Ahmad Paridi
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nusantara Bekasi, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Islam Terpadu Almadinah Karawang : Penelitian Damanhuri; Hilman Mi’roji; Samudra Eka Cipta; Ahmad Paridi; Bariyah Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1161

Abstract

Strategi kepala sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dalam konteks ini, pimpinan sekolah harus mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program untuk meningkatkan mutu pendidikan.Tujuan dari penelitian ini penting untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang peran kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan kompetitif. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik penelitian berorientasi fenomena.Penelitian ini menggunakan pendekatan pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di smp it alamadinah karawang adalah (1). Meningkatkan karakter siswa dengan tema TAJUDISMATATA ( Jujur, Disiplin, Mandiri, Tanggguh, Tanggap).(2). Memonitoring siswa dan guru dengan CCTV di setiap ruangan, (3). Pembelajaran berbasis power point, (4). Mengadakan rapat koordinasi guru dengan rincian wakasek seminggu sekali, wali kelas seminggu sekali, dan seluruh karyawan seminggu sekali, (5). Kepala sekolah mengadakan supervisi setahun 2 kali (6). Hapalan tahpidz untuk seluruh guru dan siswa.
Implementasi Program Pengembangan Karakter Islami Melalui Program Tahfidz Ahmad Paridi
Khazanah Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2019): Khazanah Pendidikan Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kp.v1i1.7136

Abstract

Artikel ini untuk mengetahui kontruksi nilai-nilai karakter islami, proses pengembangan karakter islami, bentuk evaluasi dalam pengembangan karakter islami, capaian keberhasilan pengembangan karakter islami, faktor yang mempengaruhi program pengembangan karakter islami yang melalui tahfizh. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menujukan bahwa kontuksi nilai-nilai pengembangan karakter islami merupakan penyampaian sosialisasi pengembangan karakter, pembudayaan karakter dan internalisasi nilai-nilai karakter islami melaui program tahfidz, Proses pengembangan karakter islami yang dilakukan melalui program tahfizh diawali dengan do’a dan diakhiri dengan do’a pula dengan melakukan pembiasaan-pembiasaan yang ada di SDIT Tahfizh Qur’an Al-Jabar, Evaluasi untuk seluruh siswa akan di tes oleh wali kelas dan guru selalu mengecek dan mengetes seluruh siswa yang telah menghafal Al-Qur’an, Capaian yang menjadi fokus utama adalah terlihat pada prilaku siswa yang berkaitan dengan mencintai Allah, mencintai rasulullah, pekerja keras, berprilaku jujur, memiliki sifat rendah hati, dan bertanggung jawab dan Faktor yang mempengaruhi program pengembangan karakter islami Di SDIT Tahfizh Qur’an Al-Jabar melalui program tahfidz adalah faktor kesehatan, aspek psikologis, faktor kecerdasan, faktor motivasi, faktor usia, dan faktor keluarga.
Integrating Islamic Ethical Principles into Early Childhood Education Governance: A Case Study of PIAUD Institutions in Indonesia Ahmad Syukron; Syafruddin; Ahmad Paridi; Chindya Pratisti Puspa Devi; Hilman Mi'roji
Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 14 No. 01 (2025): January-June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/progresiva.v14i02.42315

Abstract

This study examines the implementation of good governance in Early Childhood Education (ECE) institutions, with a particular focus on Islamic Early Childhood Education (PIAUD) in Indonesia. ECE is a critical stage in shaping children’s holistic development, and its sustainability is not only determined by learning programs but also by effective governance systems. The research employed a qualitative case study approach, involving 12 institutions in West Java selected based on operational maturity, organizational structure, and management diversity. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis, and validated through triangulation and member checking. The findings reveal that transparency is the most challenging governance principle, especially in financial management, while accountability in learning quality and parental involvement show stronger outcomes. Stakeholder participation highlights the active role of parents, teachers, and foundations, although community and government engagement remain limited. Efficiency in managing time and facilities is relatively good, but human resource management requires significant improvement. Importantly, the integration of Islamic values such as amanah (trust), ‘adl (justice), and syura (consultation) enriches governance practices and enhances institutional integrity. The study contributes to both theory and practice by offering an integrated governance model that combines universal principles with Islamic values, providing a moral-spiritual framework for strengthening leadership, accountability, and sustainability in ECE institutions. The findings have practical implications for policymakers and practitioners in designing governance strategies that are both contextually relevant and ethically grounded.