Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Islam Terpadu Almadinah Karawang : Penelitian Damanhuri; Hilman Mi’roji; Samudra Eka Cipta; Ahmad Paridi; Bariyah Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1161

Abstract

Strategi kepala sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dalam konteks ini, pimpinan sekolah harus mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program untuk meningkatkan mutu pendidikan.Tujuan dari penelitian ini penting untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang peran kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan kompetitif. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik penelitian berorientasi fenomena.Penelitian ini menggunakan pendekatan pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di smp it alamadinah karawang adalah (1). Meningkatkan karakter siswa dengan tema TAJUDISMATATA ( Jujur, Disiplin, Mandiri, Tanggguh, Tanggap).(2). Memonitoring siswa dan guru dengan CCTV di setiap ruangan, (3). Pembelajaran berbasis power point, (4). Mengadakan rapat koordinasi guru dengan rincian wakasek seminggu sekali, wali kelas seminggu sekali, dan seluruh karyawan seminggu sekali, (5). Kepala sekolah mengadakan supervisi setahun 2 kali (6). Hapalan tahpidz untuk seluruh guru dan siswa.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Peningkatan Profesionalisme Guru : Penelitian Astuti, Bariya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.807

Abstract

Profesionalitas guru adalah suatu “keadaan” derajat keprofesian seorang guru dalam sikap, pengetahuan dan keahlian yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor penting bagi keberhasilan lembaga pendidikan dalam mencapai tujuan pendidikan nasional khususnya pembelajaran. Kepemimpinan efektif akan mampu memberi kontribusi bagi peningkatan profesionalitas guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik. Profesionalitas guru meliputi keahlian, keterampilan dan komitmen guru. Disinilah peran penting kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalitas guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Kepemimpinan kepala sekolah dalam peningkatan profesionalisme guru di SMP Negeri 2 Cabangbungin Bekasi”. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Cabangbungin Bekasi, dengan menggunakan metode survey yakni peneliti menggunakan metode ini untuk memperoleh data secara alamiah dengan menggunakan instrumen pedoman wawancara yang ditujukan bersama Kepala Sekolah dan anggotanya yang berjumlah 10 guru. Dari data dan analisa selama penelitian, dihasilkan kesimpulan: Kepemimpinan yang dikembangkan di SMP Negeri 2 Cabangbungin Bekasi adalah kepemimpinan dengan gaya laissez faire. Kepemimpinan kepala sekolah didasarkan pada pola interaksi antara pimpinan dan bawahan yang membebaskan bawahan melakukan tugas dan tanggung jawabnya. Kepala sekolah hanya memotivasi dan mengevaluasi saja sebagai alat ukur keberhasilan. Profesionalisme guru di SMP Negeri 2 Cabangbungin Bekasi sangat minim dan kurang baik, dikarenakan kepala sekolah memiliki dua surat tugas dari Pemerintah sehingga melimpahkan tugas dan tanggung jawab sepenuhnya kepada wakil kepala sekolah. Upaya kepala sekolah dalam peningkatan profesionalisme guru ada beberapa faktor seperti: kenaikan tingkat/pangkat, reward, pemberian motivasi, namun secara fasilitas belum terlaksana terkait biaya. Di samping itu ada beberapa faktor penghambat dalam peningkatan profesionalisme guru di SMP Negeri 2 Cabangbungin, seperti pembinaan kedisiplinan, honor/gaji yang belum terealisasi sehingga kesejahteraan guru tidak ada, belum tercapainya dan terpenuhinya standar sarana dan prasarana pendidikan yang memadai dan berkualitas serta kurangnnya pembiayaan pendidikan yang secara khusus di alokasikan untuk peningkatan mutu pendidikan. Kata Kunci: Kepemimpinan, Profesionalisme, Guru