Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pembelajaran dan Asesmen pada Guru Madrasah Aliyah Negeri Palopo Aliyah Negeri (MAN) Palopo Supriadi; Abdul Zahir; Abdullah Syukur
Abdimas Langkanae Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v3i2.202

Abstract

Dalam rangka mendukung visi pendidikan Indonesia, dan sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran, Kurikulum Merdeka (yang sebelumnya disebut sebagai kurikulum prototipe) dikembangkan sebagai kerangka kurikulum. Dalam Kurikulum Merdeka, guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar, sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Kurikulum Merdeka menggunakan basis projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila. Projek ini dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran. Salah satu faktor yang penting dalam kurikulu merdeka belajar yaitu perencanaan. guru menyusun perencanaan mengenai proses pembelajaran yang akan dilakukan selama periode tahun ajar sesuai dengan hasil asesmen diagnostik. Selain itu, guru juga bisa mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan mereka supaya pembelajaran dapat lebih tepat sasaran.. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah melakukan transfer iptek dengan mengadakan kegiatan Pelatihan Perencanaan Berbasis Data Untuk Guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palopo. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pelatihan yaitu dengan menerapkan metode ceramah dan praktik. Adapun tahapan tersebut adalah: Memberikan pemahaman sekaligus pengenalan mengenai kurikulum merdeka, tahapan pelaksanaan kurikulum merdeka, dan melakukan pelatihan perencanaan Berbasis data pada implementasi kurikulum merdeka untuk guru di sekolah MAN Palopo. Hasil dari pelaksanaan kegiatan program PKM yang berjudul ” Pembelajaran Dan Asesmen pada Guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palopo” mampu meningkatkan keterampilan guru dalam menerapkan implementasi kurikulum merdeka yang telah merupakan kebijakan pemerintah sehingga sangat penting untuk dipahami serta mampu diterapkan pada Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palopo.. Berdasarkan program pelatihan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pelatihan berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari guru sebagai peserta pelatihan dengan sangat baik dan telah terampil dalam merencanakan pengeloaan berbasis data dalam implementasi kurikulum merdeka.
Implementasi Metode Pembelajaran Bervariasi untuk Pembelajaran Differensiasi pada Guru SDN 223 Balantang Abdullah Syukur; Abdul Zahir; Supriadi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode pembelajaran bervariasi dalam mendukung pembelajaran diferensiasi di SDN 223 Balantang. Pendekatan pembelajaran differensiasi memungkinkan guru untuk memenuhi kebutuhan individual siswa yang beragam, berdasarkan minat, gaya belajar, dan tingkat kemampuan mereka. Dengan pendekatan ini, diharapkan guru dapat lebih efektif memenuhi kebutuhan belajar siswa yang beragam. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, tanggal 10 Oktober 2024, di SDN 223 Balantang, Kabupaten Luwu Timur. Peserta kegiatan terdiri atas guru SD dari perwakilan 6 sekolah yang ada di Kabupaten Luwu Timur. Jumlah peserta sebanyak 30 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran bervariasi meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan suasana belajar yang inklusif, serta mendorong motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Development of an Augmented Reality-Based Digital Module For Islamic Religious Education Subjects Supriadi; Vicky Bin Djusmin; Abdul Zahir
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1205

Abstract

This study aims to address the challenges in Islamic religious education, particularly the need for more engagement and interactivity in teaching Shalat procedures. The research developed an augmented reality (AR)--based digital module tailored for students at SDN 30 Matirowalie, utilizing the ADDIE development model. The module integrates 3D visualizations to enhance students' understanding and engagement. The research employed a mixed-methods approach, combining quantitative surveys and qualitative evaluations to assess the module's effectiveness. Data were collected from 30 students and validated by media and content experts. The analysis revealed that the AR module significantly improved student engagement and comprehension, with 95.34% of students responding positively. The module was rated "Excellent" in terms of display, ease of use, quality, and sound by the validators. The study's novelty lies in the integration of AR technology into Islamic education, offering a personalized, interactive learning experience that overcomes the limitations of traditional methods. This research not only contributes to the field of educational technology but also provides a framework for applying AR in other educational contexts.