Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pendidik dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Perspektif Al-Qur’an Hadits Thobroni, Ahmad Yusam; Nuriyah, Sinta Dewi; Intan, Nur
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 4, No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan tidak hanya dimaknai sebagai proses transfer ilmu, melainkan juga sebagai instrumen pembentukan karakter peserta didik yang berintegritas. Namun demikian, dalam praktiknya, peran pendidik kerap tereduksi hanya sebatas pengajar (al-mu’allim), tanpa optimalisasi fungsi sebagai pembina moral (al-murabbi) dan penyuci jiwa (al-muzakki). Padahal, dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadits, pendidik memikul tanggung jawab multidimensional yang mencakup aspek intelektual, spiritual, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara tematik peran pendidik dalam membentuk karakter peserta didik berdasarkan sumber otoritatif Islam serta meninjau relevansinya terhadap kebutuhan sistem pendidikan modern yang berorientasi pada nilai. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan metode tafsir maudhu’i. Sumber data meliputi ayat-ayat Al-Qur’an, hadits Nabi, serta literatur kontemporer yang relevan dengan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai karakter ke dalam praktik pendidikan formal masih belum berjalan secara sistematis. Di sisi lain, Al-Qur’an dan Hadits telah menawarkan paradigma mendalam mengenai fungsi pendidik sebagai agen transformasi peradaban. Dengan demikian, artikel ini memberikan kontribusi teoritik dalam memperkuat wacana rekonstruksi peran pendidik berbasis nilai-nilai profetik yang kontekstual dengan tantangan pendidikan abad ke-21.
Respons Pendidikan Agama Islam dalam Menguatkan Moderasi Beragama sebagai Benteng Radikalisme Digital pada Pemuda Nuriyah, Sinta Dewi; Putra, M. Maulidur Rahman Sah
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 10 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/joies.2025.10.2.259-270

Abstract

Perkembangan ruang digital telah mengubah cara pemuda mengakses dan memahami ajaran agama, yang di satu sisi membuka peluang pembelajaran keagamaan, namun di sisi lain meningkatkan kerentanan terhadap narasi keagamaan yang eksklusif dan radikal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menguatkan moderasi beragama sebagai benteng terhadap radikalisme digital di kalangan pemuda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku akademik, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis secara naratif-kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI memiliki potensi positif sebagai instrumen strategis dalam menanamkan pemahaman keagamaan yang moderat, seimbang, dan kontekstual melalui pembelajaran dialogis, reflektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Namun demikian, ditemukan sejumlah keterbatasan, antara lain rendahnya literasi keagamaan kritis pemuda, keterbatasan kompetensi digital pendidik, serta kecenderungan pembelajaran PAI yang masih bersifat normatif dan tekstual. Kondisi ini menyebabkan upaya pencegahan radikalisme digital belum berjalan optimal. Oleh karena itu, penguatan pendekatan pembelajaran dan kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan peran PAI dalam membangun ketahanan ideologis pemuda di era digital.