Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kejujuran Akademik Sebagai Aktualisasi Sila Kemanusiaan: Melawan Budaya Menyontek di Kampus agis, fahril; Albadani, Fahril Agis; Widuatie, Ratna Endang; Faizah, Lyra Qurratul; Nabilla, Najwa Hanun; Alief Akbar, M Naufal; Putra, Mohammad Raditya
Jurnal Pendidikan West Science Vol 3 No 02 (2025): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v3i02.2208

Abstract

Pancasila sebagai ideologi bangsa menempatkan Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab sebagai landasan kejujuran dan integritas. Namun, budaya menyontek di kampus, sebagaimana diungkap Survei Penilaian Integritas Pendidikan 2024 KPK (98% mahasiswa mencontek, 43% plagiarisme), menunjukkan krisis aktualisasi nilai ini. Artikel ini mengkaji kejujuran akademik sebagai wujud Sila Kemanusiaan untuk melawan ketidakjujuran di pendidikan tinggi. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, artikel ini menganalisis data KPK dan literatur pendidikan Pancasila. Hasilnya, kejujuran akademik dapat ditegakkan melalui kode etik, edukasi antikorupsi, dan sistem pelaporan pelanggaran. Mahasiswa diajak memulai dari langkah sederhana, seperti menolak menyontek, untuk mewujudkan pendidikan yang adil dan bermartabat.
Penggunaan Bahasa Inggris untuk Meningkatkan Nilai Produk Donat Rumahan Zahroh, Fatimatuz; Nabilla, Najwa Hanun; Festriawati, Mitha; Mustika, Dewi; Amelensya, Ailyn Isnata; Setiarini, Riskia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3579

Abstract

Artikel ini bertujuan meningkatkan nilai jual dan daya saing donat rumahan melalui strategi rebranding dengan memanfaatkan bahasa Inggris sebagai elemen kunci. Metode yang diterapkan mencakup perubahan target pasar dari konsumen tradisional ke kalangan perkotaan, pembentukan identitas merek baru "Doki-Doki Donat" dengan slogan bahasa Inggris, inovasi kemasan, serta diversifikasi produk melalui penambahan variasi topping dan penambahan harga jual. Berdasarkan hasil kuesioner terhadap 16 responden dan analisis Business Model Canvas, terungkap bahwa 87,5% konsumen menyatakan akan membeli kembali produk ini. Strategi rebranding berhasil meningkatkan penjualan bahkan dengan harga jual yang lebih tinggi. Semua konsumen, (100%) menilai bahwa harga baru tersebut sepadan dengan kualitas produk, baik tampilan maupun rasa. Simpulan yang diperoleh menunjukkan bahwa pendekatan rebranding berbasis bahasa Inggris itu efektif mentransformasi produk tradisional menjadi lebih modern dan kompetitif di pasar.