatasan Self-Control dalam Mengurangi Hate Speech: Peran Toxic Disinhibiton pada Generasi Z di Media Sosial Nabila Safitri, Siti; Santoso, Indriyani
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/rap.v17.i1.85

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh toxic online disinhibition terhadap perilaku hate speech serta menguji self-control sebagai moderasi dalam pengaruh toxic online disinhibition terhadap perilaku hate speech  pada pengguna media sosial dari  Generasi Z yang menggunakan analisis SEM-PLS dan mengumpulkan data dari 215 responden Generasi Z. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan  skala hate speech dengan Cronbach alpha 0.923, toxic online disinhibition  dengan Cronbach alpha 0.820 skala self-control dengan Cronbach alpha 0.81. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh positif serta signifikan pengaruh toxic online disinhibition terhadap perilaku hate speech dengan nilai signifikansi  0.000 (p-value <0.05). Semakin tinggi tingkat disinhibisi individu di media sosial, maka semakin besar kecenderungan individu untuk mengekspresikan komunikasi agresif seperti penghinaan, provokasi, maupun hate speech di media sosial. Selanjutnya, self-control juga terbukti berperan sebagai moderasi dalam pengaruh toxic online disinhibition terhadap hate speech dengan nilai signifikansi 0.036 (p-value <0.05) dengan R2 kontribusi pengaruh sebesar 0.45 (45%). Dari penelitian ini menghasilkan bahwa self-control yang tinggi justru memperkuat pengaruh toxic online disinhibition dan hate speech. Hasil studi memberikan kontribusi dalam memahami bahwa self-control tidak selalu berfungsi sebagai penghambat perilaku agresif di media sosial.