Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Dana Insentif Fiskal pada Pemerintah Daerah Provinsi di Indonesia Ades Hidayah; Sopiyan AR; Riana Mayasari
Economic Reviews Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v4i2.530

Abstract

This research aims to identify the factors that influence fiscal incentive funds in provincial local governments in Indonesia during the 2020-2022 period. The variables studied include fiscal incentive funds, regional financial independence ratio, regional spending efficiency ratio, and regional financial efficiency ratio. This study uses a quantitative method with a sample of 25 provinces selected using purposive sampling technique. The data collected is in the form of local government financial reports. The results showed that both partially and simultaneously, independent variables such as regional financial independence ratio, regional expenditure efficiency ratio, and regional financial efficiency ratio have an influence on fiscal incentive funds. These results are reinforced by literature studies which show that the independent variables in previous studies also have an effect on fiscal incentive funds.
ANALISIS PENCATATAN DAN PENILAIAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG BERDASARKAN PSAK NO. 202 PADA PT. SURYA BAJA KENCANA PALEMBANG Ramadhania, Nur Sari; Riana Mayasari; Maulidia Berlianti
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v6i1.1735

Abstract

Fokus pada penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah metode pencatatan dan penilaian persediaan yang diterapkan oleh PT. Surya Baja Kencana Palembang serta menilai kesesuaiannya dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 202. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan masih menggunakan sistem pencatatan periodik dan metode penilaian sederhana, yaitu mengalikan jumlah barang tersisa dengan harga beli terakhir. Praktik ini menimbulkan kelemahan berupa ketidakakuratan laporan keuangan, potensi perbedaan stok fisik dengan catatan akuntansi, serta keterbatasan dalam pengendalian internal. Perhitungan ulang dengan metode FIFO (First In, First Out) dan rata-rata tertimbang menunjukkan hasil yang lebih representatif. FIFO terbukti lebih sesuai dengan karakteristik perusahaan karena mencerminkan harga pasar yang fluktuatif dan menghasilkan laporan keuangan yang lebih andal. Oleh karena itu, disarankan agar PT. Surya Baja Kencana Palembang beralih ke sistem pencatatan perpetual dan metode penilaian FIFO sesuai PSAK No. 202 untuk meningkatkan akurasi laporan keuangan, memperkuat pengendalian internal, serta menunjang pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini akan membantu perusahaan untuk mengevaluasi prosedur pencatatan dan penilaian persediaan barang dagang agar laporan keuangan menjadi lebih andal.
ANALISIS PENERAPAN PEMOTONGAN PPH 23 DI PT ETIKA SUMBER ALAM MENYESUAIKAN KETENTUAN PERPAJAKAN Cindy Adelia Putri; Riana Mayasari; Indra Satriawan
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus Penelitian ini adalah mengkaji bagaimana PT Etika Sumber Alam melaksanakan kewajiban perpajakan, terutama terkait pemotongan dan penyetoran Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23 serta Pembayaran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas transaksi jasa. Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, pemotongan PPh Pasal 23 seharusnya dilakukan pada saat terutangnya penghasilan, yaitu ketika transaksi terjadi. Namun, hasil analisis menunjukkan bahwa PT Etika Sumber Alam melakukan pemotongan pada saat pembayaran dilakukan, yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Selain itu, perusahaan juga mengalami keterlambatan dalam penyetoran pajak dan ketidaktepatan dalam penerbitan bukti potong. Sebagai informasi tambahan, penelitian ini juga meninjau kewajiban Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas penggunaan jasa. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perhitungan dan pelaporan PPN pada perusahaan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan permasalahan. Meskipun terdapat beberapa ketidaksesuaian, secara umum PT Etika Sumber Alam telah memahami prosedur pemotongan dan pelaporan pajak, namun masih diperlukan perbaikan sistem administrasi dan pemahaman regulasi untuk meningkatkan kepatuhan perpajakan. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur perpajakan dan memanfaatkan sistem elektronik perpajakan untuk mendukung efisiensi dan akuntabilitas.