Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) As-Habul Qur’an dalam Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an Anak di Kel. Tanjung Merdeka Kec. Tamalate Kota Makassar Ibrahim, Irsyadah; Samsuar, Samsuar; Aziz, Abd Haris
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Taman Pendidikan Al-Qur’an Ashabul Qur’an dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an anak di Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber data primer, yaitu pendidik dan peserta didik di TPA Ashabul Qur’an, serta sumber data sekunder, yaitu pihak-pihak yang memberikan data secara tidak langsung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Keberadaan Taman Pendidikan Al-Qur’an Ashabul Qur’an memberikan dampak positif bagi para santri yang mengikuti proses pembelajaran membaca Al-Qur’an, serta bagi para orang tua santri. Taman Pendidikan Al-Qur’an ini dapat melatih minat dan bakat para santri sehingga mereka lebih fokus dalam mempelajari baca tulis Al-Qur’an. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa peranan Taman Pendidikan Al-Qur’an Ashabul Qur’an sebagai lembaga pendidikan non formal sangat penting dalam mendidik dan meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an anak/santri. Pendidik di TPA Ashabul Qur’an berperan sebagai pengajar yang bertugas mendidik, membimbing, dan mengarahkan proses pembelajaran membaca Al-Qur’an anak dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid.
Optimasi Visualisasi Celah Sendi Glenohumeral pada Kasus Trauma Bahu melalui Proyeksi Axillary View dengan Sudut 25° Caudal Wulandari, Andi Nur Intan; Ibrahim, Irsyadah; Darmawan, Zulkifli Tri; Syuhada, Firdha Adlia; Arung, Panji
Jurnal Imejing Diagnostik (JImeD) Vol. 12 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimed.v12i1.14499

Abstract

Background: The shoulder joint is a complex anatomical structure with an extensive range of motion, making it highly susceptible to traumatic injuries such as fractures and dislocations. Conventional radiography often faces limitations in providing detailed visualization of these injuries, necessitating specialized projection techniques to clarify anatomical abnormalities. This study aims to evaluate the implementation of the axillary view projection using a 25° caudal angle in trauma cases at RSKB Columbia Asia Pulomas Jakarta. Methods: This study utilized a qualitative descriptive approach with a case study design at the Radiology Department of RSKB Columbia Asia Pulomas Jakarta from January to March 2025. One patient requiring shoulder joint examinations served as the primary subjects. Data were collected through direct observation of the radiographic procedures, interviews with radiographers and radiologists, and analysis of clinical documentation. Results: The examination technique involved positioning the patient seated beside the table with the arm abducted over the image receptor. The central ray was directed at the glenohumeral joint using a 25° caudal angulation. The findings indicate that the 25° caudal angle is particularly beneficial for non-cooperative patients, as it successfully opens the glenohumeral joint space and visualizes the axillary region clearly. This technique effectively revealed clinical conditions, including subluxation, glenoid avulsion, and joint space narrowing. Conclusions: The axillary view with a 25° caudal angle is a reliable and effective technique for assessing shoulder trauma. It provides superior anatomical detail regarding the relationship between the humeral head and the glenoid fossa, thereby supporting more accurate clinical decision-making in trauma management.